
"Itu benar. Kamu nggak perlu membuktikannya. Jika kamu membuktikannya. Kamu bisa mati konyol karena mereka. Nyalimu tak sekuat nyalinya Sascha. Ketika belum waktunya membunuh. Mereka sudah membuat mental para musuh langsung jatuh. Aku yakin kamu nggak kuat dengan mereka," jelas Tommy.
"Thanks ya udah ngingetin aku," ucap Bima dengan tulus.
"Kamu jangan marah hanya karena omonganku ini. Semua yang kuberikan itu adalah fakta. Fakta yang di mana kamu akan mati berdiri jika membaca banyak artikel tersebut. Aku harap kamu nggak akan bergabung dengan mereka," jelas Timothy.
__ADS_1
"Thanks ya. Kalian sudah ngingetin aku. Untung saja aku tidak terjun kesana. Eric pernah mengatakan hal yang sama. Ketika dirinya menjadi anggota mafia kartel obat-obatan terlarang. Dia lebih memilih untuk menjadi anggota Black Tiger," sahut Bima yang tersenyum kepada teman-temannya.
"Yang pasti nyawa itu dalam taruhannya. Itulah kenapa dia tidak mau meneruskan perjalanan kisah Sang Bapak. Dia memilih mundur dan nggak mau ikut campur dalam masalah itu," ujar Tommy.
"Cukup mengerikan sih. Sebentar.... Aku mau tanya tentang Black Swan. Apakah Black Swan itu mengerikan?" tanya Bima.
__ADS_1
"Aku tahu semuanya. Dia mundur karena memiliki Seorang Istri. Cepat atau lambat dia akan memiliki anak. Bisnis yang dijalaninya di dunia bawah tanah sangatlah curang. Sedari Dulu bisnis yang dikerjakan itu adalah penjualan obat-obatan terlarang ditambah dengan senjata palsu. Istrinya tidak mau itu. Malah berharap ingin bang Kobe berhenti dari sana. Jika tidak, Istrinya akan kabur dari rumah dan tidak akan pernah kembali lagi. Itulah ancaman dari sang istri," jelas Bima.
"Lebih baik begitu. Bukankah Seorang Istri bisa memegang kelemahan sang suami? Jika terjadi apa-apa. Nanti akan menambah kesedihan keluarganya. Mungkinkah aku bisa menjadi kaya orang normal? Memiliki jam kencan dan bersama pasangan," pinta Bima.
"Itu ide yang sangat bagus sekali. Kemungkinan besar kita harus berdiskusi dengan Dewa. Mau tidak mau kita harus mengambil hari libur dan bekerja dan bersama wanita idaman masing-masing. Jika tidak mau kemungkinan besar sang istri akan turun tangan. Kamu tahu kan Sascha itu seperti apa. Sekalinya memberikan perintah, Dewa tidak sanggup untuk mengendalikannya," jelas Bima yang terkekeh mendengar ungkapan mereka.
__ADS_1
"Tenang saja. Dia nggak pernah marah kok. Dia juga tidak mau meminta perintah atau memberikan perintah kepada Dewa. Tapi Sascha sangat beruntung sekali mendapatkan Dewa. Ditambah lagi mereka mencintai satu lain.Ah rasanya aku ingin memiliki pasangan seperti itu," jelas Tommy.