Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Membangun Kerajaan?


__ADS_3

Ucapan Ark membuat ekspresi Julian dan Berto berubah.


“Maksudmu ...”


Melihat mereka semua tidak memiliki keberanian untuk berpikir terlalu jauh, Ark menjelaskan dengan santai.


“Mencari tempat aman di dunia ini sama saja dengan mencari sebuah jarum yang tenggelam di lautan.


Daripada memikirkan dan mengharapkan suatu hal bodoh seperti itu, aku lebih suka membuatnya dengan tanganku sendiri. Karena tidak ada tempat aman, maka aku memilih untuk membuatnya. Bukankah itu yang aku lakukan sekarang?”


Proyek Great Wall. Alasan kenapa Ark memulainya jelas untuk membuat tempat aman dimana orang-orangnya bisa berlindung dengan aman di dalamnya. Namun dia juga tidak akan membiarkan orang-orangnya menjadi ayam yang siap disembelih, tidak berdaya jika sampai Great Wall ditembus dan dihancurkan.


Ark juga ingin memiliki pasukan yang kuat. Bisa hidup dengan nyaman di dalam markas, tetapi juga bisa bertarung dan hidup di mana saja jika memang diperlukan. Ide semacam itu pasti dianggap tidak waras oleh banyak orang. Namun Ark tetap melakukannya karena dia percaya bisa. Di satu sisi, pemuda itu melakukan semuanya karena dirinya serakah.


Ingin kekuatan, ingin tempat berlindung, ingin kehidupan nyaman ... hal-hal yang sudah layak disyukuri bahkan jika satu saja bisa dipenuhi di dunia kacau ini.


Melihat ekspresi penuh kejutan di wajah Julian dan Berto, Ark kembali berkata.


“Anggap saja aku membual. Namun aku akan memberi kalian saran.


Sebaiknya kalian tidak meniru apa yang kami lakukan. Lagipula, kalian bahkan tidak berani bermimpi.”


“Tidak berani bermimpi,” gumam Julian.


“Ya. Kalian bahkan tidak berani bermimpi untuk membuat tempat aman dan malah membodohi sendiri dengan berkata kalau pasti ada tempat aman di luar sana.


Mungkin saja tempat aman itu memang ada! Namun, apakah pengecut yang tidak berani menggerakkan kaki dan tangan untuk keluar kota bisa mencapainya? Tentu saja tidak!


Berhenti membodohi diri kalian sendiri dan mengeluh kalau kalian tidak beruntung! Punya kaki dan tangan? Lakukan saja!


Ingin membangung tempat berlindung, maka bangun! Ingin mencari tempat aman, lalu cari!


Cobalah untuk melakukannya. Jadi, bahkan jika kalian gagal, setidaknya kalian pernah mencoba. Setidaknya di masa depan kalian tidak akan mengeluh dan menyesal karena tidak pernah mencoba.”


Mendengar ucapan Ark, Julian dan Berto terpana. Mereka merasa hati mereka mulai membara. Karena rasa takut, mereka memang selalu ragu untuk mencoba. Ucapan Ark benar-benar langsung memecahkan banyak keraguan mereka.


Stacy sendiri menatap ke arah Ark dengan mata penuh cinta. Selain kekuatan, kharisma semacam itu yang telah membuatnya jatuh hati pada sosok yang dijuluki Raja Dunia Bawah itu. Bahkan ketika semua orang menentangnya, orang itu selalu melangkah ke depan untuk terus menapaki jalan yang dipercayainya. Sosok yang tanpa sedikitpun keraguan mengejar impiannya.


Julian dan Berto langsung menunduk sambil berseru serempak.

__ADS_1


“Terima kasih atas nasihatnya!”


“Aku hanya asal bicara,” ucap Ark santai. “Omong-omong, apakah kalian benar-benar hanya ingin mendengar seperti apa dunia luar? Jika ada hal lain, kalian bisa bertanya.”


Mendengar itu, Julian dan Berto saling memandang. Melihat Julian yang tampak ragu, Berto akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.


“Saya dengar, anda telah mengunjungi dua kota lain dan membuka cabang Sword of Sufferings di sana. Apakah informasi itu benar, Mr Hades?”


“Oh? Tampaknya kalian cukup bagus baik dalam mencari informasi.


Memang, aku mengunjungi dua kota. Selain itu aku membuka cabang kecil di setiap kota. Dengan begitu, Sword of Sufferings bisa terhubung dengan dunia luar.”


Ark berkata dengan nada santai, sama sekali tidak berniat untuk menutupinya. Lagipula, informasi semacam itu pasti akan menyebar cepat atau lambat. Tidak perlu menyembunyikannya.


Jawaban Ark jelas membuat Julian dan Berto kembali terkejut. Bahkan Julian tampak lebih cemas setelah mendengar konfirmasi dari Ark. Berto menarik napas dalam-dalam lalu bertanya.


“Apakah anda berniat untuk membangun pemerintahan baru, Mr Hades? Atau lebih tepatnya, membangun kerajaan anda sendiri?”


“Itu pertanyaan yang lucu.”


Ark bersandar pada kursinya dengan wajah malas. Tampaknya menganggap pertanyaan Berto sebagai lelucon.


“Tenanglah, Berto.” Julian langsung menenangkan Berto.


“Sudah kubilang, pertanyaan kalian itu lucu.


Negara baru? Kerajaan baru? Bahkan jika kalian atau orang-orang membangun hal semacam itu, aku tetap tidak akan melakukannya karena tidak tertarik. Lagipula, tujuan setiap orang berbeda. Kalian ingin tahu tujuanku?


Aku ingin membuat sebuah organisasi yang kuat. Berpusat di sini, aku ingin membuka banyak cabang di berbagai kota. Buka, dan terus membuka banyak cabang sampai membuat suatu organisasi besar berisi tidak terlalu banyak orang setiap kota, tetapi kuat berisi orang-orang kuat. Para elit yang sebenarnya!


Membuat sebuah asosiasi dan menjadi pemimpinnya. Memimpin orang-orang kuat untuk menyapu berbagai wilayah. Menginjak kembali makhluk-makhluk yang mencoba menginjak kami. Lalu pada akhirnya ...


Sekali lagi berdiri di puncak rantai makanan.”


Mengatakan itu, tekanan kuat muncul dari sosok Ark. Hal tersebut membuat tiga orang dalam ruangan merasa tercekik. Semakin kuat Ark, mereka semakin bisa merasakan tekanan yang bercampur kebencian ... kebencian sangat dalam terhadap zombie, binatang bermutasi, dan makhluk-makhluk lain.


“Ah? Apakah aku membuat kalian takut?”


Tekanan menghilang begitu saja. Ark berkata dengan nada malas, benar-benar mengabaikan tiga orang yang berkeringat deras dalam ruangan.

__ADS_1


“Apapun itu, kalian tidak perlu cemas. Aku sama sekali tidak ingin mencampuri urusan kalian. Paling-paling, aku hanya meminta beberapa orang dan tempat untuk berpijak. Hanya itu.


Selama tidak ada orang yang mencoba menantang atau menghalangi jalan, pada dasarnya kami tidak akan membunuh orang secara acak atau mencampuri urusan negara atau kerajaan baru kalian.”


“Huh ... kamu benar-benar membuatku takut, Ark.”


Julian menyeka keringat di dahinya. Melihat Ark yang tampak malas, dia tidak bisa tidak bertanya.


“Tampaknya kamu benar-benar membenci mereka.”


“Ya. Mungkin itu benar~”


“Kalau begitu aku akan memegang kata-katamu, Ark.”


“Pegang saja.” Ark berkata santai. “Proses akhir menyatukan orang-orang?”


“Ya. Seluruh warga telah berkumpul dan berkembang dengan baik. Sudah tidak ada beberapa kelompok lain. Orang-orang di kota ini ... semuanya telah bersatu.”


“Itu terdengar bagus.”


“Ya.” Julian mengangguk. “Ucapanmu tadi membuatku termotivasi. Kalau begitu kami akan segera kembali.”


“Tidak mampir beberapa hari untuk menikmati malam indah?”


“Kami dikejar waktu, jadi bukan waktunya untuk bersenang-senang.”


Setelah mengatakan itu, Julian berdiri. Sebelum pergi, dia dan Berto membungkuk sopan sambil berkata.


“Terima kasih banyak atas sarannya.”


Ark hanya mengangkat tangan kanan dengan santai sebagai balasan. Setelah itu, dia membiarkan Stacy mengantar orang-orang dari Silver Cross pergi.


Setelah mereka semua pergi, Ark menopang dagu sambil berpikir.


‘Tampaknya semakin kuat aku, pikiran gelap itu semakin menjadi-jadi.’


Menatap pemandangan di luar jendela, pemuda itu mengehela napas panjang. Kemudian, dia memejamkan mata sambil bergumam.


“Benar-benar merepotkan.”

__ADS_1


>> Bersambung.


__ADS_2