
“APA? APA YANG DIA KATAKAN TADI?”
Salah satu ketua organisasi berteriak dengan ekspresi tidak percaya di wajahnya. Setelah itu, orang-orang dalam ruangan juga mulai panik. Mereka tampaknya tidak percaya Ark telah mengatakan kalimat semacam itu.
Bukan hanya orang-orang itu. Bahkan rekan-rekan Ark juga terkejut. Tidak biasanya sosok yang dipanggil Hades itu memilih cara mundur seperti itu.
“Apakah ini lelucon? Jika benar, maka itu tidak lucu!”
“Ya! Jika menghadapi ancaman seperti itu, kenapa kita harus mundur? Kita harus menghadapi mereka sekuat tenaga!”
“Itu benar! Jangan bertindak seperti pengecut. Kita harus bersatu!”
“...”
Melihat ke arah orang-orang yang histeris, mata Ark memancarkan kilau dingin. Saat itu juga, dia berkata.
“DIAM.”
Mendengar itu, ruangan langsung sunyi dalam sekejap.
Mengabaikan orang-orang yang gugup dan bingung, Ark sama sekali tidak terburu-buru. Pemuda itu bahkan sempat menyalakan sebatang rokok. Mengembuskan asap dengan aroma menyegarkan, dia akhirnya bicara.
“Kita, manusia berada di bagian bawah rantai makanan sekarang. Jangan berpikir aku tidak tahu apa yang kalian pikirkan.
Kalian tidak ingin mundur karena tidak rela meninggalkan segala yang telah kalian kumpulkan dan bangun. Sama seperti masa-masa damai, kalian terlalu enggan berpisah dengan barang-barang yang kalian anggap berharga.
Jadi biar aku luruskan pemikiran kalian.”
Ark menyesap asap rokok lalu mengembuskan perlahan. Menjentikkan jelaga ke wadah kecil, dia melanjutkan.
“Bahkan jika kalian tinggal, akhirnya sama ketika apocalypse tiba. Kalian akan kehilangan barang-barang yang kalian sayang. Bahkan kali ini bisa kehilangan nyawa kalian.”
Mendengar penjelasan Ark, suasana menjadi semakin sunyi dan penuh dengan tekanan.
“Apakah tidak ada cara lain? Maksudku, situasinya tidak begitu pesimis seperti itu kan?”
Pada saat pertanyaan keluar dari mulut Chris, semua orang menatap ke arah Ark dengan mata penuh rahap.
“Impian itu indah tetapi kenyataan sering kali tidak seindah itu. Sangat disayangkan ...” Ark menggelengkan kepalanya. “Itu cara paling aman.”
Ucapan yang keluar dari Ark seperti vonis hukuman mati di telinga orang-orang. Banyak dari mereka memegangi kepala dengan ekspresi tertekan. Tampaknya sangat enggan menghadapi kenyataan.
“Faktanya, apa yang terjadi bisa lebih mengerikan daripada saat apocalypse tiba. Makhluk-makhluk dari lingkaran dalam lebih mengerikan daripada yang kalian bayangkan. Jumlah mereka juga tidak diketahui.
Bahkan para kanibal saja sudah sangat merepotkan karena bukan hanya lebih kuat dari zombie, tetapi juga lebih pintar. Ditambah dengan binatang bermutasi, kalian bisa membayangkannya sendiri.”
“...”
__ADS_1
Orang-orang langsung menghirup napas dingin. Ada yang ingin menyangkal, tetapi akhirnya tidak bisa karena dari respon Golden Maple Group, ucapan Ark jelas nyata.
“Itulah kenapa aku meminta kalian melakukan evakuasi. Bahkan jika bencana tiba, setidaknya kalian bisa menyimpan beberapa hal berharga sehingga tidak perlu memulai semuanya dari awal.
Tentu saja, setelah mundur ke tempat lebih aman kita juga bisa membuat jebakan. Singkirkan makhluk-makhluk itu perlahan sampai suatu hari bisa kembali ke tempat kalian masing-masing.”
Mendengar itu, orang-orang menggeleng ringan. Jelas apa yang Ark katakan di akhir adalah kata-kata penghibur. Selama mereka pergi dari sini, hampir mustahil mereka bisa kembali.
Jebuah jalan pergi tanpa ada jalan kembali.
Meski begitu, orang-orang itu juga merasa bersyukur karena Ark mau menyebarkan berita tersebut kepada mereka. Setidaknya dengan begitu mereka memiliki kesempatan untuk melarikan diri.
“Kapan serangan makhluk-makhluk itu dimulai, Tuan Ark?”
Pertanyaan dari Crimson Bull membuat semua orang sekali lagi mengarahkan pandangan mereka pada Ark.
“Jika dihitung, sudah sekitar sepuluh hari sejak pertempuran di perbatasan terjadi. Jika memerlukan satu minggu untuk kembali ke pusat, beberapa hari untuk bersiap, dan satu minggu lagi untuk menyerang ...
Mungkin mereka akan menyerang dalam tiga atau empat hari. Paling lama satu minggu.
Perjalanan kalian memerlukan waktu hampir dua hari. Gunakan waktu satu hari untuk berkemas lalu pergi. Hanya itu saran yang bisa aku berikan.”
Mendengar itu, orang-orang tampak panik. Namun sebelum ada yang berbicara, suara Ark kembali menyadarkan mereka.
“Sebenarnya aku ingin langsung meminta kalian pergi dengan hanya memberi kabar, tetapi kalian pasti tidak akan percaya. Jadi aku mengumpulkan kalian di sini agar bisa bertatap muka secara langsung.
Setelah mengatakan itu, Ark bangkit lalu berjalan keluar ruangan. Semua orang menyusul, mengikuti kemana pemuda itu membawa mereka.
Sampai di halaman luas, Ark yang masih membawa sebatang rokok menyala kembali berbicara.
“Itu semua adalah beberapa mayat para kanibal. Selain beberapa mayat kanibal, Sword of Sufferings juga membawa tubuh beberapa makhluk bermutasi dari lingkaran dalam.
Aku akan menjelaskan satu per satu kepada kalian. Jelas apa yang ada di lingkaran dalam bukan hanya makhluk-makhluk seperti ini. Namun setidaknya, dengan tambahan informasi, kalian bisa memiliki peluang lolos dan selamat lebih tinggi.”
Menyesap asap rokok lalu mengembuskan perlahan, pemuda itu berkata.
“Hanya ini yang bisa aku lakukan untuk kalian. Sisanya tergantung pada kalian.”
Melihat ke arah Ark yang bahkan sebelumnya tidak mereka kenal, orang-orang itu tampak penuh syukur. Walau tidak diselamatkan secara langsung, tetapi orang yang tidak dikenal itu benar-benar memberi mereka informasi penting sebagai bekal.
Saat itu, Crimson Bull tiba-tiba membungkuk ke arah Ark sambil berteriak.
“Terima kasih, Tuan Ark!”
Dipicu oleh Crimson Bull, puluhan orang langsung membungkuk dan berteriak secara serempak.
“TERIMA KASIH, TUAN ARK!”
__ADS_1
Mendengar itu, Ark menoleh dengan senyum lembut sembari berkata.
“Aku harap keberuntungan menyertai kalian.”
***
Sekitar empat jam kemudian, orang-orang yang telah mendapatkan beberapa pelajaran dari Ark akhirnya pergi.
Semua orang tampak terburu-buru karena memang dikejar oleh waktu.
Saat itu, Chris yang berdiri di sebelah Ark bertanya.
“Apa yang harus kita lakukan sekarang Ark?”
“Suruh orang-orang untuk berkemas. Bawa saja peralatan penting dan barang-barang berharga. Kita sudah kehabisan waktu. Dengan jumlah lebih banyak, pergerakannya pasti lebih lambat.”
Mendengar itu, Chris dan Lara juga setuju. Saat itu, Jay juga bertanya.
“Bagaimana dengan orang-orang di markas Ark?”
“Aku sudah mengirim surat kepada mereka. Seharusnya sekarang mereka selesai berkemas dan memulai perjalanan.”
“Syukurlah.” Jay menghela napas lega.
“Tenang saja, dengan kekuatannya, Mona seharusnya baik-baik saja.”
“Mona?”
Chris dan Lara bertanya serempak. Mereka berdua langsung menatap Ark dan Jay dengan curiga.
Saat itu juga, Ark tertegun sejenak. Dia menatap ke arah Jay dengan ekspresi aneh, seolah-olah bertanya kenapa kedua orang tuanya kaget ketika mendengar nama tersebut.
“Ugh! Bukankah aku sudah bilang kalau aku punya kekasih, Mom, Dad?”
“Aku pernah mendengarnya, tetapi kamu tidak menyebutkannya dengan jelas. Jika wanita itu memang sekuat Roxanne atau dua wanita lain, seharusnya kamu tidak khawatir.
Katakan pada ibu, apa yang kamu sembunyikan?”
Melihat ibunya yang menatapnya dengan ekspresi ganas seperti ular berbisa, Jay menggaruk belakang kepalanya dengan senyum canggung. Dia pura-pura tertawa sambil menjelaskan.
“Hahaha! Tampaknya aku lupa berkata kalau Mona sekarang mengandung anakku, jadi aku merasa khawatir dan ...”
Melihat ekspresi suram ibunya, Jay menoleh ke arah ayahnya. Hanya saja, ekspresi Chris tidak lebih baik daripada ekspresi Lara.
Tanpa menunggu sebentar saja, Lara langsung menarik kerah belakang leher Jay dan menyeretnya pergi dari tempat itu sambil berkata.
“Tampaknya aku mendidikmu terlalu lembut selama ini, Nak! Biarkan ibu mengajarimu cara menjadi manusia!”
__ADS_1
>> Bersambung.