
"K-Kami ingin bertanya, apakah barang-barang ini dapat ditukarkan dengan air dan makanan, Mr Hades?"
Sang suami bertanya dengan jejak ketakutan di matanya.
"Tolong letakkan di sini, biarkan saya memeriksanya."
Bersama dengan ucapan Ark, pria paruh baya itu meletakkan dua kotak berukuran sedang dan sebuah bungkusan kecil.
Ark kemudian membukanya dengan hati-hati. Pemuda itu mengangguk ringan ketika berkata.
"Satu set peralatan makan dan satu set peralatan minum teh yang terbuat dari porselen. Tidak hanya indah, kualitasnya juga sangat baik.
Sedangkan bungkusan ini, beberapa perhiasan?"
Mendengar jawaban Ark, pasangan paruh baya gemuk itu merasa agak lega. Tampaknya apa yang mereka bawa masih bisa diterima.
"Kami bisa menerimanya. Namun harganya mungkin tidak sesuai dengan apa yang kalian bayangkan. Lagipula, di dunia yang kacau ini, barang-barang mewah seperti ini tidak lebih berharga daripada sepotong roti yang bisa digunakan untuk menyambung nyawa."
"Jika boleh tahu, berapa banyak benda-benda ini bisa ditukar, Mr Hades?"
"Setiap set berharga sepuluh keping keripik ubi dan setengah gelas air. Dua berarti dua puluh keping keripik ubi dan segelas air. Jika kalian menjual keduanya, aku akan memberi dua potong dendeng daging sebagai bonus.
Tentu saja, apa yang aku sebutkan adalah harga tertinggi. Ambil atau tidak, itu terserah pada kalian."
Lisa yang sibuk mempersiapkan beberapa polibag untuk menanam Silverstar Grass menatap ke arah Ark dengan mulut ternganga. Untung saja tersembunyi di balik topengnya.
'Gelap ... Benar-benar pedagang berhati gelap!'
Pikir gadis itu ketika melihat ketuanya yang tidak tahu malu. Terus menipu orang dengan ekspresi lurus!
"Apakah harganya tidak bisa dinaikkan, Mr Hades?" Wanita paruh baya itu bertanya.
"Kamu diam saja, Istriku sayang."
Sang suami langsung menyela. Pria itu benar-benar khawatir dengan sikap yang mungkin diambil Ark. Lagipula belum lama ini dia menyuruh rekannya membunuh orang di depan mata mereka.
"Jangan khawatir, Tuan dan Nyonya. Kami Dark Caravan adalah pedagang adil. Kecuali dianggap sebagai ancaman, kami tidak akan menyerang.
Kami sama sekali tidak berniat membunuh untuk merebut harta. Lagipula, kami adalah pedagang.
Tentu saja kalian boleh menawar. Jika itu tanaman herbal berharga, mungkin kamu bisa mendiskusikan harga. Hanya saja, barang mewah yang tidak bisa dijual lagi ... kami hanya bisa memberi harga sebanyak ini."
Ark menjelaskan dengan tenang.
'Tentu saja tidak bisa dijual! Kamu yang akan menggunakannya sendiri. Bahkan jika bisa dijual, kamu tidak akan menjualnya.
Bah! Membolak-balik hitam dan putih sesuka hati. Benar-benar cocok dengan julukan pedagang berhati gelap!'
Pikir Lisa yang mendengarkan penjelasan dan kebohongan Ark.
__ADS_1
"Bagaimana dengan emas dan perhiasan tersebut, Mr Hades?"
"Kami sebenarnya tidak ingin menerimanya. Lagipula, hal tersebut tidak begitu berguna. Hanya bisa dikenakan tanpa fungsi apapun."
Ark menggelengkan kepalanya. Setelah beberapa saat, dia menghela napas panjang.
"Jika kalian mau menjual dua set peralatan itu, kami juga bersedia menerimanya. Dengan berat hati, kami mau memberi empat potong dendeng daging dan segelas air.
Tentu saja, jika kalian tidak mau, sama sekali tidak masalah."
"Kami akan menjualnya!" ucap sang suami dengan tegas.
"Huh ..."
Ark menghela napas panjang. Dia kemudian mengambil 20 potong keripik ubi, 6 potong dendeng daging, dan dua gelas air.
Pemuda itu kemudian memberikannya dengan enggan sambil berkata.
"Ya. Ini bukan bisnis yang terlalu buruk. Cukup senang berbisnis dengan kalian."
Pasangan suami-istri paruh baya itu saling memandang dengan wajah senang. Merasa sedang memenangkan banyak karena telah menawar.
"Omong-omong, bolehkah kami memakannya di sini, Mr Hades? Seperti yang anda tahu, terlalu berbahaya untuk membawanya pergi."
"Sebenarnya lebih baik direbus terlebih dahulu. Namun jika kalian mau, aku sarankan untuk memakan dendeng dan minum airnya.
Simpan keripik ubi. Ketika kalian lapar, cari air bersih. Kalian bisa merebusnya atau juga bisa direndam. Paling tidak lebih mengenyangkan."
"Sama-sama."
Setelah itu, pasangan paruh baya tersebut melakukan apa yang Ark katakan. Usai makan, minum, dan istirahat sejenak, mereka akhirnya pergi.
Ark kemudian masuk ke kereta untuk menata dua kotak berisi peralatan makan dan peralatan minum teh indah. Dia kemudian pergi ke sudut, membuka sebuah peti besi. Menaruh perhiasan ke dalamnya.
Lisa yang melihat banyak perhiasan emas di dalam peti besi mengutuk dalam hati.
'Bah! Apanya yang berat hati menerima emas! Katakan saja kamu lebih suka menipu perhiasan mereka!
Dasar pedagang berhati hitam, kolektor tidak tahu malu!'
Merasakan tatapan sengit Lisa, Ark bertanya dengan nada monoton.
"Apakah kamu punya masalah, Tamer?"
"Tentu saja tidak, Mr Hades!" ucap Lisa dengan nada manis.
Ya. Setidaknya dia terus berakting manis di depan Ark. Meski marah, tetapi penggemar emas kecil itu juga menantikan mereka pulang lalu membagi rampasan.
Jelas, dia dan Stacy memiliki prioritas untuk memilih "suvenir kecil" tersebut!
__ADS_1
Ark yang mengetahui apa yang Lisa pikirkan hanya menggelengkan kepalanya. Dia sama sekali tidak memarahi gadis itu. Lagipula, Lisa sebenarnya tidak salah. Hanya terheran-heran dengan caranya menipu ... uhuk! Maksudnya berdagang.
Setelah menunggu cukup lama, Stacy dan Darin akhirnya selesai bersih-bersih. Mereka menunggu cukup lama, dan sosok bocah itu kembali sambil membawa bungkusan kain cukup besar.
Sampai di depan Ark, dia meletakkannya di tanah lalu membukanya. Menunjukkan empat Silverstar Grass. Lebih besar daripada yang bocah itu bawa sebelumnya. Bahkan, tampak cukup banyak daun yang sudah matang. Siap dipanen dan digunakan!
Mata Ark berbinar, tetapi dia masih tampak tenang.
"Apakah hanya ini? Tidak ada yang lain?"
"Maafkan saya, Mr Hades. Namun memang hanya ada total lima rumput. Apakah masih kurang?"
Bocah itu bertanya dengan nada gugup.
"Tentu saja tidak. Komisi untuk mengantarmu hanya memerlukan empat Silverstar Grass. Sebenarnya hanya tiga setengah, tetapi karena rumput tidak bisa dipotong setengah, jadi yang setengah akan diganti dengan makanan dan setengah gelas air."
"Benarkah, Mr Hades?!"
Mata bocah itu berbinar. Benar-benar tidak menyangka rumput yang berkilau dan tampak aneh itu adalah harta. Merasa sangat beruntung karena menemukannya!
"Tentu saja benar. Lalu bagaimana dengan sisa satu rumput? Apakah kamu juga akan menjualnya?"
"Tentu saja!"
"Bagus." Ark mengangguk. "Senang berbisnis denganmu, Adik kecil."
"Saya yang merasa beruntung, Mr Hades!"
"..."
Melihat percakapan antara keduanya, Lisa tidak tahan lagi. Pada akhirnya dia hanya mengambil Silverstar Grass dan menanamnya kembali tanpa mengucapkan sepatah kata. Hanya bisa diam-diam berduka untuk bocah itu.
"Karena sudah siang, mari makan terlebih dahulu."
Ark kemudian memasak di kompor buatan kecil. Memanaskan air untuk merebus kentang dan daging. Dia kemudian memberi tiga potong kentang dan dua potong daging untuk setiap anggota kelompok.
Mereka makan di dalam kereta. Sementara itu, Ark juga memberi satu porsi makanan untuk bocah tadi.
Bocah tersebut benar-benar makan dengan lahap. Dia bahkan menangis setelah selesai makan dan minum. Merasa sangat bersyukur!
Selesai makan siang, Ark meminta rekan-rekannya untuk berkemas. Setelah itu, dia meminta bocah itu duduk di dekat Darin. Membiarkannya duduk dekat kusir agar tidak melihat barang-barang dalam gerbong kereta.
Tentu saja, bocah itu malah merasa sangat senang karena bisa melihat Debby, sosok yang dia anggap "monster" sedang menarik kereta.
Benar-benar merasakan pengalaman luar biasa!
Dengan demikian, mereka melanjutkan perjalanan. Langsung bergegas menuju ke markas baru Silver Cross.
Berniat untuk bertemu dengan Julian dan rekan-rekannya!
__ADS_1
>> Bersambung.