Merajut Benang Kusut.

Merajut Benang Kusut.
DIA LAPAR.


__ADS_3

Mereka hanya menganggukan kepalanya tanda setuju. Sascha sangat geram pada Jackie dan Anette. Bagaimana bisa mereka berdua melakukan sesuatu di luar batas?


"Lebih baik kita beristirahat di sini. Kita nggak bisa ke mana-mana terlebih dahulu demi menjebak nenek sihir itu. Aku sangat malas ketika yang musuh tidak tertangkap sampai saat ini dan harus pulang tanpa membawa oleh-oleh buat kakek," perintah Dewa tanpa harus memakai nada tinggi.


"Terserah kamu. Aku sudah lelah hari ini. baik aku beristirahat di sini," ucap Sascha.


ketika ingin tidur, Timothy menaruh bocah kecil di hadapan Sascha. Ia jangan kasihan sama bocah kecil itu. Tubuhnya kurus dan tidak terawat sama sekali. Inilah yang membuat pria berkacamata itu ingin membawanya.


"Ini anak Kakak tah?" tanya Sascha.


"Bukan. Aku menemukannya di ruangan besar itu. Anak itu sepertinya kelaparan," jawab Timothy.

__ADS_1


"Kita ke sini tidak membawa biskuit apapun. Jadinya kita nggak akan bisa memberikan makanan buat anak itu," ucap Sascha


Timothy Hampir lupa dengan bawaannya itu. Ketika berangkat ke mana ia selalu membawa makanan kecil. Jika menemukan orang-orang kelaparan, ia selalu memberikannya dengan sukarela.


"Biasanya aku membawa biskuit atau apa di dalam mobil. Namun kali ini aku tidak membawa apapun," jelas Timothy.


"Nggak usah dipikirin. Suruh pengawal untuk mengambilkan air. Setelah itu berikan kepada bocah kecil itu," titah Dewa.


Timothy langsung memberikan perintah kepada beberapa pengawalnya untuk mengambil air mineral di dalam mobil. Para pengawal itu menyetujui dan membiarkan mereka disini.


"Sebenarnya anak itu lucu sekali. Tapi mereka sangat kejam memisahkan anak itu dengan kedua orang tuanya. Dimana hati nurani mereka?" tanya Sascha.

__ADS_1


"Mereka sudah tidak memiliki hati nurani manapun. Mereka hanya memikirkan uang, uang dan uang saja. Aku tahu feelingkuh merasakan tidak enak ketika masuk di sini. Apalagi tempat ini sangat kumuh sekali. Aku belum dapatkan informasi kelanjutan tentang jual beli manusia," jelas Dewa.


"Master wa masih saja mengerjakan tugas-tugasnya. Banyak sekali yang harus dicari di dunia bawah tanah. Bahkan informasi nenek sihir itu sangat minim. nenek sihir sudah bergonta-ganti identitas mulai bekerja di rumah nenekku," ucap Sascha.


"Sekarang beliau masih berusaha untuk mendapatkan informasi yang lengkap. kali ini kita harus ekstra kerja keras. Hanya demi kasus sialan seperti ini, mereka memang sengaja membuat tim mafia. Tapi sayangnya, mereka tidak memiliki kekuatan apapun.


"itulah yang menjadi pernyataan untuk saat ini. mana ada membangun kerajaan mafia tapi tidak memiliki kekuatan apapun. mereka itu sangat kocak dan lucu. Jujur aku pengen mengobrak-abrik mereka semuanya. untuk saat ini kita akan membuat rencana dan solusi agar semuanya berjalan dengan lancar," jelas Sascha.


"Mereka itu kalau dibilang bodoh nggak bodoh. Tapi mereka itu selalu membuat masalah dari zaman lahir hingga detik ini. aku sendiri dedek habis pikir sama mereka. namun ya sudahlah, Aku ingin bertemu dengannya dan menarik nenek sihir itu untuk menuju ke ruangan bawah tanah milik kakek," jelas Dewa yang sebenarnya hatinya geram.


"Jangankan kamu. aku sendiri saja geram apalagi orang lain. Beristirahatlah. jangan terlalu memikirkan hal yang lain-lain," tambah Dewa dan menyuruh sang istri untuk beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2