
"Ma aku tidak mau dicarikan wanita lain, aku cuma mau Adelia. Aku ke kamar dulu mau mandi" ucap Kenan lalu segera pergi ke kamarnya.
Dasar yah anak itu Adelia terus Adelia terus sakit telinga aku mendengarnya tapi mau tidak mau, ikhlas atau tidak ikhlas kamu harus menikah nanti dengan wanita pilihan mama karena menunggu wanita pilihanmu pasti Adelia terus, mama masih punya banyak jurus supaya kamu setuju dengan kemauan mama kamu ini Kenan Mahardika anakku sayang yang bucinnya tidak terhingga ucap Aliyah sambil senyum-senyum sendiri.
Andra yang baru keluar kamar dan turun tangga cuma geleng-geleng kepala melihat istrinya yang masih pagi sudah senyum-senyum sendiri.
"Mama masih waras kan? belum gila kan?" tanya Andra serius sambil duduk di samping istrinya.
Aliyah yang masih senyum-senyum sendiri langsung terkaget dengan Andra yang datang tiba-tiba.
"Papa ini apaan sih datang tiba-tiba kayak jalangkung saja. Pakai dipertanyakan lagi kewarasan mama, mana ada orang tidak waras secantik mama" jawab Aliyah sambil mengedipkan matanya.
"Ya ya ya mama memang cantik kalau dibandingkan dengan Kenan" kata Andra sambil tertawa.
"Papa ini yah jelaslah cantikan mama, Kenan kan tampan, untung mama lagi bahagia sekarang jadi mama lagi nggak baper, papa selamat dari jurus mama" kata Aliyah sambil tertawa.
"Oh yah hal apa yang membuat mama bahagia pagi-pagi begini tumben banget" kata Andra.
"Gini nih kalau papa terlalu kelamaan dandan jadi ketinggalan informasi kan. Itu loh pa Kenan anak semata wayang kita lagi galau" ucap Aliyah sambil tersenyum bahagia.
"Papa begitu supaya papa nggak kalah sama oppa BTS mama tuh yang mama tonton hampir tiap hari" kata Andra sambil tertawa. Ehh tapi beneran nih Kenan lagi galau syukur alhamdulillah banget yah ma. Tambah Andra lagi.
"Haduhh papa itu nggak usah sok muda deh ingat umur" ledek Aliyah sambil tertawa. Ayo pa kita ke meja makan nungguin Kenan pasti bentar lagi nongol tuh anak nanti kita terciduk lagi bahagia di atas kegalauannya. Ingat yah pa sandiwaranya harus bagus di depan Kenan. Tambah Aliyah mengingatkan Andra sambil menarik tangan Andra ke meja makan.
"Beres ma. Itu sih urusan gampang" kata Andra sambil mengikuti Aliyah.
Belum lama mereka duduk turunlah Kenan dari kamarnya di lantai dua dengan wajah lemah, letih, lesu padahal dia sudah habis mandi namun kelihatan sekali kalau dia sangat tidak bersemangat seperti hari-hari sebelumnya.
Andra pun memulai bakat terpendamnya.
"Anak papa ini kenapa tumben sekali seperti ini kayak tidak ada semangat hidup" tanya Andra pura-pura tidak tahu sama apa yang terjadi sambil melihat Kenan yang baru duduk.
__ADS_1
"Huufft Adelia mutusin aku pa, entah apa yang merasukinya" jawab Kenan.
Andra yang mendengar kata-kata anaknya hampir saja tertawa begitupun dengan Aliyah yang mendengarnya beruntung mereka masih bisa menahan tertawanya.
"Apa!!! anak papa yang tampan ini diputusin wahh lagi katarak kali yah matanya. Kamu yang sabar saja nak memang begitu dalam percintaan makanya harus punya cadangan" ucap Andra dengan santainya.
Andra langsung mendapat tatapan heran oleh Aliyah dan Kenan.
"Papa ini Kenan lagi gelisah galau merana begini papa ajar sembarangan atau jangan-jangan papa punya cadangan yah, coba saja mama potong masa depan papa" ucap Aliyah dengan mata melotot.
"Mama ini baper banget dehh mana mungkin papa punya cadangan ma udah tua begini lagian papa tuh setia makanya kesetiaan papa tuh nurun sama Kenan, papa cuma ingin menghibur anak papa yang tampan ini" ucap Andra sambil tersenyum.
"Iya pa Kenan mengerti. Ayo kita makan" ajak Kenan kepada kedua orang tuanya.
"Ayo sayang, galau boleh tapi nafsu makan tidak boleh hilang" kata Aliyah.
Tak ada balasan dari Kenan karena dipikiran dia hanya Adelia. Bagaimana cara menemukan Adelia.
"Kenan sepertinya tidak jadi ke kantor deh. Kenan mau mencari Adelia dulu" ucap Kenan tiba-tiba.
"Kenan kamu harus ke kantor sayang, urusan Adelia biar Juan yang urus. Kamu kan sudah punya agenda yang padat hampir setiap hari, perusahaan membutuhkan presdirnya kamu harus mengurus baik-baik perusahaanmu karena nanti mama dan papa akan memberikan tanggung jawab yang lebih besar lagi buat kamu masih banyak perusahaan yang akan kami berikan ke kamu. Kamu ini CEO termuda di dunia, pewaris tunggal dari orang terkaya nomor satu di dunia, bujangan tampan yang terkenal dengan sebutan es batu massa galau karena wanita" ucap Aliyah sambil mengelus pundak anaknya.
"Kenan sangat mencintai Adelia ma" kata Kenan.
Pengen ku jitak deh anakku yang bodoh ini, sabar-sabar batin Aliyah
"Iya sayang mama mengerti perasaanmu tapi kamu tetap harus ke kantor, Adelia biar Juan yang urus" ucap Aliyah.
"Iya ma, Kenan berangkat kerja dulu" ucap Kenan sambil berdiri memberi salam kepada kedua orang tuanya.
"Kamu hati-hati Kenan" ucap papa Kenan ketika Kenan salam kepada dirinya.
__ADS_1
"Iya sayang, kamu hati-hati jangan ngebut-ngebut bawah mobil dan konsentrasi lah sama pekerjaanmu" ucap mama Kenan ketika salam kepada dirinya.
"Oke" ucap Kenan setelah memberi salam kepada kedua orang tuanya lalu berjalan menuju mobilnya.
Hari ini Kenan mengendarai mobilnya sendiri karena Juan lagi fokus dalam mencari Adelia.
"Pa Kenan kok bucin banget yah, pasti nurun dari papa deh" ucap Aliyah.
"Iya kayaknya tapi dia bucin kepada wanita yang salah, kalau papa kan bucinnya sama mama wanita yang benar" ucap papa Kenan sambil tersenyum.
"Umur ingat umur pa tidak usah lebay" kata Aliyah sambil tertawa.
"Tapi mama suka kan kalau papa lebay?" tanya Andra sambil mengedipkan matanya.
"Iya sih pa" jawab mama Kenan sambil tertawa. Pokoknya nanti Kenan harus menikah dengan wanita pilihan mama yang sudah pasti baik. Tambah mama Kenan lagi.
"Memang mama sudah punya calonnya?" tanya papa Kenan antusias.
"Belum pa" jawab mama Kenan sambil cengar-cengir.
"Heem kirain sudah punya. Papa akan mencarikan juga buat Kenan karena Kenan tuh anak satu-satunya kita" kata papa Kenan.
"Papa itu biar urusan mama. Papa duduk manis ajah" kata mama Kenan.
"Tidak ma, itu urusan kita bersama nanti mama seleksi lagi mereka berdua pakai mata batin mama kalau kita menemukan bersama calon istri buat Kenan" ucap papa Kenan sambil tertawa.
"Isshh papa tuh yah lagi serius juga. Ya udah kita carikan bersama. Ayo kita ke kantor masing-masing sayang" ucap mama Kenan.
Kedua orang tua Kenan pun berangkat ke kantor bersama tetapi pisah mobil dan di antar oleh sopir masing-masing. Mereka mempunyai perusahaan masing-masing tetapi ada juga perusahaan yang milik mereka berdua.
Selama di perjalanan menuju ke perusahaan Kenan selalu memikirkan Adelia sambil menyetir mobil dan pikirannya pun teralihkan ketika melihat gadis cantik memakai seragam SMA, gadis itu terlihat sangat ceria sedang mengendarai motornya.
__ADS_1
"Dasar yah anak-anak zaman sekarang rajin banget gosip di jalananpun sambil gosip pakai menguasai jalan segala lagi, di pikir ini jalan mereka sendiri yang punya orang lain cuma numpang gitu?" omel Kenan di dalam mobilnya sambil membunyikan klakson mobil berkali-kali supaya mereka bubar dari gosipnya karena Kenan mau lewat.