
"Dimana-mana ada terus yang melihatnya seperti itu" Ucap Kenan pada dirinya sendiri kemudian Kenan memutuskan menunggu Friska di dekat kelasnya sambil duduk di bangku panjang.
Tak lama mereka pun pulang sekolah, Friska keluar bersama dengan Dafa dan sahabat-sahabatnya, belum ada yang menyadari keberadaan Kenan.
Tak lama Friska pun melihat Kenan yang sedang duduk sambil memperhatikan dirinya. Mereka berdua saling menatap.
Ngapain nih om ke sekolah, pasti mau cari ribut lagi deh batin Friska.
Dafa dan sahabat-sahabatnya pun pamit pulang duluan karena melihat Kenan, sudah pasti Kenan ada keperluan dengan Friska makanya mereka pulang duluan.
Friska berjalan mendekati Kenan dengan muka kesalnya.
"Kenapa om kesini?" Tanya Friska langsung begitu berdiri dekat dengan Kenan.
"Memang salah kalau aku kesini, aku ada urusan di sekolah ini" Jawab Kenan.
"Oh ya sudah aku mau pulang dulu kalau gitu" Ucap Friska kemudian melangkahkan kakinya untuk pulang.
"Eh nggak sopan banget yah kamu" Ucap Kenan sambil menahan tangan Friska.
"Nggak sopan apanya sih om, aku ini udah sopan banget tahu, lepasin deh om aku mau pulang tahu, om selesain ajah urusan om" Ucap Friska.
"Udah selesai, kamu ke sekolah pakai apa?" Tanya Kenan mengingat motor Friska masih ada di rumahnya.
"Pakai mobil yang papa suruh pakai" Jawab Friska.
Kenan pun mengerti karena dia sempat lihat mobil itu berada di rumah yang baru Friska tempati.
"Ayo sini ikut aku" Ucap Kenan sambil memegang tangan Friska supaya mengikutinya.
Teman-teman yang lain benar-benar terpesona melihat ketampanan Kenan berbeda dengan Friska yang terlihat biasa saja.
Kenan pun menyuruh Friska masuk ke dalam mobil.
"Aku nggak mau masuk om, aku bawah mobil sendiri juga" Ucap Friska.
"Masuk ajah dulu aku punya sesuatu untuk kamu" Ucap Kenan.
Friska yang mendengar ucapan Kenan berpikir bahwa itu mungkin surat cerai yang di bawah Kenan, Friska pun langsung masuk ke dalam mobil dan begitupun juga Kenan.
Kenan langsung memberikan ponsel baru buat Friska membuat Friska sedikit terkejut.
Kok ponsel sih aku pikir surat cerai, kenapa nih om tumben baik batin Friska sambil sangat bahagia melihat ponsel yang dibelikan Kenan sangat sesuai dengan yang dia inginkan.
__ADS_1
"Kamu nggak mau?" Tanya Kenan yang melihat Friska hanya diam saja sejak tadi.
"Kok ponsel sih om, aku pikir om bawah surat cerai" Ucap Friska.
Di otak anak kecil ini cerai ajah batin Kenan.
"Nanti, nih ambil dulu ganti ponsel kamu yang rusak" Ucap Kenan.
Friska pun langsung mengambil ponsel dari Kenan.
"Wah ini bagus banget loh om, terima kasih yah" Ucap Friska tulus sambil tersenyum.
Kenan pun sangat senang mengetahui Friska menyukai ponsel pemberiannya yang dia cari sendiri. Kenan pun timbul ide di otaknya.
"Terima kasih saja tidak cukup tahu" Ucap Kenan.
"Lah terus aku mesti gimana dong om biar cukup?" Tanya Friska dengan polosnya.
"Dengan kamu menciumku baru cukup" Jawab Kenan dengan santainya.
"Ishh nggak mau, om nggak ikhlas banget, yah udah aku kembalikan deh, aku juga tadi niat mau pergi beli kok bentar" Ucap Friska sambil memberikan kembali ponselnya kepada Kenan.
Padahal di dalam hatinya Friska benar-benar tidak ikhlas memberikan kembali ponsel itu kepada Kenan karena dia sudah menyukai ponsel itu.
Friska pun berpikir dan membenarkan memang kartu Kenan lah yang akan dia pakai untuk membeli ponsel baru dan kalau Kenan mengambilnya sudah pasti dia tidak bisa membeli ponsel berhubung tabungannya sudah menipis.
"Bercanda kok om, nggak jadi aku kembalikan" Ucap Friska sambil nyengir kuda lalu mengambil kembali ponsel itu dari tangan Kenan namun Kenan menahan ponsel itu.
"Cium dulu" Ucap Kenan.
"Bentar aku pegang dulu ponselnya dong om" Ucap Friska.
"Memang kamu pikir aku bodoh apa, kalau kamu langsung kabur gimana dong" Ucap Kenan.
"Iish om nggak percaya banget sih sama aku, ya sudah sini pipi ajah kan om yang aku cium?" Tanya Friska.
"Pipi dan bibir dong, aku rugi kalau cuma pipi ajah" Ucap Kenan langsung.
"Ishh om mesum banget sih" Ucap Friska sambil bergidik ngeri.
"Sama istri juga" Ucap Kenan.
Kenan pun langsung mencium Friska karena menunggu Friska yang terlalu lama sementara Kenan sudah sangat gemas melihat Friska dan juga dia sudah lama tidak mencium istri kecilnya itu.
__ADS_1
"Om lama banget ciumnya aku hampir mati tahu nggak" Ucap Friska setelah melepas dengan paksa ciumannya dengan Kenan.
"Maaf deh, tambah lagi" perintah Kenan dengan seenaknya.
"Nggak mau kan udah tadi" Ucap Friska.
"Ya sudah aku bawah pulang deh nih ponsel" Ucap Kenan santai.
Friska pun langsung mencium Kenan dengan lembut dan Kenan sangat menikmati ciuman itu.
Biar cepat dan ponselnya nggak di bawah pulang batin Friska.
"Sebentar ikut aku yah makan malam bareng teman aku" Ucap Kenan sambil mengelus bibir Friska begitu selesai berciuman dengannya.
"Aduh nggak bisa om, aku udah ada janji dengan teman aku juga" Ucap Friska begitu mengingat janjiannya dengan Raka.
"Cewek atau cowok?" Tanya Kenan dengan wajahnya yang sudah di tekuk.
"Cowok" Jawab Friska jujur.
"Apa!!! Kamu tolak ajakan suami demi jalan dengan cowok lain" Ucap Kenan dengan kesalnya.
"Iya karena aku udah janjian duluan dengan dia lagian dia cuma teman aku, om ajah suka jalan sama pacar om aku nggak apa-apa" Ucap Friska yang tepat sasaran.
"Terserah kamu deh, aku mau pulang kembali sana ke mobil kamu" Ucap Kenan sambil memberikan ponsel Friska.
"Oke suamiku sayang, terima kasih" Ucap Friska lalu mengecup pipi dan bibir Kenan dan segera keluar dari mobil Kenan dengan perasaan bahagia berbeda dengan Kenan yang tidak ikhlas jika Friska akan jalan lagi dengan laki-laki lain.
#####
Friska yang sampai di rumahnya langsung bersih-bersih dan mengaktifkan ponsel barunya, dia pun segera memberitahu Raka kalau dia sudah punya ponsel baru jadi tak perlu lagi pergi membeli ponsel sebentar.
Sementara Adelia pulang bersama dengan Rio karena tadi Kenan sudah pulang duluan.
Kenan di rumahnya sedang memikirkan acara makan malamnya dengan Raka yang tidak bisa mengajak Friska bersamanya, Kenan pun memutuskan untuk mengajak Adelia saja.
Friska sudah berada di dalam mobil bersama dengan Raka untuk menuju tempat janjian mereka dengan Kenan buat makan malam.
Raka benar-benar pangling melihat kecantikan Friska yang tak terlalu dandan menor tapi tetap sangat cantik.
Sementara Kenan menuju ke apartemen Adelia tanpa memberitahu Adelia terlebih dahulu. Kenan sampai di apartemen Adelia dan melihat mobil yang sepertinya tidak asing bagi dia.
Kok kayaknya mobil ini kayak pernah lihat tapi dimana yah batin Kenan.
__ADS_1
Kenan pun tak mau terlalu memikirkan itu, dia segera berjalan menuju ke lantai apartemen Adelia menggunakan lift.