
Sementara di ruangan lain telah gelap, obor kecil masih menyala di kamar Ark.
Ya. Selama ini lebih dari tiga bulan ini, mereka hidup tanpa listrik. Mungkin karena hal tersebut ditambah perubahan dunia, mereka (manusia) mulai menyesuaikan diri dan bisa melihat dengan lebih baik dalam tempat redup.
Duduk di kursinya, Ark memejamkan mata sambil memikirkan sesuatu. Sebenarnya Ark ingin membuat catatan, tetapi menggunakan sisa kain benar-benar tidak cocok. Sedangkan membuat kertas sendiri cukup merepotkan, hal tersebut tidak perlu dilakukan di masa awal seperti ini.
Jadi Ark hanya bisa menulis semuanya dalam benaknya.
Teori tentang keberadaan makhluk mutasi yang ramah kepada manusia.
Ark mencoba mempelajari hal ini, karena di kehidupan sebelumnya sama sekali tidak ada jenis peliharaan. Binatang adalah musuh manusia. Itulah alasan dia bertanya-tanya, kenapa ada binatang yang bisa berteman dengan manusia?
Ark kemudian membuat kesimpulan.
Alasan di kehidupan sebelumnya tidak ada binatang yang berteman dengan manusia dikarenakan binatang-binatang itu punah. Sudah tidak lagi ada di muka bumi.
Bisa dibilang, pada tahap awal, ada binatang yang ramah. Hanya saja, kebanyakan manusia pasti tidak bisa mengetahuinya. Mereka akan seperti Ark yang berpikir kalau binatang buas itu berbahaya.
Oleh karena itu, para binatang ramah itu diburu oleh manusia dan makhluk lain. Satu per satu mati, sampai akhirnya tidak ada yang tersisa.
Jika bukan karena si cebol nakal, Ark pasti akan menghabisi Debby atau keenam puppies yang mereka temui hari ini.
"Ini mirip dengan kasus binatang yang bisa dimakan," gumam Ark.
Seperti yang diucapkan Ark, meski kebanyakan binatang menjadi beracun karena mutasi, tetapi ada beberapa jenis binatang yang bisa dimakan. Hanya saja, mereka musnah karena keserakahan manusia.
Bukan karena mereka diburu habis oleh manusia. Sebenarnya, manusia sendiri hanya bisa menangkap sedikit. Namun setelah manusia menemukan Miracle Root, mereka mencari pemimpin binatang itu. Meski lemah dan mudah dikalahkan, tetapi memiliki skill yang lumayan. Cocok bagi orang-orang yang tidak ingin mengambil resiko.
Hanya saja, hal tersebut memiliki efek fatal.
Contoh ada koloni ayam yang dipimpin oleh jago bermutasi level 2. Jika pemimpin dilenyapkan, otomatis koloni tersebut akan kacau. Tidak hanya kacau, mereka akan menjadi mangsa empuk bagi para predator karena tidak ada lagi pemimpin yang bisa melindungi mereka.
Walau manusia mengambil sedikit, jika mereka tidak berhati-hati, mereka akan kehilangan banyak. Alam kejam, tidak ada pikiran menyimpan beberapa untuk dikembangkan di masa depan.
Lemah mati di mulut yang kuat. Ya ... sesederhana itu.
"Bicara soal ayam, aku benar-benar sangat merindukan rasanya." Ark bergumam.
__ADS_1
Meski sebenarnya baru tiga bulan lebih, karena kenangan di kehidupan sebelumnya, Ark merasa sudah bertahun-tahun tidak makan daging ayam.
Di kota ini tidak ada peternakan, tetapi Ark masih ingat kalau ada sebuah desa yang menjadi "rumah ayam" tidak jauh dari kota tempatnya tinggal. Tidak hanya itu, dia juga mengingat kalau ada lumbung besar meski lokasi cukup jauh dari kota. Bahkan lebih jauh dari "rumah ayam".
Memikirkan para makhluk berbahaya yang tidak bisa dia lawan pada tahap ini karena keanehan mereka, Ark tidak lagi menginginkan ayam.
Ayam mungkin enak, tetapi menjaga kehidupan adalah hal utama.
Ark menggelengkan kepalanya. Dia kemudian melirik Finn yang tidur di dekat meja belajar. Pemuda itu tersenyum lembut.
Setelah mematikan api dalam lentera, Ark berjalan ke ranjangnya lalu tidur.
***
Keesokan paginya.
Setelah puas istirahat semalaman dan berpesta, Ark mengumpulkan semua anggota di pagi hari.
Ark mengangguk ringan ketika melihat anggota kelompoknya berbaris di jalanan depan markas utama.
"Pertama-tama, aku merasa senang karena anggota kelompok kita bisa berkembang menjadi lebih banyak.
Ya! Kualitas!
Ketika orang-orang di luar sibuk mencari makanan, kita memiliki cukup makanan. Ketika orang-orang di luar ketakutan melawan zombie normal, kita membantai zombie normal tak terhitung jumlahnya untuk bersenang-senang atau taruhan.
Kualitas di atas kuantitas, itu kita, Sword of Sufferings!"
Tatapan Ark langsung menyapu, membuat orang-orang tanpa sadar berdiri lebih tegap. Pemuda itu kemudian melanjutkan.
"Karena jumlah anggota sudah aku anggap cukup, maka aku akan membuat perubahan.
Jay dan Stacy ... maju ke depan!"
Mendengar ucapan Ark, Jay dan Stacy maju ke depan. Stacy tidak merubah ekspresinya, masih terus menatap ke arah Ark penuh kekaguman. Sementara itu, Jay merasa agak bingung.
"Mulai sekarang, aku akan membuat dua tim dengan kalian sebagai pemimpinnya.
__ADS_1
Jay, kamu akan menjadi ketua tim Scarlet Sword. Jimmy akan menjadi wakilmu dan tujuh orang lainnya akan menjadi anggota.
Stacy, kamu akan menjadi ketua tim Violet Sword. Roxanne akan menjadi wakilmu dan delapan orang lainnya akan menjadi anggota.
Latihan yang akan dua tim lakukan akan berbeda. Bisa dibilang, aku akan membuat anggota tim Scarlet Sword menjadi ksatria dan tim Violet Sword menjadi pembunuh.
Tidak ada kata penolakan! Jadi siap atau tidak, kalian tetap harus melakukannya!"
"Ya, Ketua!" jawab mereka serempak.
Melihat itu, Ark mengangguk ringan. Selain latihan, dia juga menjelaskan tugas kedua tim. Tim Scarlet Sword akan bekerja untuk membongkar dan membangun, sementara tim Violet Sword akan bekerja dalam menanam dan merawat.
Setelah membagi tugas dan menyuruh mereka melakukannya, Ark memanggil empat orang untuk mengikutinya.
Di ruang rapat, Ark duduk di kursi ketua. Di depannya, tampak sosok Jay, Stacy, Natasha, dan Darin.
"Aku telah membuat keputusan.
Darin, kamu akan membuat tim kecil bersama Yonas dan Vadim. Tim kecil tersebut akan membantu Old Franky untuk meneliti banyak hal. Jangan kira hal ini tidak penting dan merugikan. Sebaliknya, ini sangat penting dan menguntungkan.
Kalian akan melihat produk-produk yang dibuat, bahkan memiliki kesempatan untuk menjadi pengguna awal. Itulah kenapa aku memilih kalian, orang-orang yang sudah aku percaya.
Sedangkan Natasha, aku ingin kamu mengatur Abigail, Shani, dan Lisa untuk melindungi markas utama. Aku tahu misi ini tampak membosankan dan tidak penting, tetapi kamu pasti tahu apa yang ada di markas utama dan harus kamu jaga."
"Dimengerti!" jawab mereka serempak.
Ark menarik napas dalam-dalam. Melihat ke arah mereka, ekspresinya menjadi lebih serius.
"Selain itu, aku sudah memutuskan. Stacy, Natasha, dan Darin ...
Satu setengah bulan ke depan, kalian akan mendapatkan pelatihan khusus. Jadi bersiaplah karena kalian ..."
Mata Ark berkilat dingin.
"Akan menyusul kami. Bersiap menembus evolusi tahap dua!"
Mendengar ucapan Ark, ekspresi ketiganya menjadi lebih serius. Meski mereka senang, mereka juga tahu.
__ADS_1
Pasti ada alasan kenapa Ark juga membiarkan mereka menyelesaikan evolusi tahap dua!
>> Bersambung.