
Satu hari setelah pertemuan, di markas Sword of Sufferings.
Ark mengawasi orang-orang yang sedang berlatih dengan gerakan seragam. Karena rumah kaca selesai di buat dan sekarang sudah memasuki bulan ke-2 di musim gugur, pemuda itu mulai meningkatkan latihan mereka. Bersikap lebih tegas kepada para bawahannya.
Saat itu, Ark mendengar suara dua orang yang sedang berdebat.
"Apa kamu bilang, Gadis Kecil?!"
Jay menunjuk ke arah Lisa dengan ekspresi kesal.
"Aku bilang, berhenti membuang-buang waktumu, Paman! Jika kamu terus mengejar Kak Mona dan buang-buang waktu, kesempatan latihan dan project peningkatan tahap tiga untukku saja!"
Mona adalah wanita cantik dengan tempramen dingin yang sering berada di sekitar Roxanne. Setelah beberapa bulan berkenalan, Jay sekarang cukup akrab dengan wanita tersebut. Akhir-akhir ini dia tampaknya semakin dekat dengan Mona dan tidak berlatih serius, jadi Lisa menegurnya.
"Tsk! Gadis kecil yang selalu bertingkah manja benar-benar menasihatiku soal kedisiplinan. Benar-benar lelucon buruk!"
"Apa kamu bilang, Paman?!"
"Apa?! Mau bertarung?!"
"AYO! AYO BERTARUNG DAN LIHAT SIAPA YANG TAKUT KEPADA SIAPA?!"
"..."
Melihat keduanya yang tampak tidak akur, Ark menghela napas panjang. Setelah beberapa saat, pemuda itu akhirnya memikirkan sesuatu. Senyum muncul di sudut bibirnya.
"Menarik! Kalau begitu kalian akan bertarung!"
"EH???"
Jay dan Lisa tercengang ketika mendengar ucapan Ark yang begitu tiba-tiba. Jangan lihat betapa kasar dan ganasnya ketika mereka berdua berbicara. Pada kenyataannya, mereka adalah tipe orang dengan lidah pisau dan hati tahu. Agak enggan untuk melukai orang lain!
"Semua orang, hentikan latihan kalian! Selain latihan, melihat betapa luasnya dunia juga merupakan hal penting."
"..."
Ucapan Ark membuat Jay dan Lisa semakin terdiam. Mereka tidak menyangka cekcok akan berkembang menjadi duel atau semacamnya.
Semua orang menghentikan latihan mereka lalu pergi ke tempat yang Ark tunjuk. Berdiri berbaris di kedua sisi jalan. Meninggalkan kedua orang, Jay dan Lisa di jalan sendirian.
"Pertarungan ini akan menjadi pertarungan tanpa menggunakan senjata. Sebaliknya, ini adalah pertarungan menggunakan kekuatan khusus. Karena latihan mandiri tanpa praktik kurang efektif, sedangkan menggunakan kekuatan saat berburu memiliki resiko rahasia bocor ...
Mari kita lakukan pertandingan persahabatan sebagai batu asah untuk meningkatkan keterampilan. Lagipula ... aku tidak ingin skill yang kalian dapatkan sia-sia dan menjadi pajangan yang bahkan tidak bisa digunakan saat dibutuhkan!
Bersiap di posisi kalian!"
Jay dan Lisa mengambil posisi mereka dengan ekspresi agak ragu. Mereka tahu seberapa kuat kemampuan yang mereka miliki sekarang. Bahkan dalam pertempuran menghadapi gelombang monster, mereka hanya menggunakan skill dasar yang didapatkan dari Miracle Root pertama yang merupakan peningkatan berbagai jenis atribut dalam waktu singkat. Skill dari binatang buas seperti exo-skeleton belum digunakan. Bahkan banyak anggota inti Sword of Sufferings ragu apakah mereka masih manusia atau tidak.
"Kalau begitu ... pertandingan persahabatan dimulai!"
__ADS_1
"..."
Melihat keduanya diam saja, Ark menghela napas panjang. Dia kemudian maju ke depan sembari berkata.
"Kalian berdua berdiri di sisi yang sama. Lawan kalian adalah aku."
Mengatakan itu, Ark melipat lengan bajunya ke atas. Dia melemaskan otot-otot tubuhnya, menatap ke arah Jay dan Lisa dengan ekspresi tak acuh. Hal tersebut membuat semua orang bersemangat.
Para anggota baru tidak tahu kemampuan Ark karena saat ini dia jarang menggunakan skill telekinesis miliknya. Dia sering bertarung dan membunuh dengan teknik pedangnya. Hanya sesekali menggunakan telekinesis untuk mengompres udara saat melakukan tebasan finishing. Sama sekali tidak terlihat di mata anggota baru.
Apa yang orang-orang ketahui tentang Ark mungkin kemampuannya dalam racun. Baik itu kebal dari berbagai racun atau bisa meracuni lawan dengan racun yang mematikan. Lagipula, hanya skill itu yang bisa terlihat. Sedangkan skill kamuflase bayangan, penglihatan malam, dan langkah senyap biasanya tidak disadari bahkan ketika digunakan.
Berbeda ketika dia mengubah kuku menjadi cakar melengkung berukuran kecil tetapi tajam, atau exo-skeleton Jay yang bisa terlihat dengan mata. Lagipula, skill peningkatan tubuh dan skill dengan efek perubahan pada tubuh memang memiliki visual yang berbeda.
"Apakah kita harus melakukan ini, Ark?" tanya Jay ragu.
Tidak menjawab, Ark tiba-tiba berlari ke depan. Langkahnya sangat cepat, dalam sekejap langsung mencapai Jay. Pemuda itu melesat dari samping lalu melakukan tendangan memutar di udara.
Swoosh!
Mendengar suara membelah udara membuat Jay yakin kalau sahabatnya serius. Tidak mungkin melarikan diri, dia langsung memasang posisi guard dengan dua tangan menutup bagian dada dan wajahnya.
BRUAK!
Sosok Jay langsung terpental mundur belasan meter. Ketika berhenti, orang-orang bisa melihat sebuah lapisan mirip cangkang di kedua lengannya. Namun, tampak beberapa retakan kecil di cangkang tersebut.
Kekuatan Ark sama sekali tidak bisa diremehkan. Selain memiliki tubuh yang terlatih di awal, dia juga telah melakukan tempering tubuh setiap kali melakukan evolusi. Setelah menyelesaikan evolusi tahap tiga, dia sudah cukup kuat untuk menghancurkan lawan-lawan di level dua hanya bergantung dengan atribut fisiknya saja. Tanpa menggunakan skill, dia bisa mematahkan pohon setebal paha atau membengkokkan tiang besi hanya dengan tendangan santai. Belum lagi ketika serius.
Pertanyaan dingin terdengar di telinga Lisa. Sebelum gadis itu bergerak, dia merasakan sensasi menyakitkan di perutnya. Tubuh Lisa langsung terpental mundur beberapa meter lalu berguling-guling di atas aspal.
Pemandangan itu membuat penonton menghirup napas dingin. Namun kejadian selanjutnya membuat mereka lebih tercengang.
Lisa yang berguling-guling di aspal tiba-tiba bangkit. Dia menepuk debu di pakaiannya, tetapi jelas tidak ada luka di tubuhnya. Gadis itu kemudian berteriak marah.
"ITU CURANG, KETUA BAU! KAMU MELAKUKAN SERANGAN MENYELINAP!!!"
"Tidak ada yang curang dalam pertarungan. Intinya-"
Ekspresi Ark langsung berubah ketika perasaan kritis muncul dalam hatinya. Dia langsung mengelak ke samping. Sosok Jay yang menggunakan ledakan kecepatan melesat cepat, muncul di samping Ark dan menendang. Hanya saja berhasil dihindari.
"Tsk!" Jay berdecak tak puas.
"AKU MENANGKAPMU!!!"
Sosok Lisa berlari dan melompat ke arah Ark yang menghindar. Pada saat gadis itu berpikir dia berhasil menangkap, Ark dengan lihai memutar tubuhnya. Dia kemudian meraih bagian belakang kerah baju Lisa yang melompat. Kemudian melempar gadis itu ke arah Jay yang tidak jauh darinya.
BRUAK!
Keduanya bertabrakan dan berguling di jalan. Ketika bangkit, ekspresi mereka tampak buruk.
__ADS_1
'Terlalu cepat dan tekniknya terlalu banyak! Tunggu! Cepat?'
Ketika memikirkan itu, mata Lisa menjadi lebih cerah. Dia kemudian berteriak.
"Beri aku waktu, Paman!"
Awalnya Jay ingin menolak, tetapi melihat wajah serius Lisa membuat pria itu menelan ucapannya. Dia hanya berkata.
"Berhenti memerintahku, Gadis Kecil!"
Setelah mengucapkan itu, sosok Jay melesat ke depan. Menggunakan ledakan kecepatan, dia terus menekan Ark dengan pukulan dan tendangannya. Ark sendiri terus menghindari sambil mengamati perkembangan Jay. Saat itu, teriakan Lisa kembali terdengar.
"AKU MENANGKAPMU!!!"
Kali ini Lisa berlari ke arah Ark dan tidak melompat.
Melihat ke arah Lisa yang menyerang dengan ceroboh, Ark langsung mengayunkan kakinya. Menendang perut gadis itu secara langsung. Namun saat itu, tubuh Lisa tiba-tiba condong ke depan. Dia terkena tendangan, tetapi tidak terpental karena kedua kaki yang menginjak aspal menahannya. Saat itu juga, kedua tangan gadis itu langsung menangkap kaki Ark.
Suara gadis licik yang penuh percaya diri terdengar.
"Kali ini aku benar-benar menangkapmu."
Ekspresi Ark berubah. Saat itu juga, Lisa tidak menunggu Ark membalas. Dia langsung berputar seperti gasing. Membuat tubuh Ark terombang-ambing di udara.
Jangan lihat dari tubuh kecilnya. Meski kecil, dia benar-benar memiliki kekuatan seperti raksasa.
"HAHAHAHA!!! RASAKAN INI ... WILD ... TORNADO!!!"
Lisa langsung melepaskan kaki Ark, menghempaskan pemuda itu ke tembok di kejauhan dengan kecepatan luar biasa.
Pada saat semua orang berpikir Ark akan menabrak dinding dengan keras dan meledakkannya, pemuda itu memutar tubuhnya di udara. Dia kemudian menginjak dinding dengan lembut sebelum melakukan backflip di udara dan mendarat di tanah dengan ringan. Tampak seperti kucing yang mendarat mulus ketika melompat dari ketinggian.
Melihat pemandangan aneh tetapi luar biasa tersebut ... semua orang tercengang!
Saat itu, Ark memiringkan kepalanya sambil bertanya.
"Kenapa kamu membuang kesempatan? Padahal jika kamu langsung membantingku ke aspal beberapa kali, aku rasa aku akan mengalami luka tidak ringan.
Apa-apaan putaran gasing itu? Bergaya?"
Mendengar ucapan Ark membuat wajah Lisa merah seperti tomat. Dia benar-benar merasa malu. Gadis itu tiba-tiba berbalik lalu berlari pergi ke markas, bertindak seperti seorang anak yang malu karena membuat kesalahan!
Melihat pemandangan itu, Ark menggelengkan kepalanya. Meski dia menang, pemuda itu akhirnya membuat keputusan.
Pada awalnya, dia bimbang apakah akan pergi sendiri mencari Miracle Root ke-3 atau menunggu tiga orang lain lalu pergi bersama. Namun setelah pertandingan ini, dia merasa kalau dirinya bisa lebih memercayai rekannya. Jadi pada akhirnya, dia membuat keputusan tegas.
'Tunggu Jay, Kurona, dan Shirona menembus tingkat tiga sekitar satu bulan ke depan. Kemudian pergi mencari Miracle Root bersama.'
'Tujuan, salah satu zona berbahaya ...'
__ADS_1
'Aquarium Raksasa!'
>> Bersambung.