
Kenan mengernyitkan dahinya begitu mendengar ucapan istrinya,, lalu dia pun mengerti dengan maksud istrinya yang mau menemui Syeila.
"Kamu yakin sayang mau kesini?" tanya Kenan yang takut jangan sampai Friska membuat Syeila jadi perkedel.
Kenan sangat mengenal betul istrinya yang bar-bar.
"Iya aku mau kesitu,, kok kamu seperti melarang aku? kamu mau melindungi dia? kamu suka sama dia?" ucap Friska kesal.
Kenan benar-benar terkejut begitu mendengar ucapan istrinya.
"Ya ampun amit-amit sayang,,, aku tuh udah bucin banget pada istriku,, nggak suka sama sekali aku pada wanita setengah gila itu,," ucap Kenan cepat.
"Lalu kenapa kamu seperti melarang aku untuk kesitu menemui wanita itu?" ucap Friska lagi.
"Aku takut dia jadi perkedel ditangan kamu sayang,, kita kan mau membawa dia ke kantor polisi,," ucap Kenan.
"Nggak bakalan sampai jadi perkedel kok,, hanya paling babak belur sedikit,, berani-beraninya wanita gila itu membuat om Jeki dan sahabat aku kecelakaan,, dia harus menerima sedikit pembalasan dari aku sebelum dia mendekam di dalam penjara,," ucap Friska.
__ADS_1
"Baiklah istriku sayang,,, akan ada sopir yang menjemput kamu,, hati-hati yah,, tunggu sopir itu datang,, kamu harus datang bersama sopir nggak boleh jalan sendiri,," ucap Kenan lagi yang sangat takut istrinya membawa kendaraan sendiri dalam keadaan marah.
"Iya,, lagian aku kan nggak tau keberadaan kamu sekarang dimana,, jadi pasti aku bersama sopir yang tentu sudah mengetahui keberadaan kamu,," ucap Friska yang sudah tau Kenan tidak mungkin memberitahukan keberadaannya agar dirinya tidak pergi sendirian.
"Iya sayang,,, tunggu saja sopir yang aku perintahkan untuk menjemput kamu yah bentar,," ucap Kenan.
"Iya,, kalau gitu aku tutup dulu yah panggilan telfonnya,, aku mau kembali ke tempat mereka,, siapa tau dokter sudah selesai menangani om Jeki dan Salsa,," ucap Friska lagi.
"Iya istriku sayang,," ucap Kenan sambil tersenyum lembut.
"Oke suamiku sayang,," ucap Friska juga sambil tersenyum lalu dengan segera menutup panggilan telfonnya dengan Kenan,, dan kembali menemui orang-orang yang sedang menunggu kabar Jeki dan Salsa,, dan sekaligus memberitahukan dirinya yang akan keluar sebentar.
"Heh Raka kita apakan dia?" ucap Juan sambil melihat Raka.
Raka pun mengedikkan bahunya.
"Kita siksa tapi dia wanita,, aku kan pria nggak mungkin menyiksa wanita,, tapi kalau wanitanya seperti dia ini haduh kayak rugi aja gitu kalau nggak disiksa," ucap Raka sambil melihat Syeila dengan tatapan kesalnya.
__ADS_1
Syeila tidak bisa berbicara karena mulutnya ditutup.
"Udah kalian tenang aja nggak usah buang-buang tenaga,, akan ada yang datang beri dia pelajaran seorang wanita,," ucap Kenan sambil melihat sinis kepada Syeila.
"Siapa?" tanya Juan sambil melihat Kenan yang sedang berjalan ke arahnya.
"Jangan-jangan dek cantik?" ucap Raka yang membuat Kenan langsung melotot kepadanya.
Kenan yang sudah benar-benar kesal kepada Raka yang selalu memanggil istrinya dengan panggilan dek cantik langsung mengikat Raka dan menutup mulutnya juga,, Raka tidak sempat melakukan perlawanan karena dia tidak berpikir bahwa Kenan akan tega melakukan hal itu padanya.
"Begini bagus," ucap Kenan sambil melihat Raka yang tampak meminta agar ikatan dan tutup mulutnya dilepaskan.
Juan benar-benar menahan tawanya melihat kejadian itu.
Rasain kamu Raka,, batin Juan sambil tertawa di dalam hatinya.
Sementara di rumah sakit,, Ela akan ikut bersama Friska untuk memberi pelajaran kepada Syeila.
__ADS_1
###############
Maaf banget baru bisa up sekarang,, author habis ada urusan di dunia nyata ke tempat yang sangat susah jaringan jadi nggak bisa up😭🙏,,