Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Terlalu banyak halangan..


__ADS_3

"Kamu telah menikah pun bukan halangan untuk aku mendapatkan kamu sayang,," ucap pria itu sambil melihat foto Friska di dalam suatu ruangan.


Pria itu pun segera menelepon anak buahnya.


"Segera cari tau jadwal Kenan Mahardika,, dapatkan celah untuk menghabisi dia,, aku ingin dia tidak ada lagi di dunia ini,, dan kalian harus kerja serapi mungkin,, jangan sampai ada bukti yang didapatkan atau membuat Kenan curiga dengan kalian,,, habisi dia ketika dia lengah,, dan ingat ini aku sudah cari tau sebagian mengenai Kenan Mahardika dia sangat pandai bela diri jangan sampai terlibat pertarungan dengan dia karena kalian pasti akan kalah,, pikirkan cara lain untuk menghabisi Kenan,," perintah pria itu sambil tersenyum jahat.


"Ba..ba..baik tuan," ucap anak buah pria itu yang terkejut mendapatkan tugas untuk menghabisi Kenan Mahardika. Dia sudah tentu tau Kenan Mahardika itu siapa.


"Kenapa nada bicara mu seperti itu? kamu takut padanya? jangan pernah takut padanya karena aku akan menghabisi kamu duluan kalau kamu sampai takut,," ucap pria itu lagi.


"Iya tuan,, saya tidak takut tuan," ucap anak buah pria itu lagi.


"Oke, bagus laksanakan secepat mungkin dan serapi mungkin," ucap pria itu yang lagi-lagi mengingatkan anak buahnya karena pria itu sudah tentu tau siapa yang ingin dia habisi seberapa berjaga-jaga nya Kenan,, sangat tidak mudah mendapatkan kelengahan Kenan.


Pria itu pun segera menutup panggilan telfonnya dengan anak buahnya begitu selesai mengucapkan perintahnya.


Sebentar lagi kita akan bersama-sama,, kalau Kenan tiada,, tidak akan ada yang menghalangiku untuk mendekati kamu,, batin pria itu lagi sambil tersenyum melihat foto Friska.


"Ada apa?" tanya teman anak buah pria itu.

__ADS_1


"Tuan,, menyuruh ku untuk menghabisi Kenan Mahardika,"


"Hah? Kenan pengusaha yang terkenal itu?"


"Iya,, gimana ini,, aku sangat bingung,, entah tuan ada masalah apa dengan Kenan Mahardika,, tapi kamu tau sendiri kan Kenan penjagaannya seperti apa,, aku bingung mencari celah untuk menghabisi dia pada saat kapan, apalagi kita tidak bisa bertarung dengannya,, kita sudah pasti kalah,,"


"Hmm,, aku juga bingung,, tapi kita coba saja dulu laksanakan tugas dari Tuan,, kamu tau sendiri kan Tuan bisa langsung menghabisi kita kalau kita hanya diam saja,, entahlah kita akan mati ditangan siapa,, ditangan tuan atau ditangan Kenan Mahardika,, karena keberhasilan tugas ini sangat kecil,,"


"Aku sudah pasrah,, aku mau bertemu keluarga ku dulu,, sebelum benar-benar tiada,,"


"Iya aku juga,"


"Oke,, setelah kita bertemu keluarga masing-masing barulah kita laksanakan perintah tuan,"


################


"Mama nih gangguin anaknya mulu," ucap Kenan sambil salam kepada orang tuanya dan juga mertuanya. Sedangkan Friska langsung memeluk orang tuanya dan juga mertuanya.


Kenan hanya tersenyum melihat istrinya yang tampak sangat merindukan mereka.

__ADS_1


"Kok nggak bilang-bilang sama aku kalau kalian mau datang?" ucap Friska.


"Sengaja dong biar surprise,, makin cantik aja nih menantu mama,, pantas saja Kenan ketar-ketir melakukan perawatan,, toh istrinya makin cantik begini,," ucap Mama Kenan.


"Loh,, kok mama tau?" ucap Kenan yang merasa malu ketahuan oleh mamanya.


Juan pun langsung sembunyi karena dirinya lah yang curhat pada Mama Kenan.


"Oh mama nggak perlu jawab pasti ini kan pelakunya?" ucap Kenan sambil mendekati Juan.


"Hey,, dia ini mata-mata terbaikku,, jangan ganggu," ucap Mama Kenan sambil menarik telinga Kenan membuat semua orang yang berada disitu langsung tertawa.


Juan pun melihat Kenan dengan tatapan penuh kemenangan.


"Mama,, anaknya siapa yang dibela siapa," ucap Kenan sambil memperlihatkan ekspresi wajah kasihannya.


"Kalian anakku semua,, ayo masuk ke dalam,, tega yah nggak kasih masuk orang tua dan mertuamu,," ucap Mama Kenan lagi.


"Ehh iya ayo masuk semuanya,," ucap Kenan.

__ADS_1


Friska pun segera mengirim chat ke grup menyuruh sahabat-sahabatnya datang sekaligus membicarakan tentang pernikahan Juan dan Ela yang belum terlaksana karena terlalu banyak halangan.


###############


__ADS_2