Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Terindah banget


__ADS_3

"Dia ada dimana sekarang?" tanya Kenan sangat antusias.


"Dia ada di Amerika tuan. Tapi sekarang dia akan pulang di Indonesia, mungkin empat puluh lima menit lagi dia akan tiba di bandara" ucap suruhan Kenan. Oh iya tuan dia di Amerika bersa... ucap orang itu tetapi tidak sampai selesai karena ucapannya sudah di potong terlebih dahulu oleh Kenan.


"Nanti saya menanyakan langsung kepada Adelia" ucap Kenan. Kemudian mematikan teleponnya dan bersiap-siap akan segera ke bandara.


Sesudah Kenan bersiap-siap, Kenan menelepon Juan terlebih dahulu bahwa dia tidak masuk kerja hari ini karena masih ada urusan lain. Juan pun tidak curiga karena Juan pikir ini berhubungan dengan Friska. Dan Juan pun sudah menyuruh orang untuk mengantarkan motor Friska di rumah barunya.


Kenan segera menuruni anak tangga dan menuju ke dapur. Di lihatnya Friska yang lagi asik menyiapkan sarapan pagi.


Kenan tersenyum melihat Friska yang sangat pandai memasak itu, Kenan pun memeluk Friska dari belakang.


Friska sempat terkejut dengan orang yang tiba-tiba memeluknya dari belakang tapi mengingat mereka hanya bertiga di rumah ini, dirinya, Kenan dan juga satpam yang berada di depan. Jadi bisa dia pastikan kalau itu Kenan tidak mungkin pak satpam yang datang memeluknya.


"Om ngagetin tahu nggak, aku lagi masak nih jangan peluk-peluk" ucap Friska sambil masih fokus ke masakannya.


"Makanya kamu balik kesini" ucap Kenan masih memeluk Friska.


"Tunggu om bentar lagi masak, lepasin dulu pelukannya" ucap Friska lagi.


"Nggak mau" ucap Kenan sambil mencium pundak Friska.


"Om ini nggak puas apa di kamar, ngapain lakuin lagi disini" omel Friska.


"Iya nggak puas dan nggak akan pernah puas, kalau aku puas ngapain aku lakuin lagi" ucap Kenan lalu melanjutkan lagi aktivitasnya.


Friska langsung diam malas meladeni Kenan dan membiarkan dia melakukan yang ingin dia lakukan.


Friska pun sudah selesai memasak, dia langsung berbalik menghadap Kenan lalu memeluk leher Kenan sedangkan Kenan memeluk pinggang Friska.


"Sudah masak om, ayo kita makan" ucap Friska lalu mencium bibir Kenan kemudian berlalu menyiapkan makanan di atas meja.


Kenan tersenyum puas dengan yang dilakukan Friska. Kemudian Kenan duduk di kursi meja makan menunggu Friska selesai menyiapkan semuanya. Setelah selesai Friska juga ikut duduk.


"Istriku sepertinya aku nggak bisa ikut sarapan, kamu sarapan sendiri saja dulu yah, aku ada urusan penting" ucap Kenan.


"Enak ajah pokoknya om harus sarapan bareng aku, aku udah capek masak juga" ucap Friska.


"Kamu pengen banget yah sarapan bareng aku, sampai-sampai kamu nahan aku gini" goda Kenan dengan senyumnya sambil mencolek dagu Friska.


"Iya emang om, aku udah masak banyak juga buat om dan pak satpam di depan" ucap Friska.


"Yah ternyata buat pak satpam juga" dengus Kenan.


"Iya dong om, dia kan udah jagain rumah ini" ucap Friska.


"Tapi dia juga bisa pesan online kan, atau istrinya membawakan dia makanan" ucap Kenan tidak ikhlas kalau ternyata Friska memasakkan juga untuk pak satpam.


"Itu kelamaan om, ada aku disini. Nanti bentar aku bawain" ucap Friska.


Apa!!! dia juga mau membawakan, terindah banget tuh pak satpam. Nggak boleh di biarin batin Kenan.


"Udah kamu siapin ajah sebentar nanti aku yang bawain, kan aku mau keluar bentar, kamu siap-siap ajah buat ke sekolah" ucap Kenan.


"Oke om" ucap Friska sambil mengambilkan makanan buat Kenan.

__ADS_1


Sesudah makan Friska menyiapkan juga buat pak satpam dengan Kenan yang menunggu sambil memperhatikan wajah cantik natural Friska.


"Ini om" ucap Friska.


Kenan pun tersadar dari perhatiannya.


"Oh sudah selesai, oh iya ini uang jajan hari ini untukmu anak kecil" ucap Kenan sambil mengambil uang merah sepuluh lembar dari dompetnya yang sudah disiapkan memang untuk Friska.


"Haa om ini banyak banget" ucap Friska terkejut menghitung uang jajannya.


"Tidak apa-apa kalau untuk istriku. Rajin-rajin beli susu juga yah biar tinggi" ucap Kenan sambil tertawa.


"Iiihh om cewek pendek itu imut tahu nggak, terus awet muda, lagian aku nggak pendek-pendek amat tuh om nya ajah yang ketinggian kayak pohon kelapa" ucap Friska tidak terima di bilangkan pendek.


"Hahah iya-iya istriku kamu memang nggak pendek cuma belum tinggi ajah" ucap Kenan sambil tertawa. Aku udah mau berangkat nih, kamu siap-siap sana buat ke sekolah sambung Kenan sambil mengambil makanan buat pak satpam dan menuju ke luar rumah.


Belum sampai di pintu, Friska teriak memanggil Kenan.


"Om" teriak Friska sambil mendekat kepada Kenan.


"Iya kenapa anak kecil?" tanya Kenan.


Friska pun langsung menyalami tangan Kenan.


"Aku suka liat mama aku kayak gitu sama papa aku" ucap Friska sambil tersenyum.


Kenan pun mencium kedua pipi Friska kemudian Kening Friska.


"Aku juga suka liat papa aku kayak gitu" ucap Kenan.


"Sudah nggak usah komentar, aku berangkat dulu istriku" ucap Kenan lalu mencium kening Friska lagi kemudian ke luar rumah menuju mobil.


Friska pun kembali ke kamarnya bersiap-siap buat ke sekolah.


Saat di luar Kenan melihat motor Friska yang terparkir, Kenan menggelengkan kepalanya melihat warna motor Friska.


Dasar anak kecil motor warna pink pula, tapi motor ini kok kayak nggak asing yah, kayak pernah lihat tapi dimana yah. Mungkin perasaan aku ajah gumam Kenan sambil berjalan masuk ke mobil kemudian dia mengemudikan mobilnya menuju bandara tak lupa mengasih makanan yang disiapkan Friska tadi kepada pak satpam di rumahnya.


#####


Di dalam kelas


"Friska sayang gue sangat merindukanmu" teriak Farel sambil memeluk Friska karena dia yang melihat duluan Friska masuk kelas.


"Ya ampun Farel loe ngagetin gue sayang" ucap Friska sambil tersenyum.


"Friska akhirnya loe datang juga" ucap Salsa.


Friska melihat sahabat-sahabatnya yang sangat senang melihat kedatangan Friska.


"Kalian itu gue nggak ke sekolah baru dua hari loh, dan gue nggak ketemu kalian baru satu hari doang, tapi gue juga merindukan kalian kok" ucap Friska.


"Loe rindu juga nggak sama gue Fris?" tanya Dafa yang datang gabung bersama Friska dan sahabat-sahabatnya.


"Iya dong Dafa" jawab Friska malu-malu.

__ADS_1


"Haduhh kambuh lagi" ucap Haris.


"Apaan sih loe asal ceplos ajah" ucap Friska.


"Oh iya Fris, tadi gue singgah ke rumah loe, tapi kata mama Fini loe udah nggak tinggal di rumah loe, loe udah tinggal sama om Kenan. Beneran Fris?" tanya Jojo penasaran.


"Heem iya benar" jawab Friska sambil memikirkan alasan yang tepat kenapa dia bisa tinggal bersama Kenan.


Apa!!!!!! jawab mereka serentak.


"Kok bisa?" tanya Ela kepo.


"Iya Fris om Farhan kan sangat sayang sama loe dan sangat memanjakan loe, massa iya dia izinin loe tinggal bersama om Kenan?" tanya Ardi yang lebih kepo.


"Hemm ini itu berhubungan dengan kejadian di restoran waktu itu, kalian masih ingatkan dan papa gue tahu soal itu karena om Kenan melaporkannya" alasan Friska, dia tidak bilang secara langsung kejadian di restoran itu karena ada Dafa.


"Terus apa hubungannya?" tanya Jojo.


"Om Kenan meminta sama papa gue supaya gue tinggal di rumahnya, biar gue diajar baik-baik supaya kejadian itu nggak terulang lagi dan itu juga hukuman buat gue" ucap Friska pura-pura sedih. Dan papa gue mau karena om Kenan juga kan keluarga gue sambung Friska.


"Ya ampun Fris kasian banget sih hidup loe, om Kenan kan orangnya dingin dan galak tapi benar-benar tampan sih" ucap Salsa sambil membayangkan wajah Kenan.


Heem gue juga berpikir kayak gitu awalnya, tapi pas menikah dengan dia gue tarik deh pikiran gue kalau dia itu dingin dan galak yang ada dia itu nggak mau ngalah apalagi kalau masalah peluk-peluk hemm batin Friska.


"Emang apa sih yang terjadi di restoran?" tanya Dafa.


"Heem gue malas ingat itu Dafa pokoknya kejadian memalukan dan om Kenan juga terlibat makanya dia mau ajar gue supaya nggak terulang lagi" bohong Friska. Oh iya gue di kasih uang jajan dan kartu black card sama om Kenan, kita ke mall yuk bentar sore. Kalian mau nggak?" tanya Friska.


"Serius loe Fris?" tanya Ela dengan mata berbinar.


"Iyalah, mau nggak?" tanya Friska.


Mau banget ucap mereka antusias.


"Dafa loe ikut yah?" mohon Friska.


"Iya deh Fris" ucap Dafa yang tidak bisa menolak permintaan Friska.


"Fris kita kumpul di rumah baru loe ajah" usul Haris.


"Jangan deh, itu kan rumah om Kenan nanti dia ngomel-ngomel lagi, tapi nanti gue bakalan bawah kalian kok tapi izin dulu sama om Kenan. Sebentar kita ngumpul di rumah papa gue setengah lima yah" ucap Friska.


"Oke, tuh guru udah mau masuk, belajar dulu guys" ucap Jojo.


"Iya lebay loe" ucap Salsa.


Mereka pun duduk di tempat masing-masing untuk menerima pelajaran.


#####


Aduh aku telat nih, dimana gue bakalan nemuin Adelia, nomor dia yang lama udah nggak aktif lagi gumam Kenan.


Lebih baik aku ke apartemen Adelia saja, siapa tahu dia balik kesana ucap Kenan sambil berjalan menuju mobinya.


Belum terlalu jauh Kenan melangkah tiba-tiba ada yang memanggilnya dari arah belakang.

__ADS_1


"Kenan" panggil orang tersebut.


__ADS_2