Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Sedang janjian


__ADS_3

"Haa menikah sama siapa sayang?" tanya Friska yang benar-benar terkejut, karena dia memang belum tahu lagi perkembangan hubungan percintaan Juan.


"Itu sayang sama pacarnya yang teman lamanya itu loh mereka sekarang sudah pacaran, tapi aku nggak tahu juga sih maksud Juan menelepon ini apa, aku mau angkat dulu," ucap Kenan lalu mengangkat panggilan telfon dari Juan.


Friska masih melongo tidak percaya sehabis mendengar jawaban suaminya itu.


"Halo Juan ada apa?" tanya Kenan langsung begitu sudah menjawab panggilan telfon dari Juan.


"Emm ini tuan maaf menggangu waktu bulan madu tuan, tapi tuan harus segera memeriksa E-mail yang saya kirimkan kepada tuan sejak kemarin, tuan harus memeriksanya dan memberitahukan saya keputusan akhirnya karena itu sangat penting tuan," ucap Juan yang sedikit takut tapi mau di apa lagi Kenan harus memberikan keputusannya jadi dia harus menghubungi Kenan agar Kenan membuka E-mailnya, karena Juan sudah menunggu sejak kemarin tapi Kenan belum membalas juga E-mail dari dia.


"Oh itu aku pikir kamu mau ngomong apaan, aku pikir yah kamu itu udah mau nikah ternyata masalah kerjaan," ucap Kenan.


Juan pun tersenyum begitu mendengar ucapan Kenan.


"Emm kalau itu tuan doakan saja agar bisa secepatnya, ini lagi proses kok tuan," ucap Juan dengan senyumnya walaupun Kenan tidak melihatnya.


"Iya-iya asal kamu bahagia, aku akan selalu mendoakan dan mendukung kebahagiaan kamu, jadi tenang ajah, tapi harus cepat yah nggak usah lama-lama keburu tambah tua kamu," ucap Kenan.


"Iya tuan terima kasih. Kalau sudah jelas saya akan memberitahu tuan," ucap Juan lagi.


"Okelah, aku tutup dulu telfonnya kalau gitu, mau baca E-mail dari kamu," ucap Kenan.


"Iya tuan," ucap Juan.


Kenan pun segera menutup panggilan telfonnya dengan Juan padahal tadi Juan yang menelepon, lalu segera membaca E-mail dari Juan, Kenan tahu itu pasti sangat penting karena Juan dengan beraninya mengganggu waktu bulan madunya.


Friska membiarkan suaminya itu fokus dulu dengan kerjaannya walaupun dia ingin bertanya. Friska lah yang kemudian menyuapi suaminya karena sejak tadi mereka belum kelar-kelar juga makannya.


"Sayang tolong dong ambilin laptop aku," ucap Kenan sambil menunjuk sebuah tas laptop, Friska tidak menyadari kalau Kenan ternyata membawa laptop juga, dengan segera Friska pergi mengambilkan laptop milik Kenan lalu memberikan kepada Kenan.


"Makasih sayang," ucap Kenan sambil mengambil laptop dari tangan istrinya.


"Ihh masa bilang makasih sih, santai ajah yank," ucap Friska lalu kembali duduk di samping suaminya.


"Harus dong bilang, oh iya maaf yah sayang di tengah-tengah honeymoon kita aku masih harus mengurus pekerjaan, jangan ngambek yah," ucap Kenan lalu mengelus pipi istrinya lembut.


"Yah nggak dong sayang masa mau ngambek sih itu bukan Friska banget, oh iya kalau makanannya udah habis aku bolehkan snorkeling sayang?" tanya Friska.

__ADS_1


"Boleh, tapi nggak boleh sendiri tunggu aku selesai sayang baru kita bareng," ucap Kenan.


"Nggak boleh ada bantahan dan jangan pasang muka imut," ucap Kenan cepat sambil fokus pada laptopnya karena kalau melihat istrinya yang lagi pasang muka imut di tambah kasihannya dia bisa-bisa luluh dan dia juga tidak mungkin membiarkan istrinya snorkeling sendiri.


"Issh tahu ajah," cibir Friska lalu menyuapi suaminya lagi.


Iyalah tahu sayang kamu kan istriku dan sangat aku cintai jadi sudah pasti aku tahu apapun tentang kamu, tentang kebiasaanmu batin Kenan.


Kenan hanya senyum sambil makan dan fokus pada kerjaannya dulu.


#######


"Friska nggak bisa ikut kita bentar malam gue udah telfon dia tadi, karena dia lagi ada urusan penting dengan pak Kenan, jadi gimana kalian jadi atau nggak nih?" tanya Dafa di grup.


"Yah Friska nggak ikut yah aku pikir dia mau ikut, malah dia nggak bunyi lagi di grup ini, Friska teganya dirimu sudah nggak ikut ehh nggak gubris kita lagi di grup, kalau Dafa ajah dia gubris," balas Salsa.


"Eittss ngomong apaan sih loe, nih gue gubris nih, nggak usah bilang sembarangan deh," balas Friska pada Salsa.


"Akhirnya Friska nongol juga, kemana ajah sih loe Fris?" tanya Farel.


"Gue juga dengan pertanyaan yang sama," balas Ela.


"Gue juga dengan pertanyaan yang sama yah," balas Haris.


"Gue juga," balas Ardi.


"Gue dan Dafa sama dengan pertanyaan yang sama," balas Jojo.


"Iya Fris," balas Dafa.


Etdahh mereka ini sekali bertanya gini amat batin Friska yang sedang duduk di samping suaminya yang masih fokus pada laptop sedangkan makanan mereka sudah habis.


"Gue nggak kemana-mana kok cuma tadi itu gue lagi nggak megang ponsel ajah makanya nggak tahu kalau kalian itu lagi ribut di grup dan nggak tahu juga kalau Dafa nelfon, sorry yah," balas Friska.


"Gue juga minta maaf nih nggak bisa ikut kalian karena gue lagi ada urusan keluarga nih bareng om gue juga, jadi nggak bisa ikut kalian deh," balas Friska cepat.


"Oh iya Fris nggak apa-apa kok yang penting jelas sih, gue tadi khawatir loh karena loe yang tiba-tiba ngilang kan biasanya loe yang paling ribut tuh," balas Farel.

__ADS_1


"Iya Fris ternyata loe cuma nggak megang ponsel doang, syukur deh," balas Ela.


"Terbaik memang deh sahabat-sahabat gue," balas Friska dengan emoji senyum.


"Iya dong Fris, jadi gimana nih kalian yang lain jadi atau nggak nih bentar malam?" tanya Haris.


"Gue jadi, nanti dengan Friska beda lagi," balas Dafa.


"Gue sih jadi juga, benar kata Dafa nanti kalau dengan Friska beda lagi, kita nyusun rencana lagi terus ngumpul lagi" balas Ela.


"Oke gue juga jadi," balas Farel.


"Gue juga jadi deh, bosan di rumah terus" balas Salsa.


"Gue juga jadi," balas Jojo.


"Idihhh mereka ini saling mengikut," sewot Haris.


"Cemburu ajah loe Haris," balas Friska kepada Haris.


"Terserah mereka dong, kasian banget sih loe Haris, loe mengikut tuh sama Ardi," balas Friska lagi dengan emoji tertawa.


"Fris loe mah tega sama gue," balas Ardi.


"Ardi baper ihh," balas Friska lagi sambil tertawa pelan agar tidak mengganggu suaminya tapi ternyata suaminya sejak tadi sudah memperhatikan istrinya yang sedang tertawa pelan itu.


"Tertawakan apa sayang?" tanya Kenan penuh selidik.


"Ini yank sahabat-sahabat aku lucu-lucu," jawab Friska.


"Lanjut lagi kerjanya sayang, aku mau snorkeling nih bareng kamu loh, bukan macam-macam kok yang aku tertawakan ini, cuma sahabat-sahabat aku ajah yang aku tertawakan" ucap Friska sambil mengelus wajah suaminya.


"Iya sayang aku lanjut, tapi beneran bukan macam-macamkan?" tanya Kenan.


"Iya bukan sayang," jawab Friska.


Kenan pun melanjutkan kerjanya lagi. Sementara di kantor Kenan, Syeila masih ada di dalam ruang kerja bersama Juan, mereka juga sedang janjian akan keluar nanti malam.

__ADS_1


__ADS_2