
Kenan yang sedang fokus mencari istrinya langsung mengabaikan panggilan telfon dari Cika.
Hal itu tentu membuat Cika sangat kesal karena Kenan tak kunjung mengangkat panggilan telfon dari dirinya.
"Kenan lagi ngapain sih? kok dia nggak mengangkat panggilan telfon dari aku,, dia kok ngeselin banget sih,,, tadi aja baik banget,," ucap Cika sambil melihat ponselnya.
Cika pun lagi-lagi menelepon Kenan.
Kenan yang sudah benar-benar kesal karena Cika menelepon nya terus disaat dia sedang mencari Friska membuat Kenan langsung marah pada Cika ketika mengangkat panggilan telfon dari Cika.
"Ada apa sih Cika? aku sedang sibuk,, jangan mengganggu ku,, sudah aku katakan kan tadi," ucap Kenan lalu dengan segera menutup panggilan telfon dari Cika,, Cika bahkan belum mengucapkan sepatah kata pun,, namun Kenan sudah menutup panggilan telfonnya.
"Hah,, aku bahkan belum bicara sedikit pun,, sebenarnya dia sibuk ngapain sih? nggak mungkin sibuk kerja deh kayaknya, karena tadi aja dia nggak sibuk," ucap Cika yang penuh tanda tanya di otaknya mengenai Kenan yang tiba-tiba berubah.
Semakin Cika pikirkan semakin membuat dirinya kesal akan perubahan sikap Kenan pada dirinya.
Sementara Kenan terus mencari keberadaan istrinya.
Dimana mereka pergi? siapa pria itu? batin Kenan sambil terus-menerus mencari Friska.
__ADS_1
Kenan juga masih terus menelepon Friska,, namun Friska tetap tidak mau mengangkat panggilan telfon dari Kenan.
################
Ya ampun kenapa aku terus mencari tak tentu arah seperti ini,, disaat aku bisa menyuruh anak buah ku untuk membantu mencari keberadaan istriku,, batin Kenan yang merutuki kebodohannya sendiri.
Dengan segera Kenan menyuruh anak buahnya untuk mencari tau keberadaan istrinya.
"Cari tau siapa pria yang bersama istriku,, aku ingin tau secepatnya siapa pria itu,," ucap Kenan begitu anak buahnya mengangkat panggilan telfon dari dirinya.
Anak buah Kenan mengernyitkan dahinya begitu mendengar perintah Kenan.
"Iya dengar tuan,, saya akan mencari tau sekarang juga," ucap Anak buah Kenan dengan cepat,, takut jika Kenan semakin marah.
Sepertinya terjadi sesuatu dengan rumah tangga tuan Kenan,, batin anak buah Kenan.
"Bagus,, cepat lalu beritahu aku,, aku sangat tidak sabar ingin bertemu dengan pria itu," ucap Kenan sambil mengepalkan tangannya.
"Baik tuan, saya akan sangat usahakan secepatnya tuan," ucap anak buah Kenan lagi.
__ADS_1
Kenan pun segera menutup panggilan telfonnya dengan anak buahnya begitu mendengar ucapan anak buahnya.
Kenan masih terus mencari Friska meskipun dia sudah menyuruh anak buahnya juga untuk mencari tau keberadaan Friska.
#############
Setelah cukup keliling-keliling naik motor bersama Rio,, Friska pun akhirnya berpisah dengan Rio,, Friska kembali menggunakan motornya sedangkan Rio kembali menggunakan mobilnya.
Friska memutuskan untuk kembali ke rumahnya lalu memikirkan apa yang akan dia lakukan selanjutnya,, karena Friska sudah benar-benar kesal pada Kenan,, semenjak Friska melihat Kenan bersama dengan seorang wanita disaat itulah Kenan berubah.
Sementara Kenan masih terus mencari Friska.
Ketika Rio dan Friska akan berpisah anak buah Kenan lebih dulu melihat mereka yang sedang berboncengan.
Dengan segera anak buah Kenan menelepon Kenan,, karena anak buah Kenan sangat tau Rio, jadi dia tidak perlu untuk mencari tau lagi.
"Halo,, mereka dimana? dan siapa pria itu?" tanya Kenan langsung begitu mengangkat panggilan telfon dari anak buahnya.
"Mereka di dekat taman XXXXXXX tuan,, tapi mereka sudah menggunakan kendaraan masing-masing,, dan pria itu adalah Rio," jawab anak buah Kenan.
__ADS_1
Wajah Kenan langsung memerah penuh kemarahan begitu mendengar nama Rio,, dengan segera Kenan mengemudikan mobilnya untuk bertemu dengan Rio,, sementara Rio juga sedang mengemudikan mobilnya ingin bertemu dengan Kenan.