
"Hah,, beneran nek?" ucap Elsa.
"Iya beneran dong,, jadi kamu siapkan makan siang buat dia terus kamu bawa ke kantor Raka yah,, kalau kamu udah sampai di kantor Raka kirimkan saja pesan pada nenek,, biar nenek yang urus selanjutnya," ucap nenek Raka sambil tersenyum.
Elsa pun tampak bersemangat setelah mendengar ucapan nenek Raka.
"Iya nek beres kalau begitu,, aku siapkan dulu makan siang buat dia nek," ucap Elsa dengan semangatnya.
"Iya sayang,," ucap nenek Raka sambil tersenyum bahagia melihat Elsa yang sangat bersemangat untuk melakukan itu.
Elsa pun segera ke dapur.
Raka,, Raka,, wanita yang bagaimana lagi yang mau dia cari,, ada Elsa di depan mata,, cantik,, baik,, mencintai dia,, apa kurangnya coba, batin nenek Raka.
############
Sementara Salsa yang baru sampai ke kantor Raka segera masuk ke dalam sambil tersenyum pada security yang sudah dikenalnya dan sudah mengantarnya kemarin,, security itu pun tersenyum juga pada Salsa.
"Mau ke ruangan tuan Raka yah?" tanya security itu.
"Iya nih pak,, padahal aku malas banget,, mana pasti bertemu dengan dua nenek lampir itu lagi," ucap Salsa.
Security itu pun tersenyum begitu mendengar ucapan Salsa.
"Kalau bertemu dan mereka mengajak ribut lagi,, yah Nona ladeni saja seperti kemarin,, mereka kalah kan sama Nona,, lagian asik banget kemarin Nona waktu Nona memberikan mereka pelajaran," ucap security itu yang membuat Salsa langsung tertawa.
"Bapak ada-ada aja,, tapi iya sih seru juga yah kalau aku kasih begitu mereka lagi," ucap Salsa setelah menyelesaikan tawanya.
"Iya Nona," ucap security itu.
"Nantilah kalau mereka macam-macam lagi pak,, aku pasti begitu kan lagi bahkan akan lebih parah lagi," ucap Salsa.
"Oke Nona,,, aku akan selalu mendukung Nona," ucap security itu lagi.
"Oke pak,, tos dulu dong," ucap Salsa dan security itu pun mengikuti kemauan Salsa.
"Aku ke dalam dulu yah pak,," ucap Salsa.
"Oke Nona," ucap security itu.
Dan memang benar Salsa bertemu lagi dengan kedua wanita itu. Salsa langsung mendapatkan tatapan tidak suka oleh kedua wanita itu.
"Apa natap-natap aku,, mau ajak ribut lagi,, sini aku ladeni,, atau iri sama aku yang datang lagi,,,, aku mau ke ruangan Raka loh," ucap Salsa sambil melihat kedua wanita itu yang sedang menatapnya tak suka.
"Tahan,, tahan,, nanti kita di pecat,, jangan ladeni dia,, ingat kemarin kita sudah mendapatkan surat peringatan,, jangan sampai kita di pecat hanya karena dia,, bisa bahagia banget dia kalau sampai itu terjadi,,," bisik teman wanita yang menyukai Raka.
"Kalau kita bertemu di luar baru kita beri dia pelajaran,, kalau sekarang kamu tahan dulu," bisik nya lagi.
"Hmmm nggak berani yah kasihan nggak asik banget sih,, pasti kamu takut dipecat,, atau kamu takut sama aku," ucap Salsa lalu segera pergi dari hadapan kedua wanita itu.
__ADS_1
"Isshh sialan anak kecil itu,, sombong banget dia,, seandainya ini di luar sudah lama aku beri pelajaran dia,"
"Sama aku juga mikirnya begitu,, tapi udahlah kita sabar saja dulu,, jangan membahayakan pekerjaan kita,,"
"Iya aku udah berusaha sabar ini,
Begitulah percakapan kedua wanita itu.
Salsa yang sudah sampai di depan ruangan Raka segera mengetuk pintu ruangan Raka,, Raka pun mengizinkan orang itu masuk barulah Salsa masuk ke dalam ruangan Raka.
Salsa langsung nyengir begitu melihat Raka yang sedang menatapnya kesal.
"Jam berapa ini?" ucap Raka.
"Aku menyuruh kamu datang jam berapa? dan kamu datangnya jam berapa?" ucap Raka lagi.
"Maaf kak, macet tau itulah lama," ucap Salsa.
"Alasan kamu sudah aku duga,, dan tidak ada kemacetan di tempat yang kamu lewati,, nggak usah berbohong karena aku tau semuanya," ucap Raka.
"Iya,, iya,, maaf,, tadi aku sengaja datang lama," ucap Salsa yang akhirnya jujur.
"Aku mau kerjakan apa ini?" tanya Salsa untuk mengalihkan pembicaraan.
"Duduk saja dulu,, sebentar aku akan kasih kamu pekerjaan yang susah karena kamu datangnya lama," ucap Raka.
"Nggak ada tapi-tapian,, duduk saja dulu disitu dan nggak usah ribut," ucap Raka lagi dan Salsa dengan terpaksa menuruti ucapan Raka.
###########
Sementara Nenek Raka pun ikut ke dapur untuk melihat Elsa yang sedang menyiapkan makan siang untuk Raka.
"Loh nenek kok kesini,, kalau aku tau aku bakalan bawa nenek kesini tadi,, supaya nenek nggak jalan sendiri,," ucap Elsa yang sempat terkejut begitu melihat nenek Raka berjalan sendiri ke dapur.
"Udah nggak apa-apa,, nenek bisa jalan sendiri kok,, jadi nggak usah panik begitu,," ucap nenek Raka sambil tersenyum.
"Udah jadi yah sayang," ucap nenek Raka untuk mengalihkan pembicaraan.
"Iya nih nek udah,," ucap Elsa sambil tersenyum.
"Ya udah ayo kamu antar supaya kamu sampai di sana pas jam istirahat," ucap Nenek Raka lagi.
"Iya nek,, doain yah supaya kak Raka nggak marah sama aku," ucap Elsa terlebih dahulu.
"Iya tenang aja Raka pasti nggak akan marah kok,, ada nenek,, kirimkan pesan ke nenek yah kalau kamu udah sampai ke kantor Raka," ucap nenek Raka lagi.
"Oke nek,, tapi nenek nggak apa-apa disini sendirian?" tanya Elsa yang tampak khawatir pada nenek Raka.
"Yah nggak apa-apa dong sayang,, lagian disini banyak pelayan juga," ucap nenek Raka sambil tersenyum.
__ADS_1
"Yah tapikan nenek nggak ada teman cerita kalau aku tinggal nek," ucap Elsa.
"Nggak apa-apa kok,, kamu ke kantor Raka saja dulu yah,, bawakan makan siang untuk dia,," ucap nenek Raka lagi.
"Baiklah nek," ucap Elsa lalu salam kepada nenek Raka.
"Nenek hati-hati yah di rumah,," ucap Elsa lagi.
"Iya sayang," ucap nenek Raka.
"Sini nek aku antar ke kamar dulu," ucap Elsa lagi.
"Udah nggak usah,, disini banyak yang bisa nenek suruh untuk antar ke kamar,, kamu ke kantor Raka saja yah sekarang," ucap nenek Raka lagi.
"Beneran nek?" ucap Elsa.
"Iya beneran sayang,, nggak usah khawatir yah," ucap nenek Raka.
"Ayo kamu ke kantor Raka,, nanti kalau kelamaan kamu sampainya bisa-bisa udah selesai jam makan siang," ucap nenek Raka lagi.
"Iya baiklah nek," ucap Elsa.
Elsa pun pamit kepada nenek Raka lalu segera berjalan menuju ke rumahnya untuk mengambil kunci mobilnya karena dia tetanggaan dengan nenek Raka.
Sebelum itu Elsa beritahu dulu kepada para pelayan agar menjaga baik-baik nenek Raka,, jika nenek Raka mau ke kamarnya mereka dengan segera mengantar nenek Raka.
Elsa dengan semangat menyetir mobilnya menuju kantor Raka.
"Semoga kak Raka nggak marah dan mau membuka hatinya sedikit untuk aku," gumam Elsa ketika sedang menyetir mobilnya menuju ke kantor Raka.
############
Elsa segera mengirimkan pesan kepada nenek Raka setelah sampai di kantor Raka. Nenek Raka segera membaca pesan dari Elsa yang sudah di tunggunya sejak tadi.
Nenek Raka pun segera menelepon Raka begitu sudah selesai membaca pesan dari Elsa.
Raka segera mengangkat panggilan telfon dari neneknya.
"Halo nek ada apa?" tanya Raka langsung begitu mengangkat panggilan telfon dari neneknya.
"Kamu di kantor kan?" tanya Nenek Raka.
"Iya nek,, aku di kantor,, ada apa?" tanya Raka lagi.
"Bagus,, Elsa lagi di kantor kamu sekarang,, dia lagi membawakan makan siang untuk kamu,, awas yah kamu jangan marah-marah sama dia, kamu harus baik-baik sama dia,, nenek tutup dulu panggilan telfonnya,," ucap nenek Raka lalu segera menutup panggilan telfonnya dengan Raka tanpa mendengar ucapan Raka lagi.
Astaga nenek yang benar saja,, jangan-jangan nenek mau mendekatkan aku dengan Elsa,, aku nggak mau,,, Elsa nggak boleh berharap sama aku karena aku nggak mencintai dia,, nanti dia sakit hati sama aku,, aku nggak mau menyakiti hati orang,, lebih baik aku nggak berikan harapan apa-apa sama dia,, tapi gimana caranya,, batin Raka.
Raka tiba-tiba melihat Salsa dan dia langsung mendapatkan ide.
__ADS_1