
Abyssal Shadow Lynx.
Nama sebuah makhluk yang diyakini kalau sebenarnya berevolusi dari seekor kucing domestik biasa. Namun, mutasinya benar-benar berbeda dari binatang umumnya. Hal tersebut membuatnya menjadi makhluk mengerikan sekaligus makhluk penyandang gelar spesial.
Spesial, karena tidak memiliki jenis lain yang sama dengan dirinya. Bisa dibilang, satu-satunya.
Black Doberman juga dianggap sebagai makhluk spesial. Namun dibandingkan Abyssal Shadow Lynx, dia masih tidak setara.
Jika tahap akhir Black Doberman dianggap sebagai monster ganas yang sulit ditaklukkan, Abyssal Shadow Lynx bisa dianggap sebagai bencana berjalan.
Dalam kehidupan sebelumnya, Abyssal Shadow Lynx dan Black Doberman adalah makhluk yang saling bermusuhan. Seperti musuh abadi. Banyak ilmuwan yang beranggapan kalau hal tersebut terjadi karena ras mereka berdua. Namun saat ini Ark akhirnya mengetahui alasannya.
'Mencoba untuk balas dendam, tetapi tidak pernah bisa menang, kah?'
Pikir Ark ketika melihat Debby yang berusaha melindungi Lisa dengan tubuh penuh luka.
Pemuda itu kemudian menghampiri Lisa. Dia mengeluarkan satu botol kecil penawar racun yang dibawa. Ark kemudian menyuruh Lisa meminumnya. Setelah melihat gadis itu meminumnya, dia tampak lega.
'Aku membawa penawar racun untuk berjaga-jaga. Namun siapa sangka, aku benar-benar bertemu dengan salah satu makhluk yang memiliki racun mematikan.'
Ark menghela napas panjang. Dia kemudian bangkit dan menepuk tubuh Debby.
"Aku tahu kamu cukup cerdas, Debby. Bawa Lisa kembali ke markas. Aku akan menahan makhluk ini. Tidak ..."
Ark melihat ke arah Abyssal Shadow Lynx dengan tatapan penuh tekad.
"Aku akan menghabisi makhluk ini!"
Black Doberman tertegun di tempatnya. Makhluk itu kemudian menoleh ke arah Ark. Melihat tatapan tegas sekaligus tulus itu, Debby akhirnya mengangguk.
Ark langsung membantu Lisa untuk naik ke punggung Debby, memaksa gadis itu untuk memegang kalung Black Doberman tersebut.
"Ketua ... Aku ..."
"Kita akan membahasnya nanti. Untuk saat ini, lebih baik kamu kembali."
Ark langsung menyela. Dia kemudian menepuk punggung Debby, saat itu juga, makhluk itu segera membawa Lisa pergi dari tempat tersebut. Langsung kembali menuju markas.
"Tampaknya kamu benar-benar meremehkan kami (manusia), Kucing bodoh."
Menatap ke arah Abyssal Shadow Lynx yang sama sekali tidak bergerak dan hanya menatap dalam diam, Ark langsung berkata dengan nada sarkasme.
Ark sendiri sebenarnya tahu alasan kenapa makhluk itu begitu percaya diri. Pertama-tama, Abyssal Shadow Lynx sendiri memiliki tubuh yang sangat kuat sekaligus senjata alami yaitu taring dan cakarnya. Selain itu, dia juga memiliki jenis racun dan bisa yang sangat mematikan di kuku dan ekornya.
__ADS_1
Tidak hanya itu, Abyssal Shadow Lynx juga memiliki skill mirip dengan zombie merah darah. Meningkatkan setiap setiap kemampuannya dalam jangka waktu singkat tanpa kehilangan kewarasannya.
Terakhir, dia juga memiliki skill yang disebut Shadow Mimicry. Membuatnya bisa menyatu dengan tempat gelap. Ditambah langkah senyap keluarga kucing menjadikan dirinya sebagai pemburu yang sangat berbahaya, khususnya di malam hari.
'Hujan ini merupakan keuntungan dan kerugian bagiku. Dengan adanya hujan, bahkan jika Abyssal Shadow Lynx menghilang, aku bisa mendengar langkahnya ketika menginjak genangan air.
Namun, air juga sangat berbahaya. Jika sampai terkena racun, jika tidak terbilas, efek sebaliknya terlalu buruk. Racun pasti malah menyebar lebih cepat.'
Meski demikian, Ark merasa kalau alam sedang membantunya. Sekarang dia membawa penawar racun dan telah mengganti senjatanya. Jika tidak, bahkan jika dirinya telah melakukan evolusi ke dua, pemuda itu yakin pasti akan terbunuh ketika melawan Abyssal Shadow Lynx.
Akan tetapi, saat ini berbeda. Kekuatan cukup, senjata telah diubah, dan membawa penawar racun. Ditambah hujan yang membantunya, Ark merasa kalau dirinya tidak akan kalah.
'Setidaknya kemungkinan 50:50. Miracle Root dari Abyssal Shadow Lynx ...
Aku harus mendapatkannya!'
Sosok Ark langsung melesat ke arah Abyssal Shadow Lynx. Kecepatannya beberapa kali lebih cepat daripada ketika melawan Rotten Ghost Mantis. Setidaknya hampir menyamai ledakan kecepatan sementara, padahal kali ini dilakukan dengan biasa tanpa memaksakan seluruh tubuhnya.
Swoosh!
Pedang di tangan Ark berayun, tetapi sosok Abyssal Shadow Lynx menghindarinya dengan cepat. Tampak sangat mudah seolah gerakan Ark terlalu lambat baginya.
"Sudah kuduga, tidak semudah itu."
Ark menarik pedang katana dan memegangnya di tangan kiri. Setelah itu, dia memejamkan mata. Langsung fokus untuk memperkuat indera pendengaran.
Di antara suara jutaan tetesan air yang menghujani bumi, suara samar telapak kaki menginjak genangan air terdengar.
Dua pedang di tangan Ark langsung dilapisi energi biru. Dia langsung berbalik ke arah tertentu lalu menyerang dengan segenap kekuatannya.
'Shadow Styx Stream!'
Mengabaikan sosok Abyssal Shadow Lynx yang terkejut karena keberadaannya diketahui, Ark langsung menyerangnya. Tarian indah diikuti dengan gelombang udara yang dikompres menjadi bilah bulan sabit yang terus menari dan memotong benar-benar menjadi pemandangan indah di bawah tirai hujan dan gelap malam.
"Tampaknya aku masih terlalu lemah."
Ketika berhenti menyerang dan melihat sosok Abyssal Shadow Lynx berguling-guling di aspal, Ark bergumam pelan.
Bukan hanya tubuh Abyssal Shadow Lynx yang dipenuhi dengan berbagai luka tebasan. Tubuh Ark sendiri juga dipenuhi bekas luka cakaran. Namun dia cukup beruntung untuk menghindari setiap sengatan yang coba dilancarkan oleh Abyssal Shadow Lynx kepadanya.
Sosok Abyssal Shadow Lynx kembali berdiri. Makhluk itu menggeram marah. Menatap ke arah Ark dengan tatapan penuh kebencian.
"Bukankah kamu yang bermain-main? Menyalahkan aku karena begitu kejam? Jangan bercanda!
__ADS_1
Aku tidak memiliki hobi kucing yang suka bermain-main dengan tikus sebelum dimakan! Karena saat aku berniat untuk bertarung ..."
Sosok Ark melesat ke arah Abyssal Shadow Lynx dengan pedang tajam di tangannya.
"Aku akan mencoba yang terbaik untuk membunuh lawanku!"
Satu orang, satu monster. Di bawah hujan dan dalam gelapnya malam, keduanya bertarung dengan gila. Tampak seperti gladiator dan singa yang bertarung di Colosseum. Namun tanpa satupun penonton!
JLEB!!!
Setelah pertarungan sengit, akhirnya Ark berhasil menusuk leher Abyssal Shadow Lynx. Hanya saja, ekor makhluk itu juga berhasil menyengat dirinya. Bahkan tepat di jantungnya!
RROOAAARRR!
Abyssal Shadow Lynx meraung. Langsung mendorong Ark sampai jatuh sambil menggigit bahunya! Taring-taring dan gigi tajam menembus serta merobek daging pemuda itu.
Sementara berbaring di aspal, Ark masih mencengkeram erat pedang yang menusuk leher Abyssal Shadow Lynx. Sedangkan katana tua juga telah dihancurkan oleh makhluk itu.
Pada saat Abyssal Shadow Lynx merasa dirinya telah menang, makhluk itu terkejut ketika melihat senyum kejam di wajah Ark.
Di tangan kiri Ark, tampak sebuah sebuah pisau yang terbuat dari pusaran air dan angin yang dikendalikan dengan kekuatan telekinesis. Pada saat Abyssal Shadow Lynx menyadarinya, Ark sama sekali tidak memberi kesempatan.
JLEB!!!
Benda itu langsung menusuk mata Abyssal Shadow Lynx dan menembus otaknya. Ark juga langsung menusuk leher makhluk tersebut sampai menembus ke belakang.
Mencengkeram erat gagang pedang dengan kedua tangannya, Ark langsung memotong luka besar, nyaris memenggal kepala Abyssal Shadow Lynx.
BRUK!
Tubuh Abyssal Shadow Lynx jatuh ke aspal. Setelah beberapa saat, tubuhnya berhenti bergerak. Akhirnya benar-benar mati.
Ark berusaha bangkit, tetapi merasa sangat lemah karena keracunan. Dia sudah meminum penawar racun sebelumnya, tetapi racun kali ini terlalu kuat. Langsung menusuk di jantung.
Dengan tatapan buram dan hampir pingsan, Ark memaksakan diri untuk membedah tubuh Abyssal Shadow Lynx.
Di bawah hujan, Ark menarik keluar jantung Abyssal Shadow Lynx lalu mengambil benda yang tidak asing baginya.
Sebuah Miracle Root!
Tanpa menunggu lama dan tanpa peduli dengan keadaan sekitar, Ark yang merasa sekarat langsung menempelkan Miracle Root tepat di luka bekas tusukan Abyssal Shadow Lynx. Luka yang mengarah ke jantungnya!
Pada saat Miracle Root merangkak dan masuk ke jantungnya, sensasi sakit yang familiar akhirnya terasa!
__ADS_1
>> Bersambung.