Merajut Benang Kusut.

Merajut Benang Kusut.
RENCANA TANPA BLACK TIGER.


__ADS_3

"Kalau nggak dibawa. Lalu kita membutuhkan asisten bagaimana? Aku sengaja memfokuskan untuk kamu di bagian teknologi. Kalau nggak bisa kamu hubungi saja Master We. Dia bisa membimbing kamu untuk menemukan jawaban yang tepat," jawab Dewa.


Mereka bertiga sengaja pergi malam-malam. Mereka akan melancarkan aksinya di malam hari. Jika siang mereka tidak bisa melakukannya. Karena mereka adalah Ninja malam.


Bagaimana dengan Timothy? Pria bertubuh kekar itu masih menjadi asisten Dewa. Masalah ini Timothy sudah mengetahuinya. Pria itu tidak menjadi masalah sama sekali. Mereka menuruti keinginan rencana Dewa maupun Kobe. Selama dewa menyuruhnya untuk bersama, maka Timothy setia mendampinginya.


Di dalam perjalanan menuju perusahaan, Sascha memeriksa tentang keamanan sistem tersebut. Tak lama Sascha menemukan ada suatu kejanggalan. Sedangkan Dewa melihat kejanggalan tersebut. Dewa menyuruh Kobe agar sampai ke perusahaan tersebut.


Timothy tersenyum karena telah berhasil menyuruh Dewa keluar. Ia berharap masalah ini akan cepat selesai. Rencana pagi tadi berjalan sangat mulus. Untung saja Kobe langsung merencanakan semuanya.


Lalu bagaimana dengan Bima dan lainnya? Bukankah Bima harus diajak juga? Masalahnya hanya satu. Mereka memang berteman. Tapi kalau soal perintah, Bima sangat tunduk sekali kepada Tara maupun Devan. Jadi kalau ada masalah mereka semuanya bercerita terlebih dahulu kepada Tara. Inilah yang membuat Dewa gerah ketika menyuruh untuk memberikan perintah.

__ADS_1


Di sisi lain mereka hanya bisa menunggu waktu pagi. Mereka berharap perusahaan milik Devan baik-baik saja. Namun Timothy sangat canggih sekali. Dirinya memang berusaha untuk mengobrak-abrik sistem keamanan tersebut. Jadi kata serangan yang telah dilontarkan oleh Timothy membuat telepon dan lainnya sudah gelisah.


Hanya butuh waktu 30 menit, mereka sudah sampai. Kobe sengaja memotong Jalan melalui hutan. Iya memang pandai ketika memilih jalan. Bahkan di Amerika pun ingat jalan yang mana harus ditempuh untuk dekat dengan tempatnya itu. Itulah kenapa Kobe memiliki kelebihan membaca peta dunia.


Mereka masuk ke dalam perusahaan itu tanpa harus buru-buru. Sedangkan Dewa menatap Kobe dan mencari penjaga yang berada di depan. Kobe bercerita kalau penjaganya itu masuk dalam penjara. Masalahnya Bima yang memasukkannya ke dalam penjara. Bima tidak ingin Dewa celaka.


Lalu Dewa menyuruh Kobe untuk mengeluarkannya. Mau tidak mau Kobe menuruti keinginan Dewa.


Ketika sampai mereka langsung bertemu dengan Timothy. Mereka melihat pria bertubuh kekar itu hanya memakai baju santai.


"Nggak jadi masalah. Perusahaan baik-baik saja nggak ada serangan apapun," ujar Timothy.

__ADS_1


"Kakak sangat pandai sekali manipulatif tentang masalah ini. Aku sangat terkejut sekali mendampingi kalian semuanya. Ternyata kalian memang benar-benar licik," puji Sascha.


"Harus licik dan pemberani. Ini demi kita semuanya. Kalau kita bergabung dengan mereka itu sangat lama sekali. Mereka langsung memotong rencana kita dan memasukkan rencana baru. padahal rencana a itu sudah sangat bagus sekali. Rencana b belum tentu bagus. makanya aku harus lepas dari mereka dulu dan membawa pasukan khusus milik kakek terlebih dahulu. pasukan kobra telah bangun dan mengamuk sebentar lagi," jelas Timothy.


Sascha menganggukkan kepalanya dan paham. Ia segera menghempaskan bokongnya lalu menikmati duduk sejenak.


"Apakah mereka menyayatmu dan membedah tubuhmu itu?" Tanya Timothy.


"Mereka tidak membedahnya. Mereka menyayatnya hingga lapisan kulit ketiga. Untung saja rencana itu berjalan dengan rapi dan aman," jawab Dewa. "Tiket menuju Kanada Apakah sudah dipersiapkan?"


"Sesuai instruksi kamu sudah semuanya. Tiga tiket bukan atas nama kalian. Tapi nama orang lain yang sengaja aku ambil dari internet. Sekalian aku sudah membuat foto identitas kalian dengan nama berbeda. Tepat pagi hari kita akan berangkat ke sana. Kita habisi semuanya satu persatu dan melemahkan nenek sihir itu," jelas Timothy.

__ADS_1


"Bagaimana dengan lainnya? Mereka akan mencari kalian," tanya Timothy.


"Biarkan saja mereka mencariku. Mereka nggak tahu aku ujung-ujungnya kita pergi secara diam-diam," jawab Dewa. "Bukankah kita pernah melakukannya secara diam-diam dan langsung pergi ke negara yang kita tuju?"


__ADS_2