Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Di tahan


__ADS_3

Di rumah Friska sudah menunggu Kenan pulang.


Kenan yang sudah tiba di rumah langsung masuk ke dalam rumah setelah menyimpan mobilnya pada tempatnya.


Pas membuka pintu rumah terlihat Friska yang sedang menunggunya dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Om Adelia itu siapa?" Tanya Friska langsung.


Kenan langsung pucat mendengar pertanyaan Friska. Dia terkejut kenapa Friska menanyakan Adelia.


"Dia hanya teman aku, kenapa kamu menanyakan dia?" tanya Kenan dengan gugup.


"Kalau hanya teman kenapa om sangat gugup seperti itu?" Tanya Friska lagi.


"Kenapa kamu jadi banyak tanya dia memang hanya teman aku, kalau kamu nggak percaya aku nggak perduli" ucap Kenan kesal lalu ingin segera ke kamar.


"Kalau dia hanya teman kenapa ada yang seperti ini" ucap Friska sambil memegang ponselnya yang berisikan bukti-bukti bahwa Kenan dan Adelia memang berpacaran sudah lama sampai saat ini.


Kenan menghentikan langkahnya kemudian berjalan mendekati Friska. Dia mengambil ponsel yang di pegang Friska lalu melihatnya betapa terkejutnya dia melihat semua itu.


"Iya dia memang pacar aku yang aku cari selama ini dan sampai sekarang aku masih pacaran karena aku masih mencintainya" ucap Kenan.


"Wah lancar banget yah om ngomongnya, kenapa om nggak jujur sama aku?" tanya Friska.


"Memang kamu siapa? kenapa aku harus jujur sama kamu?" tanya Kenan.


"Aku ini istri om, dan ingat sesuai perjanjian kalau om sudah menemukan dia, om akan menceraikan aku" ucap Friska tegas.


"Jangan pernah berharap aku menceraikan kamu, aku nggak akan pernah menceraikan kamu, kamu akan selamanya jadi istri aku" ucap Kenan.


"Om egois banget yah lalu Adelia om mau kemanain juga?" tanya Friska.


"Aku akan menikahinya juga" ucap Kenan tanpa dosa.


"Om mau punya dua istri?" tanya Friska.


"Iya, kenapa nggak" Jawab Kenan.


"Jangan harap aku bakalan setuju, aku akan buat om menceraikan aku" ucap Friska kemudian lari masuk ke dalam kamar namun kamar di sebelah bukan di kamar Kenan.


Kenan mengikuti Friska lalu mengetuk-ngetuk kamar Friska namun Friska tak mau membukanya.


Di dalam kamarnya Kenan benar-benar merasa frustasi, dia tidak habis pikir kenapa Friska sampai bisa mengetahui tentang Adelia yang sudah dia sembunyikan rapat-rapat.

__ADS_1


Inilah yang dia takutkan kalau Friska sampai mengetahuinya dia pasti akan meminta cerai dan Kenan tidak mau menceraikan Friska. Kenan sendiri tidak tahu mengapa dia tidak mau menceraikan Friska tetapi dia juga tidak mau memutuskan Adelia.


Kenan menelepon pak satpam agar tidak membiarkan Friska keluar malam ini apapun alasannya. Kenan takut kalau Friska akan kabur lagi.


Pagi harinya Friska sedang di dapur untuk membuat sarapan walaupun hari ini adalah hari liburnya.


Kenan senang melihat Friska yang seperti biasanya.


Kenan yang bertanya kepada Friska hanya sekedar basa-basi tak mendapat respon dari Friska.


Setelah makan Friska segera ke kamarnya untuk berganti pakaian dia sudah memutuskan untuk pergi ke rumah sahabatnya karena mereka ada janjian hari ini untuk pergi jalan-jalan di hari libur.


Dan Friska juga tidak ingin melihat wajah Kenan yang sangat egois itu.


Kenan yang melihat Friska sudah cantik dan berjalan ke dekat pintu langsung berlari ke dekat Friska dan memegang tangannya.


"Mau kemana?" tanya Kenan.


Friska langsung menghempaskan tangan Kenan yang memegangnya.


"Jangan pegang-pegang tangan aku dan aku mau kemanapun itu terserah aku nggak usah urus hidup aku" ucap Friska dan ingin segera pergi dari rumah itu terutama dari hadapan Kenan.


Namun Kenan menahan tangannya lagi.


"Emang aku perduli" ucap Friska lalu langsung melepas tangan Kenan lagi.


Namun Kenan menahannya dan menarik paksa Friska agar segera masuk ke kamar dan menguncinya.


Friska terus mengumpat di dalam kamar. Namun Kenan tidak memperdulikannya dan segera pergi dari rumah.


Kenan lagi-lagi memberitahu satpam agar tidak membiarkan Friska keluar.


Kenapa dia sangat susah di atur berbeda sekali dengan Adelia walaupun aku tidak mencintai kamu, aku juga tidak akan menceraikan kamu batin Kenan.


#####


Sementara Adelia lagi-lagi bersama dengan Rio. Adelia mengajak Rio untuk pergi belanja. Rio benar-benar tidak bersemangat jalan bersama Adelia.


Di tempat lain sahabat-sahabat Friska sudah menunggunya namun Friska tak kunjung datang.


Dafa tidak bersama mereka karena Dafa memiliki urusan lain, Dafa memang sering sibuk di hari libur seperti ini.


"Friska kemana sih, lama banget jam berapa nih kita mau berangkat" keluh Jojo yang sudah tidak sabar ingin segera berangkat.

__ADS_1


"Sabar mungkin dia masih di jalan" ucap Farel.


"Iya mungkin atau dia masih meminta izin sama pak Kenan" ucap Salsa.


Mereka pun menunggu lagi dengan sabar.


#####


Sedangkan Kenan membawa mobilnya tak tentu arah karena masih kesal dengan Friska.


Ponsel Kenan tiba-tiba bunyi di lihatnya Friska yang meneleponnya. Kenan pun menjawab panggilan telfon dari Friska.


"Om bukain nggak pintunya, aku bakalan loncat lewat balkon kalau om nggak bukain pintunya" ucap Friska langsung setelah Kenan mengangkat panggilan telfonnya.


Kenan langsung rem mendadak mobilnya mendengar ucapan Friska.


Kenapa aku bisa melupakan balkon batin Kenan.


"Kamu jangan coba-coba loncat, aku akan kembali membuka pintu kamar itu" ucap Kenan lalu memutar kembali mobilnya dengan cepat dan menuju ke rumahnya.


Setelah sampai Kenan dengan cepat berlari menuju kamarnya lalu membuka pintu kamarnya. Dia langsung memeluk Friska.


"Jangan coba-coba loncat" ucap Kenan masih dengan paniknya.


"Baru tadi aku mau loncat, siapa suruh om mengunci aku dan sekarang peluk-peluk aku lagi, lepasin" ucap Friska sambil mendorong tubuh Kenan agar tidak memeluknya lagi.


"Jangan pernah berpikiran buat loncat, bisa tidak kamu itu menurut sama aku, kamu itu sangat keras kepala berbeda sekali dengan Adelia" ucap Kenan.


"Iya aku memang berbeda dengan dia dan om jangan banding-bandingkan aku dengan dia, aku nggak sudi di banding-bandingkan dengan dia, buat apa aku menurut sama suami yang suka selingkuh seperti anda" ucap Friska dengan marahnya.


"Jangan berbicara seperti itu lagi Friska" ucap Kenan tegas.


"Terus aku mau bicara seperti bagaimana lagi memang itu kenyataannya, aku juga akan selingkuh, kalau kamu bisa selingkuh dengan Adelia kenapa aku nggak bisa" ucap Friska.


"Jangan coba-coba selingkuh" ucap Kenan lagi menahan emosinya.


"Kamu pilih siapa aku atau Adelia?" Tanya Friska yang sebenarnya dia malas menanyakan itu hanya saja dia cuma ingin tahu.


"Tentu saja Adelia" Jawab Kenan dan Friska memang sudah menduganya.


"Ya sudah ceraikan aku Kenan Mahardika sesuai perjanjian kita dan menikahlah dengan Adelia tante-tante gatal itu, aku yakin dia hanya memanfaatkan kamu" ucap Friska tegas dan juga sebenarnya merasa kasihan melihat Kenan yang di manfaatkan karena setiap bertemu pasti belanjaan wanita itu banyak sudah pasti Kenan yang membelikannya.


"Friska" teriak Kenan yang hampir saja menampar Friska namun di tahan oleh seseorang.

__ADS_1


__ADS_2