
"Paman tidak pernah cerita kepada siapapun. Kepada Papa pun dia nggak pernah cerita sama sekali. Jadinya pamanmu itu memiliki misteri yang sangat mendalam," jawab Timothy.
"Rencana apa yang selanjutnya kita pakai? Aku benar-benar kehabisan rencana untuk saat ini," ucap Dewa.
"Bagaimana kalau kita menjamu mereka satu persatu? Atau enggak sekalian," jawab Sascha.
"Ide apa itu?" tanya Timothy sambil mengerutkan keningnya yang tidak paham dengan Sascha.
"Kita akan mengadakan pesta besar-besaran di hotel mewah. Lalu ajak mereka lalu kita sewa penari seksi. Aku akan membayarnya dengan mahal asalkan penari-penari itu mau mengikuti apa kataku," jawab Sascha.
"Buat apa kamu meminta mereka ikut dalam pesta kita?" tanya Dewa.
"Itu bukan pesta kita. Itu pesta penjebakan mereka. Aku akan membuatnya mereka mabuk dan mengatakan semuanya. Beberapa dari kita harus merekam momen-momen seperti itu. Aku akan membelikan serum kejujuran. Nanti di setiap biru atau minumannya akan aku suntik serum kejujuran. Setelah itu kita akan mengetahui mereka-mereka berkata jujur kenapa mengambil seluruh aset milik cabang Surabaya. Jika ada rekamannya kita bisa menjadikan bukti untuk melemparkannya ke kepolisian. Aku yakin mereka tidak akan mengelak untuk kesekian kalinya. Itulah ideku hari ini," jelas Sascha yang membuat mereka paham.
Mereka pun menganggukkan kepalanya lalu tersenyum manis menatap wajah Sascha. Jujur Sascha kali ini mendapatkan ide secara spontan. Ia tidak pernah memikirkan ide ini sebelumnya. Jika ada sesuatu, jauh-jauh hari Sascha selalu merancang ide tersebut.
"Baiklah kalau begitu. Kita semua terima keputusanmu. Sepertinya ini ide yang berguna. Kapan kita akan melakukannya?" tanya Dewa.
"Itu terserah kamu. Aku hanya memberikan ide itu. Aku saranin lebih cepat lebih baik. Kita tidak akan mengurus di sini saja. Masih banyak yang harus diurusi satu persatu," jelas Sascha menyuruh mereka bergerak dengan cepat.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu. Aku setuju dengan idemu itu. Kita akan membiarkannya ini lebih lanjut besok pagi. Tim, tolong kumpulkan semuanya agar kita bisa membuat ide ini semenarik mungkin. Jangan biarkan mereka lepas dari sini lagi!" perintah Dewa.
"Kamu benar. Sedikit lagi kita akan melakukannya," sambung Timothy.
Selesai makan mereka bubar dan melakukan aktivitas masing-masing. Sascha dan Dewa melanjutkan perjalanannya untuk menikmati malam ini. Mereka membeli kembang gula. Kali ini Dewa tidak akan memakan kembang gula itu sekali lahap. Dewa akan menikmati sedikit demi sedikit. Memang makanan itu sangat murah sekali. Namun Dewa sangat menyukainya. Mereka sengaja memborong kembang gula itu untuk dibagikan kepada setiap anak-anak yang lewat. Betapa bagian yang mereka berdua. Bisa berbagi di tempat lepas ini. Mereka tidak harus berencana untuk berbagi. Mereka sangat spontan melakukannya. Apalagi Dewa mendapatkan bayi kembar.
Tepat pukul 10.00 malam, mereka akhirnya pulang ke apartemen. Mereka sangat lelah dan ingin beristirahat. Sascha yang biasanya ke sana kemari memutuskan untuk diam di tempat. Ia sekarang menjadi wanita yang sangat malas sekali. Namun Dewa tidak menjadi masalah akan hal itu. Dewa tetap saja menyayanginya. Dewa akan menjadikan Sascha seorang ratu di dalam hatinya. Bahkan Dewa sudah menjadikan Sascha sebagai cinta sejatinya.
Kisah perjalanan mereka sangat unik. Berawal dari perpisahan yang membuat Dewa sakit-sakitan hingga dewasa. Lalu bertemu ketika Sascha masih sekolah SMA. Mereka tidak langsung memutuskan berpacaran. Mereka memilih untuk diam dan membuat tali persahabatan.
Sejak awal bertemu Dewa tidak pernah berjalan dengan wanita lain. Justru Sascha yang sudah pernah berpacaran sebanyak tiga kali. Sascha tidak pernah bahagia bersama kekasihnya. Ada saja rintangan dan tantangan ketika menjalin hubungan dengan seseorang.
Sascha yakin kalau jodoh tidak akan ke mana. Sascha tidak akan mengemis kepada Dewa untuk dijadikan seorang kekasih. Karena kondisi Sascha saat itu sangatlah miskin dan belum kembali ke keluarganya.
Sascha tetap bersabar agar cintanya terbalaskan. Akan tetapi cinta itu terbalaskan sudah. Sascha tetap saja jatuh cinta kepada Dewa. Begitu juga sebaliknya, Dewa sangat-sangat mencintai saja karena kekonyolannya. Lalu bagaimana dengan teman-temannya? Mereka mendukung kisah cinta ini hingga nenek kakek. Mereka juga tahu kode-kode asmara antara Dewa dan Sascha. Namun mereka masih saja bungkam. Mereka membiarkan kisah asmara ini dengan sendirinya.
Tepat pukul 02.00 pagi, Kobe menghubungi Dewa untuk segera bertemu. Mau tidak mau Dewa menyuruhnya ke apartemen. Kobe pun setuju sekaligus memutuskan untuk menginap di sana.
Sesampainya di sana mereka berdua membicarakan soal cabang Surabaya. Kobe mengatakan kalau ini sangat parah sekali. Jika Kobe tidak mendesak Dewa, maka cabang Surabaya akan menjadi hancur berkeping-keping. Namun Dewa menyuruh Kobe agar tetap tenang. Cepat atau lambat mereka akan bergerak bersama.
__ADS_1
"Paman tenang saja masalah ini. Dewa juga tidak akan tenang. Selama ini Dewa memang membiarkan mereka mengambil aset cabang Surabaya dengan seenaknya. Tapi kali ini mereka sangat bodoh sekali. Aku telah mengubah tanda tanganku menjadi tanda tangan rahasia. Mereka tidak akan bisa mengambilnya begitu saja. Terus nama yang aku pakai, bukan nama sebenarnya. Aku sengaja memakai nama lahirku sesungguhnya. Fujiyama Sasuke Itulah nama asliku. Jika mereka mengambilnya, Fujiyama Sasuke keluar dengan sendirinya," jelas Dewa yang membuat sang Paman terkejut setengah mati.
"Nama sialan itu ternyata masih kamu pakai. Aku sangka kamu telah membuangnya jauh-jauh," kesel Kobe yang disambut dengan gelak tawa Dewa.
"Memangnya kenapa paman aku memakai nama itu?" tanya Dewa yang menghentikan tawanya dengan cepat.
"Nama itu adalah nama ahli waris di Nakata's Groups. Mereka sebenarnya tidak tahu siapa dirimu? Karena mereka meremehkan kamu begitu saja. Aku yakin dengan kedatangan kamu sebagai pangeran, mereka akan terkejut setengah mati. Sampai saat ini mereka sedang mencari informasi tentang pangeran Nakata's Groups," jelas Kobe.
"Paman benar. Mereka sering sekali mencari informasi tentang itu. Namun aku sudah menutupnya dan tidak akan membiarkan mereka mencarinya satu persatu. Mereka sangat kepo tentang semua hal. Ada juga mereka akan membunuhku dengan pelan-pelan. Tapi aku tidak akan membiarkan mereka melakukannya. Maka akan ada balasan lagi dari aku setelah ini," sambung Dewa. "Paman, tolong carikan aku serum kejujuran."
Mendengar serum kejujuran, Kobe kaget setengah mati. Kobe tidak sengaja menatap Dewa dengan tajam. Bahkan Dewa sendiri tersenyum.
"Kamu buat apa serum itu? Apakah kamu akan menyuntikkannya ke arah Sascha? Apakah kamu nggak percaya dengan cintanya itu? Kalau kamu masih ragu maka lepaskanlah. Suruh cari lagi pria yang lebih baik darimu!" kesal Kobe sambil menahan emosinya.
"Aku tidak akan berbuat seperti itu. Aku akan menyuruhnya untuk tetap setia disampingku. Serum itu bukan untuk disuntikkan kepada istriku. Serum tersebut akan aku berikan kepada para petinggi cabang perusahaan Surabaya. Setelah mereka mengkonsumsi itu, mereka akan berkata jujur sejujur-jujurnya. Dan kita akan menangkapnya satu persatu," jelas Dewa.
"Sepertinya itu sangat konyol sekali. Bahkan konyolnya kamu harus membeli serum tersebut. Semakin kamu berikan dengan dosis tertinggi, mereka akan lebih cepat mengakuinya dan merancau yang tidak tidak. Aku yakin mereka akan berkata jujur dan tidak akan mau mengulanginya lagi," ucap Kobe sambil tertawa.
"Bukan untuk melakukannya lagi. Melainkan mereka akan masuk ke dalam jeruji besi dengan ramai-ramai. Aku yakin mereka akan hidup tenang di sana. Setelah masuk ke dalam sana, aku akan memblokir akses untuk mencari pekerjaan selanjutnya. Mereka sudah tidak bisa diberikan hati. Mereka meminta jantung dan paru-paruku. Oleh karena itu aku harus melakukannya. Rencana ini adalah rencana milik Sascha. Yang di mana rubah kecil akan menjebaknya. Rumah kecil selalu saja ada ide gila," tambah Dewa.
__ADS_1
"Pantasnya rubah kecil itu cocok menjadi penasehat. Rubah kecil ternyata sangat licik seperti sang papa. Yang namanya bisnis adalah bisnis. Yang namanya pribadi adalah pribadi. Jadi rubah kecil memiliki aset yang tidak tanggung-tanggung. Aset tersebut harus dijaga dengan sebaik mungkin. Aku yakin kamu sangat menyukainya. Jagalah dia baik-baik. Karena wanita kalau memiliki otak di atas rata-rata akan menjadi rebutan oleh pria satu dan pria lainnya," jelas Kobe yang membuat Dewa paham.