Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Pemburu Yang Diburu!


__ADS_3

Di akhir dunia dimana kebanyakan waktu digunakan untuk memperkuat diri dan membangun berbagai sarana perlindungan, waktu berlalu begitu cepat.


Tanpa terasa, dua minggu kembali berlalu sejak Ark dan timnya kembali dari taman kota.


Di suatu pagi yang cerah.


"Apakah semua barang telah dimasukkan ke kereta?"


Ark bertanya kepada Old Franky.


Di depan mereka tampak sebuah kereta mirip dengan kereta caravan khas medieval. Hanya saja, ada enam roda dan sebagian tubuh kereta dibuat dari logam. Tentu saja, untuk mengurangi berat, di bagian samping kiri, kanan, depan, dan belakang ditutup dengan lempengan besi tipis.


Jika hanya membawa beberapa barang sesuai dengan kebutuhan, kereta itu mampu menampung enam orang dewasa. Namun jika digunakan sebagai pengangkut, hanya bisa digunakan dua atau tiga orang. Tentu saja, tidak termasuk kusir yang ada di depan.


Kereta ini telah dirubah beberapa kali sebelumnya. Ada berbagai masalah seperti berat, ketidakstabilan, dan semacamnya. Meski penampilannya tidak bisa dibilang indah, paling tidak kereta ini bisa digunakan dan berfungsi dengan baik.


"Apakah kamu akan berangkat besok?"


Mendengar pertanyaan Old Franky, Ark tersenyum. Dia membalas dengan nada santai.


"Tenang saja, Old Franky. Aku akan menjaga Lisa dengan baik. Memastikan gadis kecil itu pulang dengan selamat."


"Mau bagaimana lagi. Lisa pasti akan khawatir jika dia tidak bersama dengan Debby. Jadi kamu benar-benar harus menjaganya."


"Kamu bisa menyerahkannya kepadaku."


"Kalau begitu aku bisa tenang."


Setelah melihat persiapannya, Ark kemudian memutuskan untuk pergi mencari Jay. Kebetulan, dia menemukan sahabatnya tersebut telah berada di depan gerbang bersama dengan Lisa dan Debby.


"Apakah aku tidak bisa pergi bersama dengan kalian, Ketua?"


Melihat ke arah Lisa yang berdiri dengan ekspresi memohon, Ark menggelengkan kepalanya. Dia sama sekali tidak terpengaruh dengan tingkah lucu gadis tersebut.


Ya. Lisa sekarang sudah bisa berdiri, bahkan berlari dan menendang.


Dalam dua minggu ini, semua anggota kecuali Nathan dan Nala menyelesaikan evolusi pertama. Selain itu, mereka juga telah menyerap Miracle Root, kecuali Old Franky dan Shani yang belum sempat mendapatkannya. Bahkan, hari ini Jay telah menyelesaikan evolusi tahap dua.


"Aku akan kembali sebelum matahari terbenam, okay?"


"Baiklah. Lagipula besok kita akan bepergian bersama." Lisa tertawa.


Ark menggelengkan kepalanya. Dia kemudian menepuk punggung Debby. Sosok Black Doberman sekarang tampak lebih besar dan lebih ganas daripada sebelumnya.


Ya. Debby juga telah menembus level dua tanpa kehilangan kewarasannya.


Merasakan tepukan Ark, Debby langsung duduk. Saat itu, Ark naik ke atas pelana yang berada di punggung Black Doberman tersebut.


"Apa yang kamu tunggu, Jay? Naik!"

__ADS_1


"Tidak bisakah kita berjalan saja. Aku sudah bilang, bukan? Aku sama sekali tidak terbiasa mengendarai kuda, apalagi jenis binatang bermutasi seperti Debby!"


"Bukankah kita sudah berlatih sebelumnya?"


"Apanya yang berlatih! Kamu hanya melakukan penyiksaan!"


Ya. Pada saat Ark berlatih dan mengendarai Debby seperti ksatria dalam legenda, Jay yang berada di belakang tampak pucat. Langsung muntah-muntah ketika selesai latihan. Merasa benar-benar menjalani sebuah siksaan.


"Apakah kamu tidak ingin Miracle Root?"


Mendengar pertanyaan itu, Jay menggertakkan gigi.


"Terserah! Hanya menunggangi kuda! Aku bisa melakukannya!"


Mendengar jawaban Jay, Ark merasa puas.


Sebenarnya, Ark telah merencanakan sebuah perjalanan untuk mengunjungi beberapa tempat di kota dengan kereta kuda. Hanya saja, agar markas dipastikan aman, dia berencana berangkat setelah Jay menembus level dua.


Oleh karena itu, saat ini Ark langsung membawa Jay untuk mencari Rotten Ghost Mantis.


Pergi ke taman kota untuk membalas dendam sebelum keberangkatannya besok!


***


Belum tengah hari, Ark dan Jay sampai di tujuan.


Turun dari punggung Debby, Jay langsung muntah di dekat semak. Tubuhnya bergoyang seperti pria yang mengonsumsi obat-obatan terlarang. Sebuah pemandangan yang membuat Ark hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Butuh waktu untuk menenangkan diri?" tanya Ark datar.


"Apakah kamu meremehkan aku, Ark? Aku ... HUEEEKKK!!!"


"..."


Setelah menunggu beberapa saat, Ark melihat Jay tampak baik-baik saja. Dia kemudian mengelus kepala Debby dan memberi perintah.


"Sementara kami pergi, kamu menunggu di bangunan itu, Debby. Jangan pergi ke mana-mana.


Jika ada orang lewat, biarkan saja. Jika orang-orang itu mencoba menyerang mu, kamu bisa membunuh mereka. Tapi ingat, jangan memakannya!"


Guk! Guk!


Debby menggonggong, membalas ucapan Ark. Tampaknya mengerti apa yang dimaksud oleh pemuda tersebut.


Setelah memastikan Debby mengerti, Ark pergi menuju ke dalam taman kota (hutan) bersama dengan Jay.


Ketika masuk cukup dalam di area kelompok Northern Claws dulu bertemu Rotten Ghost Mantis, Jay tiba-tiba berbicara.


"Entah kenapa, aku merasa kalau tempat ini tidak begitu menakutkan. Mungkinkah ini disebabkan oleh kekuatanku yang telah bertambah?"

__ADS_1


"Itu ilusi, atau lebih tepatnya sesuatu yang terjadi di alam bawah sadar. Karena kamu merasa lebih kuat, kamu tidak lagi terlalu takut.


Padahal, pada kenyataannya, hutan ini masih berbahaya. Jadi kamu harus berhati-hati."


"Tentu saja ... AKU MENGERTI!"


Ark dan Jay langsung melompat ke arah berlawanan secara bersamaan.


Saat itu, sosok bayangan hitam jatuh di tempat Ark dan Jay tadi berdiri.


Melihat sosok itu, Ark dan Jay menjadi serius. Saat itu juga, ketua dari Sword of Sufferings itu berkata.


"Bahkan jika kamu telah menyelesaikan evolusi tahap dua, jangan sembrono dan berakhir dipenggal, Jay!"


"Apakah kamu menyumpahi aku, Bung!"


Keduanya langsung bergegas ke arah Rotten Ghost Mantis dengan tegas. Sama sekali tidak berniat main-main.


Ark telah membuat berbagai strategi untuk melawan makhluk tersebut. Jadi tidak ada kelonggaran, langsung mencoba untuk menumbangkan makhluk tersebut.


Swoosh! KLANG!


Sosok Rotten Ghost Mantis langsung membuat gerakan menebas dengan satu sabitnya, tetapi langsung ditangkis oleh Ark dengan tebasan kuat. Saat itu, dia berseru.


"Sekarang, Jay!"


"Tanpa diperintah pun aku mengerti!"


Jay berteriak ketika melompat tinggi. Langsung mengincar ruas yang ada di antara exo-skeleton kepala dan leher Rotten Ghost Mantis. Berniat memenggal makhluk tersebut!


Akan tetapi, Rotten Ghost Mantis memutar kepala dan tubuhnya dengan posisi yang aneh. Sayap di punggungnya terbuka lebar. Kemudian, dia melakukan ledakan kecepatan dan menabrak Jay dengan tubuhnya.


BRUAK!


Tidak hanya serangannya ditangkis, Jay ditabrak oleh Rotten Ghost Mantis. Dipukul keras dengan exo-skeleton layaknya baju zirah.


Sosok Jay menabrak pohon dan jatuh ke tanah dengan keras. Dia memuntahkan beberapa suap darah.


Ark mengambil kesempatan. Memutar tubuhnya di udara, dia langsung menebas ke arah leher Rotten Ghost Mantis. Namun lagi-lagi dihindari dengan gerakan aneh makhluk tersebut. Namun ketika Rotten Ghost Mantis menghindar, Ark melempar belati biasa di tangan kirinya.


Langsung mengenai satu mata Rotten Ghost Mantis! Membuat kedua matanya buta!


Suara serak dan melengking keras langsung menyebar di area taman kota. Menyebar ke seluruh hutan.


Ark mendarat di tanah. Sementara itu, Jay bangkit dari tanah. Keduanya memegang pedang mereka dengan ekspresi tegas.


Berniat untuk memburu dan menghabisi sosok yang seharusnya menjadi pemburu!


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2