
Beberapa hari berlalu begitu saja.
Pada awal musim dingin, kecuali perubahan suhu, tidak ada banyak hal terjadi pada orang-orang. Mereka melakukan aktivitas seperti hari-hari biasa.
Tentu saja, ada beberapa pihak yang sangat mementingkan musim dingin. Bertindak hati-hati untuk mencegah hal-hal buruk terjadi.
Selain itu, sebuah berita membuat seluruh kota ... khususnya orang-orang biasa mendidih!
Dark Caravan melakukan rekruitmen!
Siapa orang di kota ini yang tidak mengenal Dark Caravan? Tentu saja mereka tidak ada. Baik yang menyukai, membenci, menghina, atau memuja ... mereka semua mengenal Dark Caravan.
Banyak orang ingin mendaftar setelah mendengar hal tersebut. Hanya saja, mereka semua berakhir kecewa karena persyaratannya cukup ketat. Bahkan agak aneh!
Sebelum mereka ikut seleksi, mereka harus tergabung dengan Silver Cross atau Black Panther. Dulu, hal tersebut cukup mudah. Namun sekarang terbilang sulit.
Dikarenakan kemajuan cepat kedua kelompok tersebut, mereka tidak lagi menerima orang secara acak! Bahkan kelompok-kelompok kecil di bawah Silver Cross cukup pilih-pilih!
Sebenarnya, masuk ke dalam dua kelompok itu sudah sangat baik. Namun banyak orang ingin bergabung dengan Dark Caravan!
Lagipula, di mata banyak orang Dark Caravan sudah mirip kultivator dari timur atau manusia super dari barat! Para pejuang kuat, elit yang sebenarnya!
Akan tetapi, masuk ke dalam kelompok itu tidak mudah.
Usia tidak boleh lebih dari 30 tahun. Meski banyak yang protes, tetapi hal tersebut masih dianggap normal. Kenapa? Karena ada syarat yang sangat tidak masuk akal.
Tidak memiliki keluarga atau kerabat.
Ya. Syarat tersebut membuat seluruh kota gempar. Mereka merasa kalau otak Hades benar-benar rusak karena membuat syarat yang begitu aneh. Persyaratan itu saja sudah banyak menyingkirkan orang yang ingin masuk Dark Caravan!
Akan tetapi, semua orang tidak putus asa. Banyak dari mereka memilih untuk bergabung dengan Black Panther atau Silver Cross. Meski tidak sekuat Dark Caravan, kelompok itu juga kelompok besar yang disebut sebagai penguasa. Belum lagi, mereka membuat aliansi yang begitu kuat.
Bisa dibilang ... masuk salah satu kelompok tersebut bisa menjamin kehidupan mereka lebih baik daripada kelompok lain atau berjuang sendiri!
Saat semua orang sibuk dengan hal tersebut, kejadian besar sekali lagi mengagetkan mereka.
Imperial Tiger dan Third Scars secara resmi mengumumkan kerjasama mereka!
***
Sementara itu, di depan ruko (rumah toko) yang dimiliki Dark Caravan dan digunakan untuk melakukan perdagangan.
"Apakah kalian diterima atau tidak, itu tergantung keberuntungan kalian sendiri."
Julian berkata dengan tenang ketika melihat tiga puluh muda-mudi tambahan yang mengikutinya. Dua puluh laki-laki dan sepuluh perempuan. Mereka adalah orang yang berniat mendaftar ke Dark Caravan dan memenuhi persyaratan.
__ADS_1
"Baik, Pak!" jawab mereka serempak.
Tidak hanya dalam kelompok Silver Cross, tetapi hal sama terjadi pada kelompok Black Panther yang juga telah tiba di sana.
Melihat ke arah kereta yang diparkir di depan ruko dan tiga makhluk yang menjaganya, Julian menghela napas panjang.
"Naik ke lantai dua seperti biasa."
Suara dingin terdengar di telinga orang-orang. Sementara sebagian orang bingung, Julian dan Joseph saling memandang. Mereka melirik ke arah para bawahan dan juga pendaftar sebelum berkata.
"Tunggu di luar. Kalian pilih tempat untuk berteduh, pastikan untuk menjaga diri tetap aman."
Setelah mengatakan itu, Julian dan Joseph pergi. Berto dan Siegfried juga mengikuti mereka.
Sampai di lantai dua, mereka melihat beberapa anggota Dark Caravan yang sedang beristirahat sambil minum air hangat. Setelah mengangguk ringan, mereka kemudian masuk ke dalam ruangan tempat Ark berada.
Masuk ke dalam ruangan, mereka langsung disambut oleh aroma teh yang memenuhi ruangan.
"Kalian berempat, ambil tempat duduk lalu bicara."
Julian dan Joseph saling melirik sebelum menghela napas panjang.
Setelah mereka semua duduk, Ark kemudian menuangkan teh panas ke empat cangkir kecil lalu mendorongnya ke depan empat orang tamu.
Melirik ke arah teh mengepul di depannya, Joseph menghela napas.
"Seperti yang diharapkan dari Dark Caravan. Sementara orang lain agak terlambat menyadari bahaya musim dingin dan kelaparan, kalian benar-benar bisa menikmati hal-hal semacam ini." Joseph tersenyum masam.
"Kamu b-jingan, Ark." Julian mengambil cangkir teh lalu menyesapnya. Setelah menaruhnya kembali, dia melanjutkan. "Tiga resep berharga? Tsk! Kami bahkan tidak bisa bahan untuk membuatnya! Semua tertutup salju!"
Julian kemudian menunjuk ke luar jendela. Bangunan dan jalanan benar-benar tertutup warna putih. Bahkan jika mereka mendapatkan resep sekarang, hal tersebut sama sekali tidak berguna!
Ark meminum tehnya dengan tenang. Setelah itu, dia melirik ke arah Joseph dan Julian.
"Bukankah itu hanya kesalahan kecil. Lagipula, pepatah lama pernah berkata ...
Bukankah kegagalan hanyalah kesuksesan yang tertunda?"
'KESUKSESAN KEPALAMU!'
Teriak Julian dan Joseph dalam hati mereka. Jelas-jelas pemuda di depan mereka bermain trik, tetapi masih beralasan dengan wajah tebal. Sama sekali tidak malu mengakui kelicikannya!
"Tenang saja. Selain perdagangan, kalian mendapatkan 'komisi' dari 20 orang yang dikirim, kan? Hal itu pasti banyak membantu kalian dalam menghadapi musim dingin ini." Ark berkata dengan tenang.
"Kamu tidak sepenuhnya salah." Joseph menghela napas.
__ADS_1
"Meski tidak salah, tetap saja kamu menyebalkan, Ark." Julian mendecak tak puas.
"Bisnis pasti akan berjalan seperti biasa, tetapi ... aku ingin tahu apakah kamu telah mendengar kabar itu, Hades?" tanya Joseph.
"Kabar apa?" Ark balik bertanya.
"Imperial Tiger dan Third Scars terbuka mengakui kerjasama mereka," ucap Joseph dengan ekspresi serius di wajahnya.
"Oh ..." balas Ark dengan nada datar.
"Tampaknya kamu telah mengetahui ini dan sama sekali tidak tertarik."
Joseph melirik ke arah Ark. Melihat tidak ada perubahan di wajah pemuda tersebut, dia merasa kalau pihak lain memang telah mengumpulkan informasi tersebut. Setelah sedikit keraguan, dia kembali berkata.
"Bagaimana dengan informasi kelompok kanibal?" tanya Joseph.
Mendengar itu, hawa dingin tiba-tiba menyapu seluruh ruangan. Tempat yang awalnya hangat dan memberi perasaan santai berubah menjadi dingin, membuat mereka tertekan.
Mata Ark menyempit. Melihat ke arah Joseph, dia bertanya dengan nada tak acuh.
"Apakah sekelompok orang gila itu sudah menjadi semakin liar?"
"Benar. Beberapa kelompok kecil dan menengah bahkan dihancurkan oleh mereka."
"Begitu ..." gumam Ark.
Pemuda itu kemudian menghela napas panjang sambil memejamkan mata. Tampaknya sedang merenungkan sesuatu.
Seperti namanya, kelompok kanibal adalah orang-orang yang memakan manusia lain dengan alasan bertahan hidup. Mereka enggan berburu zombie dan takut menghadapi binatang buas berbahaya. Mereka berburu kelompok-kelompok kecil manusia lain untuk dibunuh lalu dimakan.
Selalu membenarkan diri dengan kata 'hukum rimba' atau hanya yang kuat yang akan bertahan!
Hanya saja, berbeda dengan kanibal pada dunia damai sebelumnya. Mereka lebih berbahaya. Mereka menjadi lebih kuat daripada manusia pada umumnya, tetapi kehilangan sebagian rasionalitas mereka.
Tubuh mereka juga berubah menjadi aneh. Berbeda dari manusia normal karena mereka terjangkit penyakit aneh yang didapat setelah memakan orang-orang sakit. Hanya saja, hal tersebut tidak membunuh mereka. Hanya mengubah penampilan mereka menjadi mengerikan.
Sudah tidak bisa dilihat sebagai manusia, tetapi juga bukan seekor binatang.
Memikirkan kekacauan yang akan dibuat oleh kelompok itu, ekspresi Ark menjadi semakin dingin.
Setelah membuka matanya, pemuda itu kemudian berkata.
"Katakan semua informasi yang kamu ketahui tentang para b-jingan itu."
>> Bersambung.
__ADS_1