
"Ya... itu namanya kesalahan. Kamu tahukan kesalahan itu sumber dari permasalahan yang sedang kita hadapi,'' jawab Pak Andika yang membuat Bu Nirmala bingung.
"Hey... pak... apa maksudnya?" tanya Bu Nirmala.
"Kan bener Bu... Makanya kita harus mencari kesalahan itu. Setelah itu kita bisa menemukannya lalu memperbaiki semuanya,'' jawab Pak Andika yang mendapat tatapan tajam dari sang istri.
Pak Andika hanya terkekeh melihar wajah Bu Nirmala semakin bingung. Lalu Pak Andika memegang tangan Bu Nirmala sambil berkata, "Ibu jangan bingung. Dan uang itu memang dikasih Sascha. Ibu katanya mau beli sawah lagi. Ya belilah Bu. Ibu mau membangun rumah terserah ibu. Sekarang Sascha sudah bertemu dengan keluarganya. Terutama keluarga besarnya. Dia tidak akan menetap di sini karena mengurus perusahaan milik keluarganya,'' jelas Pak Andika.
"Bagaimana jika ibu rindu?" tanya Bu NIrmala.
"Ibu kirim pesan saja ke Sascha. Nanti Sascha akan menelepon balik. Kan ibu tahu kalau Sascha sibuk dengan pekerjaannya tidak bisa diganggu. Bukannya enggak bisa diganggu ponselnya dimatikan agar Sascha konsen dalam bekerja. Apalagi sekarang Sascha sudah memegang perusahaan. Jika ada kesempatan di waktu luang, Sascha ke sini bersama Dewa. Sekarang ibu doain Sascha agar sehat selalu,'' ujar Pak Andika.
"OH ya pak. Sascha jadi menikah?" tanya Bu NIrmala.
"Jadi. Sascha menikah dua Minggu lagi. Katanya kalau lama-lama Sascha yang akan diambil orang,'' jawab Pak Andika.
"Iya sih pak. Bapak benar juga. Sascha itu sudah baik, cerdas, ulet dalam bekerja dan semangatnya berapi-api. Lagian banyak kok cowok yang mengantri. Contohnya saja pas waktu SMA, Sascha sudah diincar beberapa orang yang ingin mendaftar sebagai calonnya. Bahkan banyak yang yang melamar untuk menjadi suami Sascha. Tapi ibu menolaknya. Karena Sascha sendiri pengennya kerja dan mengejar cita-cita,'' ucap Bu Nirmala.
"Untung ibu tolak. Jika ibu terima, bagaimana keluarga Sascha? Ibu tahukan mereka keluarga modern enggak kaya kita. Setelah lulus SMA anak gadisnya dinikahkan. Mereka memberikan kata terserah. Karena anak-anaknya dibiarkan berkembang,'' ujar Pak Andika.
"Ya itu benar. Kalau Sascha anak kandung kita. Ibu juga tidak membiarkan Sascha menikah cepat. Karena bapak tahukan kalau wanita sekarang setara oleh pria,'' celetuk Ibu Nirmala.
"Yang artinya perempuan itu memiliki derajat yang sama dengan pria. Pekerjaan pria sekarang banyak yang dikerjakan wanita. Contohnya supir bus, truck, bengkel, pilot perempuan dan nukang. Maka dari itu bapak sebagai pihak pria sangat bahagia. Terutama Sascha yang suka mainan listrik dan oli,'' tambah Pak Andika yang membuat Bu Nirmala yang tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
Memang betul apa yang dikatakan oleh Pak Andika. Ada sebagian pekerjaan pria yang dikerjakan oleh wanita. Makanya jangan heran kalau seorang perempuan bisa melakukannya. Banyak juga perusahaan-perusahaan penting yang dipimpin wanita dan di tangan mereka bisa menjadi sukses.
New York City USA.
Sesampainya di mansion Dewa dan Sascha segera menuju ke ruangan kerja Gerre. Di sana Gerre sudah menunggu perkembangan selanjutnya. Gerre cukup terkejut ketika mendapatkan kabar kalau Sascha membebaskan mereka dan memberinya pekerjaan di Khans Company. Namun setiap gaji yang dimiliki aka dipotong sebanyak lima puluh persen.
Ceklek.
Pintu terbuka.
Sascha segera mendekat Gerre lalu memeluknya dari belakang. Gerre langsung menyunggingkan senyuman khasnya sambil melirik Dewa yang mulai memasang wajah cemberut. Tangan kekar Gerre memegang tangan Sascha dan menggenggamnya sambil berkata, "Lihatlah calon suami kamu itu. Dia sudah memasang wajah muramnya.''
"Sudah biarkan saja pa. Papa tahu enggak di hidup Sascha ada dua orang pria yang aku cintai. Papa tahu siapa mereka? Mereka adalah papa dan pria yang berdiri itu. Jadi jika Sascha mau membagi cinta maka ke papa,'' ucap Sascha yang sangat menyayangi Gerre.
Gerre terkekeh mendengar ucapan Sascha. Pria paruh baya itu sangat bangga kepada sang Putri. ternyata selama ini sang putri sangat mencintainya dan mengaguminya. Hubungan mereka semakin dekat seperti perangko. Bahkan Sascha sudah memiliki bakat bisnis yang mumpuni dan strategi menguasai bisnis.
"Bagaimana dengan istrinya papa itu? Aku tidak mau istri papa cemburu?" tanya Sascha yang membuat Dewa terkekeh sambil bermain ponsel.
'Ah... iya ya... tenang saja istri papa itu orangnya sangat baik sekali. Bahkan istri papa itu sangat sayang kepada papa. Sekali-sekalilah berpaling sebentar hanya untuk melihat fotokopian papa,'' celetuk Gerre.
"Pa... bagaimana mama marah jika mengetahui papa berpaling sedikit?" tanya Dewa yang membuat Sascha tertawa.
"Berpaling untuk menatap sang putri itu tidak jadi masalah. Bagaimana kalau berpaling ke wanita lain? Itu yang akan menjadi masalah. Bukannya manusia menikah ditakdirkan menikah hanya sekali saja?" tanya Gerre.
__ADS_1
"Memang benar pa,'' jawab Sascha yang melepaskan Gerre lalu mendekati Dewa sambil menghempaskan bokongnya di sebelah sang kekasih. "Sebelum dilahirkan ke dunia yang fana ini Tuhan sudah memberikan jodoh. Jadi manusia itu sudah ditakdirkan bersama pasangan dari Tuhan sendiri.''
"Kamu benar. Jadi intinya manusia itu hanya memiliki satu pasangan saja,'' tambah Dewa.
"Ya... kamu benar. Intinya manusia itu dilarang selingkuh,'' imbuh Dewa.
"Kalau sudah selingkuh itu namanya penyakit. Ada studi yang mengatakan kalau selingkuh akan membuat usia lebih pendek,' sahut Gerre.
"Aish... papa... kok ;papa tahu soal itu?" tanya Sascha.
"Ya tahulah. :Papa membaca artikel itu di internet. Banyak juga korbannya yang menjadi seperti itu,'' jawab Gerre.
"Setuju. Aku ingin pernikahanku seperti kalian yang awet tanpa adanya perselingkuhan. Karena aku sendiri akan memilih menjadi pria setia,'' kata Dewa yang memantapkan dirinya untuk menjadi pria setia.
Sascha semakin bahagia saat Dewa menyatakan akan menjadi pria setia. Bagaimana tidak bahagia jika sang calon suami ingin setia bersama dirinya. Itu berarti Dewa sangat mengagumi dirinya. Ya... memang sedari awal Dewa sudah mengagumi Sascha sejak lahir.
"Sa,'' panggil Gerre.
"Bagaimana kamu bisa melepaskan mereka?" tanya Gerre.
"Mereka itu orang baik pa. Tapi jalan yang dipilih itu salah. Rosita Yi adalah seorang single ;parents yang memiliki tiga anak yang masih berusia kecil. Begitu juga dengan Theodore, pria itu sudah berkeluarga dan memiliki dua anak yang usianya masih kecil. Disisi lain mereka sering menyumbangkan uangnya untuk panti asuhan. Jika kita menjebloskan ke dalam penjara mereka akan makan apa? Istrinya Theodore memiliki penyakit kanker ginjal stadium dua. Aku enggak bisa berbuat kejam seperti itu. Mereka mencuri uang itu bukan untuk dibuat belanja melainkan kebutuhan hidup,'' jelas Sascha.
"Kok papa enggak denger sama sekali berita itu ya?" tanya Gerre.
__ADS_1
"Mereka sengaja tidak mempublish cerita keluarganya itu. Bukannya mereka malu dengan keadaan keluarganya itu. Tapi mereka ingin melindungi keluarganya jika sewaktu-waktu masalah ini mencuat ke permukaan,'' jawab Sascha.
"Apakah kamu serius memotong gajinya sebesar lima puluh persen?" tanya Gerre.