
"Hades ... B-jingan itu!!!"
Beberapa ratus meter di depan gerbang markas Black Panther, tampak sosok Julian dan seratus orang bawahannya. Ekspresi mereka tampak pucat, berkeringat deras, dan juga ngos-ngosan.
Menurut jadwal, mereka seharusnya tiba di markas Black Panther lebih larut. Namun Ark benar-benar meminta Silver Cross untuk bertemu lebih awal.
Bukan hanya lebih awal, Ark meminta mereka meninggalkan 50 anggota untuk mencegah hal tidak terduga. Setelah itu, dia pergi bersama dengan Kurona dan Shirona terlebih dahulu. Ya ... pergi menunggangi husky bermutasi yang lebih cepat daripada sepeda motor.
Benar-benar meninggalkan Julian dan seratus bawahannya untuk berjalan ke markas Black Panther!
Hal tersebut tentu membuat mereka semua tidak puas. Mereka sudah terburu-buru, bahkan tidak beristirahat. Namun tetap saja, mereka semua tidak bisa menyusul tiga orang penunggang serigala itu!
"Kenapa begitu sunyi? Selain itu, di mana Hades dan dua wanita itu? Apakah masih bersembunyi?"
Julian merasa aneh. Meski masih belum waktunya (seperti yang disepakati sebelumnya), suasananya terlalu sunyi. Sangat sunyi seolah semua anggota Black Panther tertidur. Bahkan tidak ada penjaga di gerbang atau menara pengawas!
"Ketua!" panggil salah satu bawahan Julian.
"Ada apa?"
Julian menatap ke arah bawahannya dengan ekspresi tidak puas. Dia sendiri merasa lelah. Jika bawahannya protes, hal tersebut jelas normal. Lagipula, pria itu telah menyelesaikan evolusi pertama.
"Bau ... Bau darah!"
"Hah??!" Julian langsung mengendus. Setelah mencium aroma darah di udara, ekspresinya berubah. "Kamu benar. Kerja bagus!"
Melihat gerbang di kejauhan, Julian merasa ragu.
'Apakah pertempuran sudah dimulai? Haruskah aku masuk sekarang? Kenapa b-jingan itu tidak mengatakan apa-apa sebelumnya? Ini jelas membuatku pusing!'
Pada saat Julian mengeluh dalam hatinya, beberapa sosok muncul dalam pandangannya. Tiga orang berjubah serta bertopeng, ada juga tiga serigala besar yang mengikuti di belakang mereka.
Tubuh mereka basah. Bukan karena air hujan atau tercebur di sungai, tetapi basah karena darah.
Melihat penampilan mereka, Julian dan para bawahannya langsung bergidik ngeri. Sama sekali tidak bisa membayangkan apa yang sebelumnya terjadi dalam markas Black Panther.
"Yo! Kalian bisa pulang. Semuanya telah diselesaikan dengan lancar!"
Ark berkata dengan nada santai. Pemuda itu bahkan sempat melambaikan tangan kepada Julian dan bawahannya.
"Aku baru saja sampai tetapi kamu bilang semuanya telah selesai?! Jangan main-main denganku, Hades!"
__ADS_1
Julian langsung berteriak kesal. Benar-benar mengabaikan penampilan Ark yang tampak mengerikan.
"Kalian lambat!" teriak Ark dari kejauhan.
"KAMU PIKIR SEMUA ORANG PUNYA 'KENDARAAN PRIBADI' SEPERTI KALIAN, B-JINGAN!!!" teriak Julian dengan ekspresi penuh kemarahan.
Kurona dan Shirona saling memandang. Mereka kemudian menatap ke arah Julian, tampaknya sedang berpikir apa yang perlu dilakukan kepada pria itu.
Merasakan tatapan Kurona dan Shirona, Julian tiba-tiba merinding.
"Kalian tidak perlu begitu tempramental," ucap Ark santai.
"En." Kurona mengangguk.
"Saya mengerti, Senior." Shirona juga mengangguk.
Setelah itu, Ark naik ke punggung Finn. Kurona dan Shirona juga naik ke punggung Luna dan Starla. Mereka kemudian mendekati Julian dan para bawahannya.
"Misi telah diselesaikan. Setelah kalian beristirahat, lebih baik segera kembali.
Besok pagi mungkin lebih berangin dan dingin, sebaiknya kalian mempersiapkan diri. Mungkin saja, musim dingin yang akan tiba lusa akan menjadi musim dingin paling tidak menyenangkan dalam hidup kalian."
Usai mengatakan itu, Ark pergi bersama dengan Kurona dan Shirona. Benar-benar meninggalkan Julian serta bawahannya terpana di tempat mereka.
***
Bukan berita soal musim dingin yang akan tiba, tetapi berita tentang Dark Caravan yang mengungkapkan kekuatan mereka!
Anggota Imperial Tiger dan Third Scars mencoba menutupi berita sekuat tenaga. Namun, berita tersebut tetap menyebar begitu cepat seperti api yang melalap padang rumput kering di musim kemarau. Sangat cepat dan tidak terhentikan!
Berita pertama, tentu saja kekuatan anggota Dark Caravan. Ketika Imperial Tiger dan Third Scars terpukul mundur, mereka kehilangan banyak anggota. Imperial Tiger kehilangan sekitar 50 orang. Third Scars sendiri lebih parah karena harus kehilangan sekitar 100 orang!
Saat itu juga, semakin banyak orang yang mempercayai kekuatan Dark Caravan! Kelompok yang berisi para elit luar biasa!
Berita ke dua, kudeta yang dilakukan oleh Joseph. Berita tentang 'pengkhianatan' Joseph menyebar luas. Banyak orang tahu kalau Black Panther sekarang telah menjadi kelompok yang benar-benar baru. Namun, ada berbagai komentar tentang perubahan ini.
Ada yang berpikir kalau Joseph adalah pria tak tahu malu. Seorang pengkhianat yang menusuk rekannya dari belakang. Ada juga yang berpikir kalau keputusan Joseph benar. Pria itu memilih untuk memberantas 'penyakit' dalam Black Panther sebelum hal tersebut menghancurkan kelompok itu. Namun, semua orang memiliki satu pertanyaan yang sama dalam kepala mereka.
'Apakah Black Panther masih kuat dan pantas mendapatkan gelar penguasa? Atau sebaliknya, telah jatuh karena reformasi yang mereka lakukan?'
Setiap orang memiliki jawaban yang berbeda-beda tentang pertanyaan tersebut.
__ADS_1
Berita ke tiga, terbentuknya Aliansi Dark Triangle. Orang-orang di kota terkejut ketika mendengar berita tentang aliansi yang dibuat oleh tiga penguasa tersebut. Merasa kalau aliansi ini lebih kuat daripada Imperial Tiger yang memiliki sangat banyak anggota karena nama 'organisasi resmi' yang mereka sandang.
Jelas, hal ini membuat banyak orang berniat untuk bergabung dengan salah satu dari kelompok tersebut!
Berita ke empat, runtuhnya pamor Imperial Tiger. Setelah pukulan bertubi-tubi dari Dark Caravan, kelompok tersebut kehilangan judul 'absolut' dalam benak orang-orang. Belum lagi, setelah Imperial Tiger mulai merekrut banyak orang secara acak untuk memenuhi jumlah prajurit yang terus berkurang setiap hari karena menjalankan berbagai misi ... banyak orang mulai jijik kepada kelompok tersebut.
Menganggap mereka semua hanya memanfaatkan publik untuk kepentingan pribadi! Bahkan tidak peduli dengan keselamatan orang, apalagi kesejahteraan rakyat biasa!
Di akhir musim gugur ... kota ini akhirnya mengalami banyak perubahan besar!
***
Malam harinya, di markas Sword of Sufferings.
"Apakah kamu baik-baik saja, Kawan?"
Melihat sosok Ark yang duduk di atap sambil menatap langit dalam diam, Jay menghampirinya. Dia merasa sedikit khawatir karena sahabatnya itu hanya diam sejak kembali ke markas.
"Apakah kamu marah karena sesuatu? Hey! Aku benar-benar tidak mengerti. Kamu selalu memasang ekspresi datar seperti itu, jadi bagaimana aku tahu apakah kamu sedih, senang, atau marah?
Aku bukan peramal, Bung!"
Mendengar keluhan Jay, sudut bibir Ark berkedut.
"Bisakah kamu diam sebentar, Jay?"
"Oh ... Akhirnya kamu mau bicara. Jadi, ada apa?"
Ark melirik ke arah Jay. Dia kemudian menggelengkan kepala. Kembali menatap ke arah langit, pemuda tersebut berkata.
"Bukan apa-apa. Aku hanya tidak menyangka ... kita telah melangkah sampai sejauh ini."
"Apakah kamu sekarang bersikap melankolis? Sungguh, ini tidak seperti dirimu, Bung!"
Mendengar ucapan kasar Jay, sudut bibir Ark berkedut. Melihat jutaan kepingan salju yang mulai turun, dia bangkit sambil berkata.
"Tolong beri perintah agar semua anggota kembali dan beristirahat lebih awal, Jay. Malam ini pasti dingin."
Setelah mengatakan itu, Ark masuk ke dalam rumah diikuti oleh Jay. Malam ini, warna putih mulai menghiasi dunia. Sementara banyak orang terpesona atas keindahannya, ada juga orang khawatir tentang bahaya yang akan dibawa olehnya. Satu hal yang pasti ...
Musim dingin telah tiba.
__ADS_1
>> Bersambung.