Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Ponselnya pun baterainya habis


__ADS_3

"Sayang kamu jangan tahan nafas terus nanti kamu mati, aku bisa jadi duda ngenes," bisik Kenan pada Friska sambil tersenyum, karena sejak tadi Friska seperti menahan nafasnya akibat kelakuan Kenan.


"Haa kok aku udah nggak pakai-pakaian lagi," ucap Friska dengan polosnya.


"No comment," ucap Kenan lalu mengangkat tubuh Friska dan segera berendam bersamanya.


Kenan pun sudah tidak memakai sehelai benang pun.


"Enak banget yah berendam bareng istri," ucap Kenan.


"Aku baru kali ini berendam bareng cowok, aku langsung nggak tahu mau lakuin apa lagi," ucap Friska sambil jauh-jauh dari Kenan, namun Kenan menahannya.


"Kamu jangan jauh-jauh sayang," ucap Kenan.


"Aaa itu apaan," teriak Friska yang merasakan sesuatu yang aneh menyentuh kulitnya.


Kenan benar-benar tertawa terbahak-bahak dengan ekspresi istrinya.


Mereka berendam berjam-jam akibat Kenan yang ingin lama-lama dan Friska tidak bisa menolaknya.


Ya ampun akhirnya selesai juga berendamnya batin Friska.


######


Di tempat lain


"Salsa sayang makasih sekali lagi yah, sumpah ini bagus-bagus banget loh yang kalian belanjakan tadi, makanya gue mengucapkan terima kasih lagi sama loe, karena gue suka banget," ucap Ela dari balik telfon yang membuat Salsa langsung memoyongkan bibirnya.


"Itukan loe yang pilih sendiri, sengajakan loe milih yang mahal-mahal, issh sahabat tega banget loe, terus cuma bilang makasih lagi," ucap Salsa.


"Terus gue mau bilang apa lagi emangnya selain makasih, dan emang iya gue sengaja milih yang mahal-mahal kan yang mahal kualitasnya bagus," ucap Ela sambil nyengir.


"Terserah deh sama loe, pusing gue mikirin duit gue yang hanya meninggalkan kenangan," ucap Salsa lagi.


"Yee loe itu nggak ikhlas banget, tapi walaupun loe nggak ikhlas gue nggak bakalan ngasih loe barangnya," ucap Ela lalu tertawa puas.


"Issh dasar loe," ucap Salsa lagi.

__ADS_1


"Sal gue serius nanya nih sama loe, loe beneran nggak ada hubungan apa-apa dengan Jojo, atau kalian berdua sengaja nyembunyiin itu semua dari kita?" tanya Ela serius.


"Gue nggak ada hubungan apa-apa dengan Jojo, cuma kedapatan sama loe tadi dan gue malas kalau loe ribut dan gue jadi bahan ledekan lagi, apes banget kita tadi ketemu dengan loe," ucap Salsa kesal.


"Tapi Jojo beda banget loh ketika jalan berdua ajah dan jalan bareng yang lain, dia itu beda banget yang gue rasain nggak tahu juga sama yang lain," ucap Salsa lagi.


"Seriusan loe, bedanya kayak gimana?" tanya Ela kepo.


"Yah dia lebih perhatian ajah, terus ngikutin kemauan gue gitu dan dia juga lembut gitu beda kalau lagi bareng kalian heem pasti dia ngeselin banget tuh kalau dia bicara sama gue," ucap Salsa.


"Suka kali Jojo sama loe cuma dia nggak mengungkapkan," ucap Ela.


"Haduh gila loe mana mungkin Jojo suka sama gue sih, kita itu udah bersahabatan lama nggak mungkin dia suka sama gue, mungkin kalau gue jalan berdua dengan dia, dia itu menganggap gue hanya sebagai adik yang harus di jaga, kan dia lebih tua dikit dari gue umurnya," ucap Salsa lagi.


"Yah siapa tahu ajah kan Jojo suka sama loe, nggak ada yang nggak mungkin Salsa" ucap Ela lagi.


"Kalau misalnya Jojo suka sama loe, loe bakalan terima dia nggak?" tanya Ela.


"Ihh apaan sih loe nanyanya gitu amat, udah ahh gue mau tidur, mendadak ngantuk gue dengar pertanyaan dari loe," ucap Salsa.


"Kan misalnya doang Sal," ucap Ela lagi.


"Iya nih, gue video call loe duluan yah," ucap Ela.


"Oke," ucap Salsa lalu menutup panggilan telfonnya dengan Ela.


Tak lama mereka pun video call lalu Ela menghubungi Friska juga.


"Ya ampun sayang Ela video call aku nih, kamu ke sofa dulu yah atau aku ajah yang ke sofa deh," ucap Friska yang mendengar ponselnya berdering sementara Kenan sedang baring di pahanya sambil mengurus pekerjaannya melalui ponselnya.


"Angkat ajah sayang, kan aku lagi baring juga di paha kamu pasti nggak bakalan kelihatan, aku nggak bakalan ribut," ucap Kenan.


Friska pun mengikuti ucapan Kenan.


"Hai sayang, aku rindu banget sama kamu," ucap Ela.


"Iya beb aku juga, ke sekolah kalau nggak ada kamu tuh rasanya ada yang kurang, hidupku nggak lengkap ajah gitu, terus nggak ada tempat nyontek dikit," ucap Salsa.

__ADS_1


Kenan hanya senyum sambil geleng-geleng kepala begitu mendengar ucapan sahabat-sahabat istrinya itu.


"Dasar loe kang nyontek, tapi gue juga rindu kok sama kalian," ucap Friska.


"Sama Dafa pasti rindu beratkan loe," ledek Salsa.


Kenan langsung berubah seketika raut wajahnya.


"Biasa ajah kok, aku lebih rindu sama kalian berdua," ucap Friska sambil mengelus lembut pipi suaminya itu yang sedang cemburu. Seketika Kenan langsung tersenyum bahagia sambil fokus pada ponselnya lagi.


Mereka bergosip tentang apa yang terjadi selama Friska tidak ada, bahkan Ela juga menceritakan tentang Salsa dan Jojo yang dia ciduk jalan berdua beruntung Friska mau di ajak kompromi agar tidak memberitahukan yang lain, bahkan Juan pun mereka bahas juga.


########


"Kak Juan lagi ngapain yah, apa nggak apa-apa aku menghubungi dia, tapi kalau dia lagi sibuk gimana yah," ucap Ela di dalam kamarnya setelah selesai video call dengan Friska dan Salsa.


"Kak Juan mungkin sudah tidur sekarang atau jangan-jangan dia masih kerja lagi," ucap Ela lagi yang sedang dilema mau telfon Juan atau tidak.


"Apa aku nunggu kak Juan nelfon ajah yah, tapi entah kapan lagi kak Juan akan menelepon aku," ucap Ela.


"Kalau aku nelfon duluan agresif banget nggak sih,"


"Ahh nggak kok pasti, wajar ajah kan aku menelepon kak Juan, lagian aku udah biasa juga bar-bar sama kak Juan,"


"Aduh tapi aku harus punya malu juga sebagai wanita,"


"Tapi rindu banget sama kak Juan,"


"Kak Juan kayaknya nggak rindu sama aku,"


"Heem bodoh amatlah, oke telfon ajah Ela daripada loe menderita karena rindu, iyakan," ucap Ela lagi sambil mondar-mandir kayak setrika di dalam kamarnya.


"Iya fix telfon ajah," ucap Ela sambil mengambil ponselnya dan mencari nama kontak Juan di ponselnya kemudian dia segera menghubungi Juan.


Ela langsung lemas seketika begitu nomor ponsel Juan ternyata tidak aktif.


Yah percuma gue mikir dari tadi, dilema dari tadi ternyata nomor ponsel kak Juan nggak aktif, huuft nggak beruntung banget sih loe Ela, ya ampun batin Ela.

__ADS_1


Sedangkan Juan baru selesai mengurus Renata dan orang suruhan Renata, ponselnya pun baterainya habis.


"Juan," teriak seorang wanita kepadanya.


__ADS_2