Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Aku merindukan mereka,,,


__ADS_3

Sementara di rumah Ela mereka sedang duduk bersama di ruang keluarga,, disitu juga sudah ada kedua orang tua Ela.


"Kalian mau keluar yah tadi? karena tumben nih si Ela cantik di rumah,," ucap mama Ela sambil melihat Juan dan Ela secara bergantian.


Ela pun tampak menganggukkan kepalanya.


"Iya ma kita tadi rencananya mau keluar,, tapi karena mama nelfon nggak jadi deh,, si Salsa aja yang keluar tadi,," ucap Ela.


"Dan aku memang selalu cantik ma mau dimanapun aku berada,," ucap Ela lagi sambil melihat Mamanya dan tersenyum.


"Hmm kepedean banget,," ucap mama Ela lagi.


"Juan nggak apa-apa kan kalau rencana kalian nggak jadi tadi?" ucap Ayah Ela sambil melihat Juan yang tampak diam.


Juan diam karena memikirkan Syeila yang rencananya sudah sangat keterlaluan. Juan benar-benar tidak mau jika Ela sampai kenapa-kenapa.

__ADS_1


"Kak Juan," ucap Ela karena Juan tampak tidak fokus,, Ela melihat Juan sedang memikirkan sesuatu.


"Ehh iya,, ada apa?" ucap Juan sedikit terlonjak kaget.


"Kak Juan mikirin apaan sih? papa aku nanya kak Juan loh tadi,," ucap Ela sambil melihat Juan.


"Maaf,, aku hanya lagi memikirkan Syeila,, rencana dia sudah sangat keterlaluan,, aku nggak bisa membayangkan kalau nggak ada Salsa tadi mungkin kamu sudah kenapa-kenapa sekarang," ucap Juan sambil melihat Ela.


Orang tua Ela langsung mengernyitkan keningnya begitu mendengar ucapan Juan.


"Tadi Tante Syeila datang,, terus dia minta maaf sama aku,, aku pikir dia itu benar-benar sudah berubah tapi ternyata dia bohong,, dia malah memiliki rencana mau meracuni aku tapi untungnya ada Salsa yang menggagalkan rencana dia,, Salsa melihat botol racun yang digunakan tante Syeila,, jadi aku udah ngeri sama Tante Syeila," ucap Ela sambil bergidik ngeri.


Orang tua Ela benar-benar terkejut begitu mendengar ucapan Ela.


"Nah itu dia yang memang ingin kami bicarakan,, jangan anggap sepele Syeila,, sudah laporkan saja Syeila ke polisi,, karena dia memang nggak akan berubah, jangan biarkan orang seperti dia masih bebas,, karena itu akan sangat berbahaya buat kalian,, nggak penting lah kalau dia keluarga kita karena dia juga nggak menganggap kita keluarga,, dia menganggap Ela musuh,," ucap mama Ela yang sebenarnya ingin bicara kepada Juan untuk tidak usah memberi balasan pada Syeila mengingat Syeila keluarga mereka,, tapi begitu mendengar ucapan Ela,,, mama Ela pun berubah pikiran.

__ADS_1


"Iya,, dia pasti akan masuk ke penjara besok,," ucap Juan lagi.


Sementara di tempat lain Friska dan Kenan sedang dalam perjalanan menuju ke rumah orang tua Friska seperti keinginan Friska.


"Istriku sayang apa kita akan tidur di rumah kamu?" ucap Kenan sambil membayangkan kamar Friska yang penuh dengan barang-barang berbau BTS,, Kenan benar-benar merasa tersaingi dengan wajah-wajah tujuh orang pria tampan dari Korea itu.


Friska pun langsung senyum begitu mendengar pertanyaan Kenan.


"Iya sudah tentu sayang,, aku merindukan mereka tujuh orang suami halu aku,,, kan di rumah kita hanya sedikit saja,, kalau di dalam kamarku full mereka semua,," ucap Friska sambil tersenyum bahagia.


Hmmm sudah aku duga,, kurang apa lagi suami kamu ini,, batin Kenan.


Ketika ingin berbicara lagi,, Kenan tiba-tiba tidak jadi berbicara karena melihat ada banyak orang yang sedang berkumpul.


"Sepertinya ada yang kecelakaan sayang," ucap Kenan.

__ADS_1


__ADS_2