
"Aku benar-benar akan mati."
Berbaring di lumpur yang bercampur dengan darah, Jay berkata dengan nada asal-asalan. Pemuda itu tampak lega karena telah selesai menghabisi Rotten Ghost Mantis. Dia menatap ke arah Ark lalu berkata.
"Haruskah kamu membawaku untuk ke gedung untuk mulai menyerap Miracle Root, Ark?"
"Lakukan saja di sini."
Ark yang sibuk membongkar tubuh Rotten Ghost Mantis berkata dengan nada tak acuh.
"Apakah kamu serius? Di tempat suram seperti ini?"
"Lakukan saja."
Setelah mengatakan itu, Ark langsung melemparkan jantung Rotten Ghost Mantis kepada Jay. Dia kemudian kembali membongkar.
"Terserah."
Merasa sangat tertekan, Jay akhirnya memutuskan untuk menyerap Miracle Root di tempat itu dan saat itu juga.
Beberapa saat kemudian, Jay terus meraung. Dia berguling-guling di tanah seperti sedang kerasukan.
Hanya saja, Ark tampak tidak peduli. Dia sangat yakin Jay akan berhasil karena mentalnya yang sangat kuat. Lebih tepatnya, pikirannya terlalu sederhana.
Ark malah fokus mengambil bagian-bagian tubuh yang bisa digunakan. Dia mengambil satu sabit dan exo-skeleton bagian belakang tubuh Rotten Ghost Mantis. Bagian itu sangat ringan, tetapi keras. Cocok dibuat menjadi pelindung dada.
Selain itu, Ark juga mengambil kuku, kepala, dan daging Rotten Ghost Mantis. Kuku akan dia simpan dan cari kegunaannya nanti. Sedangkan kepala dan daging akan pemuda itu berikan kepada Debby.
Black Doberman itu pasti sangat senang karena hal-hal semacam ini sangat bermanfaat baginya.
Setelah beberapa waktu, Jay akhirnya menyelesaikan proses penyerapan Miracle Root. Dia langsung bangkit dan menatap ke arah Ark dengan ekspresi puas.
"Ha-ha-ha! Aku mendapatkan tiga skill, Bung! Bukan hanya satu, tetapi tiga!"
Mendengar Jay yang langsung berbicara keras dan luas, Ark menggelengkan kepalanya.
"Bukankah aku sudah bilang kalau Miracle Root bisa membuat kita mendapatkan lebih dari satu skill. Biasanya dua skill?"
"Ha-ha-ha! Kamu hanya mendapat dua skill, tetapi aku mendapat tiga! Bukankah aku luar biasa?"
__ADS_1
"..."
Ark terdiam. Dia benar-benar merasa agak pusing. Pemuda itu telah berkali-kali untuk mengingatkan Jay untuk tidak mengumbar skill miliknya. Bahkan jika Ark adalah sahabatnya, jika tidak bertanya, seharusnya Jay tidak perlu membocorkannya dengan sengaja.
Gaya pamer itu benar-benar membuat sakit kepala!
"Jadi, skill apa saja yang kamu dapatkan?"
"Sudah aku duga kamu akan menanyakan hal tersebut, Sobat!"
Jay mengangkat dagu dengan ekspresi puas. Dia kemudian berjalan mendekati pepohonan. Dia kemudian menghilang.
"Sekarang aku menghilang. Sekarang aku muncul. Sekarang aku menghilang lagi.
Bukankah itu keren?"
Melihat Jay yang menghilang dan muncul ketika berada di dekat tumbuh-tumbuhan atau lebih tepatnya pepohonan, Ark mengangguk. Skill itu mirip dengan Kamuflase Bayangan (diganti dari Shadow Mimicry) miliknya. Bedanya, kemampuannya bisa digunakan ketika berada di area penuh pepohonan.
Tentu saja, baik kamuflase bayangan atau kamuflase alam (milik Jay) memiliki kekurangan dan kelebihan. Kekurangan milik Ark tidak bisa digunakan di tempat cerah, sangat sulit digunakan di siang hari kecuali dalam gedung atau hutan gelap. Sedangkan kekurangan skill Jay hanya bisa digunakan di area yang dipenuhi vegetasi. Jadi tidak cocok digunakan di perkotaan atau gurun. Namun, lingkungan di sekitar benar-benar mendukungnya, jadi Jay masih aman.
Melihat Jay yang bersemangat, Ark mengangkat tangannya lalu berkata.
"Salah satunya adalah ledakan kecepatan. Apakah aku perlu melakukannya?"
"Tidak."
"Lalu aku akan menunjukkan skill terakhir. Jadi lihatlah baik-baik!"
Saat itu, Jay mengulurkan tangannya. Di atas punggung tangannya, cairan mirip dengan keringat mulai berkumpul. Beberapa detik, lalu menit berlalu.
Ark yang merasa agak mengantuk dan bosan menatap sebuah benda yang mirip sisik berwarna cokelat dengan pola aneh. Lebih tepatnya, mirip exo-skeleton milik Rotten Ghost Mantis!
Jay mengetuk bagian kulit yang dilapisi oleh dengan cangkang luar dengan senyum puas.
"Lihatlah Ark! Sebuah armor kuat yang bisa melindungi diri!"
Ark mengangguk santai sambil menjawab dengan datar.
"Kalau begitu lebih baik kamu belajar menguasai skill itu. Jika tidak, sebelum kamu membuat pelindung tipis itu ...
__ADS_1
Musuh yang tidak sabar menunggu memiliki kesempatan untuk membunuhmu beberapa kali."
Melihat Ark yang pergi dengan beberapa bahan berharga, Jay kehilangan kata-kata. Benar-benar tidak bisa lagi pamer soal skill miliknya.
Hanya membawa apa yang harus dia bawa, mengikuti Ark dengan ekspresi hampa di wajahnya.
***
Sore hari tepat sebelum matahari terbenam, Ark dan Jay tiba di markas.
Sekarang, pemandangan markas berbeda dengan beberapa bulan lalu dimana mereka baru memulai.
Di halaman depan markas utama, selain jalan utama, di sisi kiri dan kanan terdapat lahan luas yang ditanami ubi jalar dan kentang. Di kiri dan kanan rumah, ada tanaman jagung. Di halaman belakang rumah, semua bahan makanan pokok telah digantikan dengan tanaman bermutasi. Kebanyakan dari mereka adalah rempah dan tanaman ajaib (bahan ramuan) kelas rendah seperti penawar racun, obat demam, dan sebagainya.
Sedangkan pada kebun khusus di atap, kecuali tanaman anggur dan beberapa tanaman yang tidak bisa dipindahkan, isinya adalah tanaman-tanaman yang bisa dibilang sangat berharga. Jenis tanaman yang berpengaruh pada pembangunan kelompok Sword of Sufferings ke depannya.
Untuk bangunan nomor dua di seberang jalan, Devil's Vines telah menutupi seluruh dinding pagar. Tampak lebat, sulit ditembus.
Sedangkan halaman depan, samping kiri-kanan, dan halaman belakang ditanami tanaman yang digunakan sebagai makanan pokok seperti kentang, ubi jalar, dan jagung. Rumah itu sendiri memiliki berbagai fungsi. Lantai pertama sekarang digunakan untuk menyimpan logam rongsokan sesuai jenisnya, bengkel Old Franky, dan tempat Debby tinggal.
Lantai dua digunakan untuk menyimpan beberapa bahan makanan, khususnya kentang, ubi, dan jagung yang berjumlah cukup besar. Bahkan karena tidak habis-habis, Ark mengawetkan bahan-bahan makanan. Menyiapkannya untuk rencana berikutnya.
Setelah makan malam, Ark memanggil tiga orang untuk pergi ke ruang rapat. Mereka adalah tiga orang yang akan pergi bersamanya untuk melakukan perjalanan ke beberapa tempat di kota.
"Stacy, Darin, Lisa, kalian boleh duduk."
Mendengar ucapan Ark, mereka bertiga duduk di kursi. Tampak tenang karena mereka tahu bahwa ketua mereka akan menjelaskan sesuatu yang sangat penting.
Ark kemudian mengeluarkan gulungan kecil yang terbuat dari selembar kain yang cukup bersih. Dia kemudian membukanya, menunjukkan gambar di dalamnya kepada ketiga orang itu.
"Meski bahannya buruk, tetapi lebih baik daripada tidak.
Ini adalah peta yang aku buat berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh Yonas dan Vadim. Meski tidak begitu terperinci, setidaknya kita memiliki arahan untuk mengetahui beberapa titik penting. Contohnya tirik dimana beberapa kelompok tinggal.
Kita akan pergi melewati jalan memutar. Pergi ke titik-titik penting yang aku tandai tanpa dicurigai. Kemudian pergi ke lokasi lebih jauh. Mencari informasi, menggambar peta, dan ..."
Sudut bibir Ark sedikit terangkat.
"Melakukan perdagangan!"
__ADS_1
>> Bersambung.