Apocalypse Regression

Apocalypse Regression
Iblis Putih


__ADS_3

Keesokan paginya.


Setelah membuat keputusan untuk memulai ekspedisi ke luar kota, Ark berencana untuk menemui Julian dan Joseph untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting. Bahkan memiliki pengaruh besar dalam kemanan orang-orang di kota.


Tok! Tok! Tok!


Pada saat sedang bersiap, Ark sedikit terkejut ketika mendengar ketukan pada pintu. Dia kemudian berjalan ke arah pintu lalu membukanya. Di sana, tampak sosok Abigail yang berdiri sambil membawa tumpukan pakaian.


“Saya telah menjahit pakaian untuk anda, Ketua. Karena tidak mengetahui ukuran pastinya, mungkin pakaiannya sedikit lebih besar.”


“En? Bukankah aku telah mendapatkan pakaian sebelumnya?” Ark memiringkan kepalanya.


“Ini berbeda. Sebagai Ketua dari kelompok terkuat, anda harus selalu tampil baik pada saat keluar. Meski biasanya sudah sangat baik, saya harap anda bisa memakai ini.”


Ark sedikit bingung setelah menerima setumpuk pakaian dari Abigail. Melihat wanita yang segera pergi setelah menyerahkan itu, dia tidak lupa berkata.


“Terima kasih banyak, Abigail.”


Setelah menerima pakaian tersebut, Ark langsung masuk ke kamar untuk memeriksanya. Berbeda dengan penampilannya yang sedikit alakadarnya dan yang penting bisa digunakan untuk bertarung seperti sebelumnya. Kali ini, pakaian yang dibuat oleh Abigail bukan hanya nyaman digunakan untuk bertarung, tetapi juga tampak lebih indah dan formal.


Apa yang Ark dapatkan adalah dua celana panjang hitam dan empat kemeja lengan panjang, dua hitam serta dua putih. Model pakaiannya sedikit berbeda karena sekarang bagian bawah sedikit lebih panjang dan menggunakan kerah tegak yang hampir menutup separuh lehernya.


Ark melihat ke arah cermin dimana tampak sosok pemuda dengan rambut putih yang telah dipotong sebahu lalu diikat ke belakang, mata merah seperti delima, dan paras tampan mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam. Tampak cukup sederhana, tetapi rapi dan elegan. Pemandangan tersbut tidak bisa tidak membuat pemuda itu menghela napas.


‘Pakaian benar-benar bisa meningkatkan penampilan seseorang.’


Setelah turun, Ark sekali lagi dikejutkan dengan banyak hadiah yang dikirim ke rumahnya. Mereka adalah hadiah yang dibuat oleh tiga ilmuwan dan para pengrajin.

__ADS_1


Dua setelan jubah putih dengan hiasan bulu gagak putih, dua pasang sepatu kulit dan sarung tangan kulit hitam, bahkan sebuah pelana baru untuk Finn.


‘Apakah orang-orang tidak sedang baik-baik saja? Kenapa mereka mengirim hadiah begitu tiba-tiba? Ini bahkan bukan hari ulang tahunku. Bahkan jika hari ulang tahun, hal semacam itu tidak perlu dirayakan di apocalypse semacam ini.’


Ark jelas merasa bingung. Lagipula, hal semacam itu sama sekali tidak pernah dipikirkan oleh pemuda tersebut.


Ark benar-benar tidak tahu kalau pemberian hadiah semacam itu dilakukan orang-orang dengan sengaja. Mereka melakukannya sebagai ucapan terima kasih kepada Ark karena telah melindungi mereka. Lagipula, apa yang mereka dapatkan saat ini juga berkat pemuda itu.


Bukan hanya dari orang-orang dengan status pengrajin, tetapi semua anggota inti memberi Ark hadiah. Meski bermacam-macam dari item yang mereka dapatkan ketika berpatroli sampai beberapa hal acak, tetapi ketulusan mereka jelas bisa pemuda itu rasakan.


Meski sering mengatakan bahwa Sword of Sufferings adalah keluarga, tetapi sejak kelompok terbentuk, baru kali ini dia merasakan perasaan semacam itu.


Rasanya, dia benar-benar mendapatkan reward yang pantas setelah berjuang keras.


***


Sementara Jay duduk dengan ekspresi bosan, Julian, Berto, Joseph, dan Siegfried memandang ke arah Ark dengan ekspresi penuh keheranan.


‘Rambut putih, mata merah, pakaian elegan, dan tempramen mulia. Benar-benar mirip vampir dalam cerita.’


Pikir keempat orang itu saat melihat penampilan Ark yang lebih mencolok daripada sebelumnya.


“Berhentilah memandangiku dengan cara seperti itu karena terasa menjijikkan. Daripada melihatku dengan cara seperti itu, kalian bisa langsung pergi ke Luxuria Nest.”


Mendengar ucapan Ark, sudut bibir keempat orang itu berkedut. Luxuria Nest adalah nama rumah kesenangan yang dibuat oleh Ark. Bukan hanya anggota dari Sword of Sufferings, tetapi cukup banyak pelanggan dari tempat lain. Hanya saja, meski Luxuria Nest sendiri melayani, tetapi mereka memiliki cukup banyak aturan.


Orang yang ingin menggunakan jasa harus mendaftar dan membuat janji terlebih dahulu. Para pekerja di tempat itu hanya menerima satu pelanggan setiap harinya. Mereka libur setiap dua minggu sekali, satu untuk mengistirahatkan mental, dan liburan lain digunakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin bulanan.

__ADS_1


Meski banyak peraturan, tetapi banyak orang yang mengantre dan memesan. Para wanita di tempat itu cukup baik bukan hanya penampilan, tetapi juga keterampilan mereka. Belum lagi, tempat dan orang yang ada di sana benar-benar bersih. Bahkan para pelanggan diharuskan untuk membayar sedikit biaya tambahan untuk menyeka kotoran dan debu dengan kain basah karena sebelum dan setelah melakukan transaksi tempat itu benar-benar harus bersih.


Luxuria Nest memiliki 51 orang anggota dengan Skyla sebagai pemimpinnya. Ada 45 orang yang menjual jasa, dan 5 orang bertugas untuk melakukan kebersihan.


Skyla sendiri memutuskan untuk berhenti membuka jasa dan menjadi Nyonya besar di Luxuria Nest. Dia bertugas mengatur semuanya, termasuk harga yang dipatok setiap wanita dan bayaran mereka. Selain untuk memberi makan dirinya sendiri, hal tersebut dilakukan untuk memberi makan 5 petugas kebersihan. Bahkan 45 orang setuju karena Skyla memiliki tujuan lebih besar yaitu untuk menabung beberapa makanan untuk ditukar dengan obat dan hal-hal lainnya dari Sword of Sufferings.


Bisa dibilang, wanita itu sangat cerdik. Bahkan saking cerdiknya, dia berhasil membuat rumor bahwa dirinya disukai oleh Ark dan menjadi nyonya simpanannya. Hal tersebut tentu saja mencegah banyak pelanggan yang mencoba untuk menyewa jasanya.


Akan tetapi rumor tersebut jelas membuat beberapa perempuan di sekitar Ark tidak senang dan mencoba untuk membuat masalah, tetapi Skyla benar-benar mengelak dengan kecerdasannya.


‘Itu hanya rumor yang tidak diketahui asalnya? Jika saya salah, mana buktinya? Kenapa saya harus mengaku ke publik dan membongkar rumor salah yang menguntungkan saya padahal itu adalah keuntungan yang diberikan oleh opini publik?’


Karena tidak bisa membunuh orang ‘tidak bersalah’, para perempuan itu hanya bisa kembali dengan muram.


Selain itu, karena Luxuria Nest, Ark bisa membuka hotel dan menyewa 400 orang pekerja sementara.


Orang-orang itu adalah sebagian besar para pejuang laki-laki yang ikut berperang di bawah Ark sebelumnya. Pemuda tersebut mempekerjakan mereka dengan biaya makan yang lebih baik daripada apa yang bisa mereka dapatkan setiap harinya. Selain bisa makan cukup, mereka bisa menyisihkan sedikit untuk biaya tinggal. Jika menyisihkan dalam beberapa waktu, mereka juga bisa bersenang-senang dengan menyewa jasa. Kehidupan mereka akan meningkat dari sebelumnya.


Dalam wilayahnya sendiri, tidak ada sesuatu yang gratis. Ark tidak memaksa orang-orang itu tinggal. Mereka bisa berada di luar wilayahnya dan tidur di sembarang tempat lalu datang saat bekerja. Hanya saja, mereka tidak bodoh untuk melakukannya. Lagipula, salah satu aspek penting tinggal di wilayah Sword of Sufferings adalah keamanannya. Jadi mereka memilih untuk menyewa.


Dengan demikian, Ark akhirnya menemukan 400 pekerja sementara yang bukan anggota Sword of Sufferings untuk memulai pembangunan dinding besar. Selain itu, dia bisa mengeluarkan pasokan makanan berlebihan yang mungkin akan rusak jika dibiarkan. Bisa dibilang, memutarkan uang di tangannya dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.


Membuat kawasan yang bisa disebut pasar dan salah satu titik perekonomian baru di kota tersebut!


Empat orang menatap ke arah Ark dengan ekspresi serius. Dibandingkan vampir yang hanya elegan dan suka minum darah, Ark jelas lebih kejam, licik, dan suka mengendalikan banyak hal di belakang layar. Jadi, daripada vampir, bagi mereka ...


Ark lebih pantas disebut Iblis Putih!

__ADS_1


>> Bersambung.


__ADS_2