
“Ya
itu benar. Apa yang aku katakan itu benar. Master Wa sudah memberitahukan aku
sebelum berangkat ke Ontario,” jawab Kobe.
”Jadi
dimana ini?” tanya Daniel.
“Ya
kita berangkat sekarang,” jawab Kobe. “Apakah kamu bisa membaca peta?” tanya Kobe
yang melihat Sascha dengan serius.
“Jangankan
membaca peta. Aku dia sangat pandai sekali membaca keadaan dengan cepat,” jawab
Dewa yang mengetahui kelebihan Sascha.
“Jangan
begitu. Aku menjadi malu ah,” sahut Sascha.
“Lebih
baik kita berangkat bersama. Lalu kita akan kembali ke Tokyo untuk menyerahkan
Anette kepada Kakek Aoyama,” ucap Kobe.
“Operasi
segera dimulai,” titah Dewa yang menatap mereka.
“Aku
sudah memilih beberapa pasukan untuk membantu kita,” celetuk Daniel.
“Panggil
semuanya. Kita harus melakukan operasi malam ini,” ucap Dewa.
Mereka
menyetujui Dewa dan membiarkan Daniel memanggil para pengawalnya. Dalam
hitungan detik, para pengawal yang dipanggil sama Daniel segera berkumpul.
Sascha mengerutkan keningnya. Kenapa pasukan khusus itu memakai pakaian formal?
Seketika mata Sascha menatap mereka sambil bertanya, “Kenapa mereka memakai
pakaian formal seperti itu?”
“Pasukan
aku yang bawa ini sangat berbeda. Mereka adalah pasukan lapis bawah. Namun
tingkatan sudah menggilai para selir Dewa,” jelas Kobe. “Jika diajak bertarung
bisa menghancurkan benteng musuh dalam waktu sekejap.”
“Bolehkah
__ADS_1
aku meminjamnya?” tanya Sascha.
“Ya...
kamu boleh meminjamnya. Tapi kamu harus membeli sebuah tiket untuk masuk ke
dalam tim kobra secara resmi. Kamu bisa membelinya ke Dewa dengan imbalan
apapun yang dimintanya,” jawab Kobe yang mengerutkan keningnya sambil melihat wajah
Dewa datar.”
“Nanti
kita akan membicarakan ini semuanya dengan serius. Atau mungkin kamu bisa
menjadi ketua tim kobra,” ucap Dewa dengan serius.
“Hmmmp...
sepertinya aku tidak ingin menjadi anggota tim kobra,” celetuk Sascha.
“Pikirkan
saja. Cepat atau lambat kamu akan menjadi tim kobra maupun tim gagak hitam.
Jadi kamu harus bersiap-siap melakukannya,” jelas Dewa.
“Ayo
kita berangkat!” seru Sascha yang tidak ingin melepaskan buruannya.
Saat
itu juga mereka akhirnya berangkat. Dewa sengaja tidak memberikan mobil kepada
“Lebih
baik kalian pake HT. Supaya kita bisa mudah berkomunikasi dengan muda,”
perintah Dewa.
“Baik
Tuan,” seru mereka serempak.
“Satu
lagi, kita harus kembali dengan anggota yang utuh. Saat kembali kita tidak
boleh berkurang satupun. Ingatlah, anak istri kalian menunggu di rumah
masing-masing,” ucap Dewa yang memperingatkan mereka semuanya.
“Siap
komandan!” seru mereka dengan serempak.
“Buat
anggota baru kita yang bernama Aulia. Saya tidak akan memberikan kamu mobil.
Tugas kamu hanya satu. Kamu harus berhubungan dengan Master Wa dan juga
memfokuskan diri untuk mencari keberadaan Anette. Jika kamu sudah menemukan. Kamu
__ADS_1
bisa melaporkan kepada kami!” titah Dewa dengan mata berubah menjadi iblis.
“Sascha
akan bersama siapa?” tanya Timothy.
“Bersama
aku. Karena aku harus melindungi Sascha. Aku enggak mau Sascha terluka,” jelas Dewa.
“Ambil senjata kalian! Lalu kita berangkat sejam lagi!”
Mereka
tidak menjawab dan langsung meninggalkan posisi mereka masing-masing. Mereka
sengaja membawa alat tempur dengan lengkap. Tim Kobra sangat pandai membaca
situasi yang sedang terjadi untuk saat ini.
New
York City USA.
Ketika
mereka sudah meninggalkan markas Black Tiger, Devan dan Gerre tidak mengetahui
sama sekali kemana mereka pergi. Mereka baru sadar kalau kamar Dewa pintunya
tertutup.
“Setiap
aku melewati kamar Dewa, pintu kamar milik Dewa selalu tertutup?” tanya Gerre
yang menatap wajah Devan.
“Aku
enggak tahu kalau mereka sedang tertutup. Kemungkinan besar mereka saling
memadu kasih,” jawab Devan yang baru saja sadar.
“Hmmmp...
sepertinya kita harus mencari keberadaan mereka. Jam segini mereka tidak tidur.
Kita tahukan, kalau Sascha memiliki bakat merajut benang sulam. Rasanya aku
rindu sekali sama putri kecilku itu,” ucap Gerre dengan serius.
“Apa
kamu sudah gila kalau Aulia bukan anak kecil?” tanya Devan yang tidak terima
jika Sascha dipanggil anak kecil.
“Suka-suka
saya. Bagiku dia adalah seorang malaikat bagi aku dan juga Chloe,” jawab Gere.
“Tapi
Sascha bukan anak kecil!” seru Devan yang ingin mengatakan Sascha bukan anak
__ADS_1
kecil.