
"Semuanya sudah selesai tinggal menunggu kedatangan mereka saja,,," ucap Juan sambil tersenyum bahagia.
Juan memang sengaja menyiapkan segalanya sendiri,, dia tidak mau menyuruh orang,,, dia sangat teliti menyiapkan semuanya untuk kebahagiaan Ela,,, dia tidak mau ada yang salah sedikit pun. Dan juga ini adalah hal yang dia sudah tunggu-tunggu semenjak pacaran dengan Ela,, wanita pertama yang dia cintai.
Juan pun segera menelepon kekasih hatinya. Juan juga sudah sejak tadi memberikan alamat tempat janjiannya dengan Syeila. tempat yang akan menjadi sejarah buat Syeila.
Ela yang sedang menunggu Syeila sedikit terlonjak kaget begitu mendengar ponselnya berdering,,, dengan segera dia melihat nama kontak yang meneleponnya.
Ela langsung tersenyum begitu melihat nama kontak Juan. Dengan segera Ela mengangkat panggilan telfon dari Juan.
"Halo sayang," ucap Ela dari balik telfon membuat Juan langsung tersenyum bahagia.
"Emm halo sayang,,, kamu lagi dimana sekarang?" ucap Juan.
"Lagi di rumah nih,, lagi nungguin tante Syeila sayang,,, aku hampir lupa memberitahukan kamu tentang itu,," ucap Ela yang langsung membuat Juan mengernyitkan dahinya bingung.
"Aku tau sekarang kamu pasti lagi bingung kan,, jadi Tante Syeila itu mau ngajakin aku untuk ke tempat pelamaran aku sebentar,,, sepertinya tante Syeila sudah salah paham dengan kamu mengajak dia,,, jadi tambah bagus kan?" ucap Ela lagi.
"Iya sayang,,, itu bagus banget,," ucap Juan.
__ADS_1
"Terus orang tua kamu,, gimana? mereka udah tau mengenai Syeila yang akan menjemput kamu?" tanya Juan.
"Udah kok sayang,, mereka juga udah tau semuanya jadi aman-aman saja dan mereka akan pergi berdua saja,, kamu siapkan saja tempat untuk orang tua aku,, biarlah aku terlihat kasian sebentar dimata tante Syeila,, kita siapkan kejutan buat Tante Syeila,,," ucap Ela lagi sambil tersenyum bahagia.
"Iya kejutan yang tidak akan terlupakan, siapa suruh jadi wanita jahat,,, dan tenang saja aku sudah menyiapkan tempat yang nyaman untuk kedua orang tua mu," ucap Juan.
"Kalau gitu aku tutup dulu yah panggilan telfonnya sayang nanti Syeila keburu datang ke rumah kamu, kamu hati-hati yah,," ucap Juan lagi.
"Iya,, sampai ketemu calon suamiku,," ucap Ela lalu segera memberikan cium jauh melalui panggilan telfon dan segera menutup panggilan telfonnya dengan Juan.
Juan lagi-lagi tersenyum sambil memandangi ponselnya.
#############
"Ela kita dimana nih tungguin kamu?" ucap mama Ela.
"Masalah itu gampang ma,, sudah ada calon menantu mama yang menyiapkan semuanya,,, mama dan papa ke sana aja duluan sebelum aku dan Tante Syeila ke sana,," ucap Ela.
"Oh oke,,, mama hampir lupa kalau calon menantu kita itu orang kepercayaan Kenan Mahardika,, jadi sudah pasti masalah seperti ini bakalan mudah,," ucap mama Ela sambil tersenyum bangga.
__ADS_1
"Hmm mama lebay,," ucap Ela lagi.
"Nggak apa-apa dong,, ayo pa kita pergi sekarang,, hemm hemm hemm gara-gara Syeila nih jadi harus seperti ini,, heran mama tuh," ucap Mama Ela.
"Iya sama ma,,, kamu hati-hati yah sayang,," ucap ayah Ela.
"Iya hati-hati nak," ucap mama Ela juga.
"Iya ma," ucap Ela.
Kedua orang tua Ela pun segera berjalan menuju mobil.
Tak lama Syeila pun datang ke rumah Ela.
Sementara Jeki tampak sangat terpesona dengan Salsa yang terlihat sangat berbeda begitu pun dengan Salsa,, mereka berdua tampak malu-malu duduk di dalam mobil sambil lirik-lirikan sedikit-sedikit.
Tak lama ekspresi wajah Salsa berubah begitu tidak sengaja melihat mobil Raka yang sedang ngebut melewati mobil Jeki.
Ishhh kok bisa lihat mobil dia sih,,, kenapa juga coba mesti sejalan,, sok ngebut lagi tuh jomblo, batin Salsa.
__ADS_1