Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Saling Untung?


__ADS_3

"Buat aliansi?"


Joseph mengangkat alisnya. Meski dia terkejut dengan penampilan Ark, pria itu lebih terkejut dengan apa yang keluar dari mulut lelaki yang dipanggil Hades tersebut. Sama sekali tidak menyangka kalau kalimat semacam itu muncul dari mulutnya.


"Benar." Ark mengangguk ringan. "Hubungan kita sekarang sudah baik, tetapi masih bisa menjadi lebih baik. Bukan hanya sekadar perdagangan sederhana."


"Apa yang kamu inginkan dari kami, Mr Hades? Jelas dibandingkan dengan kelompok lain, kalian memiliki keuntungan lebih banyak. Dark Caravan sama sekali tidak membutuhkan bantuan dari pihak asing, bukan?"


"Tidak." Ark menggeleng ringan. "Kamu tidak sepenuhnya benar, Mr Joseph. Mungkin kami memiliki sumber daya makanan, obat-obatan, dan kekuatan. Namun ... sebenarnya kami kekurangan orang."


"Kamu ingin merampok anggota kami, Hades?" Julian langsung bertanya dengan nada tajam.


Joseph sama tidak bicara, tetapi ekspresinya juga tampak agak suram. Black Panther telah kehilangan banyak anggota. Permintaan Ark jelas membuat mereka semakin kehilangan kekuatan. Sama sekali tidak memiliki efek bantuan kepada Silver Cross dan Black Panther!


"Tidak, tidak, tidak ..." Ark sekali lagi menggeleng ringan. "Apa yang aku lakukan bukanlah merampok anggota kalian dan merusak pondasi Silver Cross atau Black Panther."


"Lalu apa tujuanmu?" tanya Julian sinis.


"Sebagai kelompok besar, semakin lama, anggota kalian pasti akan bertambah banyak karena orang-orang yang selamat memiliki keinginan untuk bergabung. Hal tersebut tampaknya memberi dampak positif, tetapi sebenarnya juga memiliki efek negatif.


Dampak positifnya, anggota bertambah, semakin banyak orang bisa dipekerjakan, dan sebagainya. Di sisi lain, mereka memerlukan pasokan makanan lebih banyak daripada sebelumnya. Apa yang kalian tukar dengan Dark Caravan semakin lama menjadi semakin sedikit, sama sekali tidak mencukupi.


Jika terus seperti ini, kalian akan berakhir kelaparan.


Walau hubungan kita baik, sama sekali tidak mungkin bagiku untuk memberi kalian makanan secara gratis. Jadi mengurangi jumlah anggota cukup membantu kalian. Dan di sinilah aku ... membantu kalian menampung kelebihan orang!


Tentu saja, aku memiliki beberapa syarat penerimaan.


Di bawah 30 tahun, tidak memiliki keluarga (keluarga telah meninggal), dan semua anggota tubuh utuh! Kurus, gemuk, pendek, tinggi ... aku tidak peduli. Bahkan jika mereka tidak memiliki keahlian khusus, aku tidak keberatan."


"Kamu hanya ingin merampok calon potensial kami sambil terus bersembunyi! Itu benar-benar keterlaluan, Hades!" ucap Joseph dengan ekspresi tidak puas.


"Aku sama sekali tidak keterlaluan," ucap Ark tanpa rasa malu. "Hal tersebut mungkin sedikit memperlambat pertumbuhan kelompok kalian, tetapi sama sekali bukan tanpa keuntungan, kan?"


"Meski resiko kelaparan itu mungkin, tetapi membesarkan mereka sebanding dengan resiko!" ucap Joseph tegas.


"Kalau begitu bagaimana jika seperti ini? Setiap rekrutan yang kamu kirim, aku akan membayar kalian dengan sedikit persediaan makanan yang sesuai."

__ADS_1


BRUAK!


Julian langsung menggebrak meja dengan ekspresi ganas di wajahnya.


"Kamu ingin melakukan perdagangan manusia, Hades? Lalu aku akan bertarung denganmu sampai mati!"


Mendengar itu, Ark menghela napas panjang.


"Dengarkan baik-baik. Ini tidak sama dengan perdagangan manusia.


Seperti yang Mr Joseph sebutkan sebelumnya, aku berniat merekrut, bukan membeli. Jadi aku hanya meminta kalian menyebarkan informasi kalau Dark Caravan menerima pendaftaran anggota baru.


Kalian bertindak seperti agen. Jadi, jika ada anggota yang diterima, kalian mendapatkan upah yang sesuai. Bukan seperti kalian menjual manusia dengan paksa atau semacamnya."


Ekspresi di wajah Julian perlahan mengendur, tidak lagi seganas sebelumnya. Joseph sendiri tampak berpikir. Memang, hal yang diucapkan oleh Ark tidak begitu merugikan mereka. Meski sedikit menunda perkembangan, tetapi bukan tanpa keuntungan.


Joseph melirik pemuda di depannya dengan ekspresi waspada. Dia benar-benar tidak menyangka Ark memiliki otak semacam itu. Bisa dibilang, pemuda itu seperti penyihir yang menawarkan sebotol ramuan aneh kepada mereka. Ramuan itu memiliki efek racun dimana menghabiskan sepuluh tahun kehidupan mereka, tetapi juga memiliki efek menggandakan kekuatan mereka.


Memang membuat jijik, tetapi juga membuat mendambakan!


Mendengar aba-aba Ark, Lisa yang linglung pergi mengambil sebuah kotak kayu lalu memberikannya kepada pemuda itu.


Ark memangku kotak kayu lalu mengeluarkan beberapa benda dari dalamnya. Lebih tepatnya, dua botol ramuan, satu wadah kecil salep, sebuah belati, dan sebuah anak panah.


"Sebenarnya, aku berpikir kalau gaya kalian itu agak berantakan. Maksudku, kalian menerima orang, melakukan misi, banyak korban terjadi, menerima orang lagi, dan akhirnya mengulangi lingkaran yang sama. Meski tidak buruk, aku rasa itu mirip pembunuhan yang sia-sia. Jadi ...


Lebih baik kalian memberi anggota baru kepadaku. Dark Caravan akan merawat mereka dengan baik. Sebagai gantinya, selain penawaran sebelumnya, aku akan menambahkan penawaran lain.


Kalian pasti tahu ketiga benda ini? Ya. Racun, ramuan penawar racun (diminum), dan salep anti racun."


"Kamu ingin menambahkan tiga ramuan itu?" Joseph mengangkat alisnya.


"Tidak! Sebaliknya, karena kita akan menjadi aliansi ..." Ark tersenyum. "Aku akan memberikan resep sekaligus cara membuatnya kepada kalian. Dengan ini, bukan hanya tidak memperlambat perkembangan. Kelompok kalian akan tumbuh lebih cepat. Racun bisa digunakan untuk bertarung melawan zombie dan binatang buas. Penawar digunakan untuk menyembuhkan orang yang tanpa sengaja terluka dalam pertarungan."


"Ini ..."


Ekspresi Joseph dan Julian penuh dengan kejutan. Mereka sadar kalau Dark Caravan tidak pernah membuat bisnis merugi. Namun kali ini, pihak Silver Cross dan Black Panther jelas akan diuntungkan. Jadi keduanya memiliki pertanyaan yang sama dalam hati mereka.

__ADS_1


'Apa sebenarnya tujuan Hades melakukan ini? Jelas, tujuannya bukan hanya melakukan perekrutan dan perluasan!'


Melihat ekspresi kebingungan di wajah keduanya. Ark memberi sentuhan akhir.


"Selama aliansi ini disetujui, aku akan memberi sepuluh belati, dua busur, dan dua puluh anak panah beracun secara gratis setiap kali sesi perekrutan selesai."


Joseph menghirup udara dingin. Meski tidak tahu apa yang dipikirkan oleh pemuda itu, bahkan jika dia tahu bahwa apa yang di depannya adalah jurang tanpa jalan kembali ... Joseph masih memilih untuk melompat ke dalamnya!


"Berapa banyak yang kamu butuhkan?" tanya Joseph.


Mendengar itu, Ark langsung tersenyum. Saat ini keduanya jelas tidak menolak. Lebih tepatnya, tidak bisa menolak.


Bersandar di kursi sambil menyesap teh, pemuda itu tampak puas. Dia kemudian membuka mulutnya.


"Setiap 2 minggu sekali ketika kita berdagang, kalian bisa membawa orang. Masing-masing dari kalian membawa 20 laki-laki dan sepuluh perempuan yang memenuhi syarat."


"30 orang dikali 2, 60 orang sekali jalan. Berarti 120 orang per bulan ... itu berlebihan, Mr Hades."


"Kamu salah, Mr Joseph." Ark menggelengkan kepalanya. "Meski aku meminta kalian membawa banyak, tentu aku tidak akan membawa mereka semua. Aku memutuskan mana yang pantas dan mana yang tidak. Dari setiap kelompok, aku akan mengambil 15 orang laki-laki dan 5 perempuan."


"Berarti kamu menambahkan 80 orang per bulan? Bukankah itu terlalu banyak?" tanya Joseph.


"Masing-masing dari kalian hanya menyediakan 40 rekrutan per bulan, bukan jumlah banyak.


Selain itu, aku masih yakin untuk menerima dan memberi mereka semua makan. Atau ... kamu takut kalau Dark Caravan tumbuh semakin cepat, Mr Joseph?"


Mendengar ucapan Ark, Joseph diam. Tentu saja, dia takut Dark Caravan tumbuh semakin liar. Lagipula, kelompok itu sekarang sudah sangat kuat dan nyaris tak terhentikan. Merasakan takut jelas normal. Namun Joseph tidak bodoh untuk mengatakannya dengan jujur.


Pada akhirnya, Joseph berkata, "Kalau begitu aku setuju."


Setelah berpikir cukup lama, Julian akhirnya juga menjawab, "Silver Cross juga menyetujui ini."


Mendengar itu, Ark mengangguk. Pemuda itu tersenyum lembut. Meski tampak tampan dan elegan, Julian dan Joseph merasa kalau pemuda itu lebih mirip dengan iblis yang menipu.


"Kalau begitu ... senang bekerjasama dengan kalian."


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2