
Tiga hari kembali berlalu.
Dalam tiga hari ini, tidak ada banyak perubahan. Anggota Sword of Sufferings lain belum bertemu dengan zombie spesial. Itu berarti, yang telah mendapatkan Miracle Root adalah Ark, Jay, Stacy, Darin, dan Abigail.
Berbeda dengan sebelumnya, Ark membawa empat orang lain dalam timnya untuk pergi menuju ke taman kota. Mereka adalah Jay, Darin, Yonas, dan Vadim.
"Seharusnya perjalanan ini akan berjalan dengan mudah," gumam Ark.
Selain dirinya yang telah mencapai tingkat dua, ada dua orang yang telah menyerap Miracle Root. Kekuatan tim ini setidaknya mampu melenyapkan lebih dari lima ratus zombie normal tanpa banyak kesulitan.
Selain itu, sekarang Ark juga membentuk tim ke dua. Tim tersebut diisi oleh Stacy, Abigail, Natasha, dan Debby. Mereka akan menjadi tim pengangkut.
Menurut rencana Ark, perlu waktu cukup lama untuk mencapai taman kota. Dia berencana berangkat di malam hari dan tiba di lokasi pada pagi hari. Sampai di sana, mereka akan memindahkan beberapa tanaman dan membawanya kembali, tetapi tidak langsung menuju ke markas.
Mereka telah memilih titik temu di tengah rute perjalanan. Ark dan tim pertama akan mengantar tanaman sampai tujuan. Di sana, tim dua akan membawanya kembali ke markas. Dengan demikian, mereka bisa memindahkan cukup banyak tanaman berharga setiap harinya.
Tentu saja, rencana ini hanya rencana sementara karena sama sekali tidak efektif. Namun Ark masih melakukannya karena ingin memindahkan berbagai tanaman sangat berharga. Sehingga tanaman-tanaman lain bisa diambil lain kali. Yang terpenting, apa yang paling berharga sudah diambil.
Sementara itu, Old Franky yang berada di markas sedang membuat sebuah gerbong kereta kuda sederhana. Rencananya, benda itu akan digunakan untuk mengangkut barang-barang, khususnya tanaman-tanaman lain dengan Debby yang akan menariknya.
Ya. Siapa sangka, Debby benar-benar menjadi satu kunci pemecah masalah Ark dalam hal transportasi.
Makhluk yang dia benci benar-benar malah membantunya!
Sudah enam hari sejak Old Franky membuat gerbong kereta kuda dengan memanfaatkan mobil-mobil dan motor rusak di jalanan. Hanya saja, prosesnya tidak terlalu lancar karena dia harus mengerjakannya dengan manual, tanpa bantuan satupun alat listrik.
Menurut Old Franky, gerbong kereta kuda pertama akan selesai dalam waktu sekitar dua minggu. Bukan waktu yang singkat, tetapi juga tidak terlalu lama.
"Kalau begitu kami berangkat."
Ark dan empat orang lainnya akhirnya berangkat. Langsung bergegas menuju ke taman kota.
Tidak ada yang spesial dalam perjalanan ini. Hanya saja, perjalanan mereka agak tertunda karena sering bertemu dengan gerombolan kecil zombie. Tentu saja, mereka tidak menyia-nyiakan bahan makanan. Langsung pergi untuk mengambilnya!
Ketika matahari terbit di ufuk timur, kelima orang itu akhirnya tiba di dekat taman kota!
***
Dalam bangunan tempat mereka singgah sebelumnya.
__ADS_1
"Apakah kita tidak langsung memindahkan barangnya?"
Jay menguap. Tampaknya perjalanan panjang membuatnya agak mengantuk.
"Setelah membersihkan tempat tinggal sementara, istirahat satu setengah jam. Dengan kecepatan kita, membawa beberapa barang menuju lokasi sebelum tengah hari sama sekali bukan masalah. Belum lagi tidak akan ada banyak halangan di siang hari."
Ark berkata dengan tenang. Karena mereka ingin, bukan berarti mereka harus memaksakan diri. Bagi pemuda itu, istirahat juga sangat penting. Lagipula, menjaga kondisi tetap fit sangat penting. Khususnya untuk berjaga-jaga jika harus melakukan pertarungan tiba-tiba.
"Kalau begitu aku tidak akan sopan."
Karena berencana tinggal di tempat ini selama kurang-lebih lima hari, Ark dan rekan-rekannya membawa beberapa alat serta persediaan.
Mereka kemudian membersihkan sebuah kamar di lantai dua. Kelima orang itu lalu menyimpan makanan kering dan air dalam lemari yang tidak mencolok. Setelah itu mereka duduk beristirahat di sana.
Sekitar satu jam beristirahat, di luar telah menjadi cerah. Saat itu, Ark dan teman-temannya memutuskan untuk melakukan tugas mereka.
Mereka pergi ke ke lokasi tempat beberapa tanaman disimpan. Sampai di sana, Ark langsung memilih beberapa tanaman paling berharga di antara tanaman yang telah dikumpulkan.
"Kalian berempat membawanya ke lokasi yang disepakati."
"Hah?! Kamu tidak ikut?" tanya Jay.
"Tidak."
Melihat ke arah Jay yang memfitnah dirinya, sudut bibir Ark berkedut. Dia menghela napas berat sebelum menjelaskan dengan sabar.
"Aku akan pergi ke dalam taman untuk mencari tanaman berharga atau jenis buah-buahan yang mungkin berguna."
Ark berkata santai sambil menunjuk tas di punggungnya. Di sana juga ada beberapa plastik polibag yang bisa digunakan kapan saja.
"Apakah kamu gila? Bagaimana kalau kamu bertemu lagi dengan monster itu?!"
"Lalu aku akan memukulnya mundur."
"Kamu ..."
Jay tidak tahu seberapa kuat sahabatnya sekarang. Yang pasti, pemuda itu jelas sangat kuat. Jay merasa jikalau dipaksa berhadapan dengan Ark, dia akan mati dalam beberapa gerakan.
Danger sense miliknya benar-benar memberi peringatan kalau Ark yang saat ini sangatlah berbahaya!
__ADS_1
"Aku harus mengambil buah delima itu. Lagipula, buah itu sangat penting.
Selain itu, kalian dapat yakin, bahkan jika aku tidak bisa menaklukkan taman kota. Paling tidak aku bisa meloloskan diri dengan mudah. Sama sekali tidak ada resiko kematian."
"Kami mengerti," ucap Jay.
"Kalau begitu kalian bisa pergi."
"Siap!" jawab mereka berempat serempak.
Melihat keempat orang itu pergi, Ark berbalik. Menatap ke arah hutan lebat, pemuda itu bergumam.
"Mari sekali lagi memeriksa tempat ini."
Setelah mengatakan itu, Ark berjalan masuk ke dalam taman kota yang telah menjadi hutan sendirian.
Meski pagi menjelang siang, tetapi hutan masih gelap karena mahkota pohon yang saling terjalin. Menutupi cahaya, membuat apa yang di bawahnya gelap dan lembab.
Ark kemudian mulai mencari. Namun area sebelumnya memang telah dibersihkan. Meski begitu, dia masih menemukan beberapa jamur yang bisa dimakan. Selain ukurannya yang lebih besar, tidak ada efek khusus.
Dia bisa makan sup jamur malam ini!
Setelah berjalan cukup lama, Ark akhir sampai di area dimana ada pohon buah delima. Tempat Rotten Ghost Mantis sebelumnya berada!
Mengamati sekeliling, Ark terkejut ketika dia tidak menemukan apa-apa. Dia juga mengamati pepohonan di sekitarnya, dari atas ke bawah. Namun hasilnya masih sama, nihil.
Rotten Ghost Mantis tidak bisa ditemukan!
Usai memeriksa dengan hati-hati dan tidak menemukan apapun, Ark akhirnya memilih untuk mengumpulkan beberapa buah delima matang. Kali ini, tanpa halangan, dia menemukan lima buah matang. Cukup untuk Jay naik ke tingkat berikutnya!
Melihat belasan buah delima yang belum sepenuhnya matang, Ark hanya bisa melepaskannya.
Jika belum matang, efeknya akan berkurang. Membuang-buang sesuatu yang berharga untuk sedikit hasil hanyalah kerugian besar. Oleh karena itu, Ark memutuskan untuk menunggu buah matang terlebih dahulu.
Selain lima buah delima, Ark juga menggali beberapa tanaman berharga di area sekitar pohon delima. Lagipula, sebelumnya Ark dan timnya belum sempat menggali karena harus melarikan diri dari Rotten Ghost Mantis.
Pada saat hendak keluar dari taman kota karena muatannya telah penuh, Ark melirik ke arah pusat taman. Pemuda itu kemudian bergumam.
"Makhluk itu tidak mungkin meninggalkan area pusat taman kota, kan?"
__ADS_1
"Karena lokasi ini masih cukup jauh, seharusnya tidak apa-apa."
>> Bersambung.