
"Si nenek sihir itu keluar dari rumah bertepatan mama berusia dua tahun," jawab Chloe.
"Apakah mama masih ingat penyebabnya si nenek sihir itu keluar?" tanya Dewa lagi.
"Mama enggak tahu jelas kenapa keluar? Tapi sering ke rumah untuk menemui Cathy. Karena mama mengizinkan mereka bertemu. Bertepatan di usia iga belas tahun, Cathy sudah memutuskan untuk keluar dari rumah. Jadinya ya... mereka bersatu. Setelah itu Cathy tidak pernah kembali dengan alasan mamanya enggak ada yang menjaga," jelas Chloe yang sedang mengingat kapan Cathy keluar dari rumah.
"Bolehkah Aulia bertanya?" tanya Sascha.
"Boleh," jawab Chloe yang tersenyum lembut.
"Cathy dan mama memiliki jarak berapa tahun?" tanya Sascha.
"Jarak mama itu sama Cathy kalau enggak salah tiga tahun. Mama juga enggak ingat sama sekali. Karena mama juga enggak pernah nama sama sekali," jawab Chloe
"Hmmp... terima kasih deh ma," ucapSascha sambil memandang wajah Chloe mencari kebohongan melalui matanya.
Di saat memandang wajah Chloe, Sascha tidak merasakan sang mama bohong. Memang kenyataanya Chloe tidak pernah berbicara bohong sama sekali. Jadinya ia sendiri tidak bisa mengorek informasi lebih dalam lagi.
"Maaf.. mama orangnya bukan tipe mengurusi orang lain. Setelah usia delapan tahun, Cathy bilang kalau dirinya bukan kakak kandungku. Mama hanya terkejut dan tidak bisa berbuat apa-apa," ucap Chloe yang membuat Tara curiga.
__ADS_1
"Kok mama merasa curiga atas kalimat yang pernah dilontarkan kepada Cathy ya? Berarti dia sudah memiliki sifat jahat?" tanya Tara yang merasakan ada kalimat dilontarkan oleh Cathy.
"Hmmmp... iya. Sepertinya kalimat itu sepertinya menyakiti mama secara langsung. Aku baru tahu kalau Cathy sering mengintimidasi orang sejak kecil,"celetuk Sascha baru menelaah apa yang dikatakan oleh Tara.
"Hmmp... berarti enggak aku saja. Aku juga memiliki perasaan yang sama dengan kalian," jelas Dewa.
"Kalau begitu terima kasih ma. Kalau begitu aku akan mengajak Sascha untuk mengadakan pertemuan dan memberitahukan semuanya tentang Tommy," pamit Dewa yang beranjak berdiri dan mulai meninggalkan mereka.
"Aku juga ma," pamit Sascha.
Mereka akhirnya pergi meninggalkan para mama. Sementara para anggota Black Tiger sudah menunggu mereka di ruangan meeting. Dewa dan Sascha akhirnya masuk ke dalam.
"Masalah semakin runyam. Aku enggak habis pikir, kenapa ini bisa terjadi?" tanya Dewa yang membuat mereka mengedikkan bahunya tanda tahu.
"Sebenarnya masalah ini berawal dari nenek sihir yang pernah menjadi seorang asisten rumah tangga di rumah neneknya Sascha. Lalu si nenek sihir itu keluar dan meninggalkan keluarga si nenek. Anaknya memang sengaja ditinggal di rumah itu. Karena si nenek sangat sayang sama Cathy.Entah ada setan apa Cathy yang dulunya lembut berubah menjadi monster sangat mengerikan. Bisa-bisanya dia mulai mengincar keberadaan aset keluarga milik mama Chloe. Seharusnya dia tidak boleh melakukannya. Yang tertuang dalam surat ahli waris adalah bagi siapa keturunan dari Eldrick, maka ia berhak mendapatkan kursi perusahaan dan sejumlah aset yang dimiliki oleh Arthur Eldrick. Arthur memiliki seorang istri bernama Marina. Marina adalah ibu dari Mama Chloe. Setelah diselidiki Marina hanya memiliki seorang putri Chloe Eldrick. Sedangkan Chloe Eldrick memiliki seorang putri yang bernama Aulia Atmaja. Aulia tidak memakai nama marga Eldrick. Hal ini dikarenakan Aulia memakai nama marga milik sang ayah, Namun tetap saja Aulia berhak memiliki seluruh aset milik Eldrick dengan tambahan aset milik yang sudah ditambahkan oleh ayah dan ibunya. Jadi cukup jelas awal mula kasus ini berlangsung," jelas Bryan yang mendapatkan informasi dari Leo.
"Lalu kenapa kasus ini bisa membesar?" tanya Tommy. "Kenapa kok bisa merembet kemana-mana?"
"Pertanyaan kamu bagus. Ibumu yang bernama Meilin adalah anak kandungnya Anette. Anette adalah ibu kandungnya cathy," jawab Dewa.
__ADS_1
Tommy mendengar jawaban dari Dewa sangat terkejut sama sekali. Ia mengusap wajahnya berkali-kali. Ia sangat sedih dan tidak berani menatap wajah Sascha yang selama ini sudah dianggap sebagai adiknya sendiri.
"Ada satu tambahan lagi. Tommy itu bukan anak kandung Meilin," tambah Bryan.
"Dia ibuku. Dia yang melahirkan aku," sela Tommy.
"Dia bukan ibumu. Kakakmu yang bernama Hanson itu juga bukan anaknya," ucap Bryan secara jujur.
"Darimana kamu tahu kalau mereka bukan anaknya?" tanya Dewa.
"Aku akan menceritakan secara detailnya," jelas Bryan.
Flashback On.
Beberapa hari sebelum kepergian ke Shanghai, Bryan sengaja duduk di halaman belakang. Ia sengaja duduk disana sambil mengerjakan tugasnya. Selain itu juga Bryan ingin merasakan angin dari pegunungan yang katanya sejuk.
"Bryan," panggil Devan sambil menepuk bahu Bryan.
"Papa," pekik Bryan.
__ADS_1
"Kamu belum tidur?" tanya Devan sembari duduk di hadapan Bryan.