Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Biar kita impas


__ADS_3

Ela dan Juan langsung terlonjak kaget begitu mendengar suara Salsa.


Astaga apa tadi itu yang aku lihat, Ela dan kak Juan akan berciuman,,, iya pasti tadi mereka akan berciuman,, bar-bar sekali kamu Ela,, pantas saja aku telfon nggak di angkat,, dia melupakan aku begitu ada kak Juan,, aku nungguin dia di rumahku sampai-sampai bedak aku udah mau luntur ajah, aku udah seperti setrika di rumahku bolak-balik sementara dia disini lagi mesra-mesraan dengan kak Juan,, tapi ternyata hubungan mereka sudah sejauh ini,, kak Juan bahkan datang apel ke rumah Ela,, waww banget kamu Ela pakai trik yang mana yah dia,, kok kak Juan bisa begini sama Ela,, dan bukannya si Ela ini lagi patah hati karena kak Juan,, batin Salsa.


Salsa masih terus berbalik tanpa menoleh kepada Juan dan Ela,, sedangkan Ela dan Juan lagi memperbaiki nafas mereka dan juga merasa sangat malu karena sudah terciduk dengan Salsa,, Juan yang benar-benar sangat malu karena belum mencium Ela sudah terciduk duluan dengan Salsa. Tapi Juan juga bersyukur Salsa datang.


Hemm sepertinya aku harus cepat-cepat menikahi Ela,, aku nggak mau kalau sampai khilaf,, dan kalau sudah menikah aku nggak mungkin lagi bakalan terciduk seperti ini karena aku akan melakukannya di kamar,, batin Juan.


Ela dan Juan sudah duduk jauh-jauhan sambil salah tingkah.


"Salsa," panggil Ela yang melihat Salsa masih tidak mau menoleh kepada mereka berdua.


Ehh mereka sudah selesai kah,, nggak apa-apakan jika aku berbalik,, tanya dulu dehh batin Salsa.


"Udah selesai yah Ela?" tanya Salsa dan belum berbalik juga.


Ela langsung malu begitu mendengar pertanyaan Salsa.


Ya ampun Salsa loe benar-benar buat gue malu ajah tahu nggak, batin Ela.


"Selesai apaan sih maksud loe,, balik badanmu dan kesini,, nggak sopan banget loe,, kak Juan ada terus loe belakangi dia," ucap Ela lagi.


Pura-pura nggak mengerti lagi dengan maksud aku,, terus bilangin aku nggak sopan lagi,, padahal aku udah pengertian begini nggak melihat mereka berdua yang mau ciuman,, memberikan mereka kesempatan buat melanjutkan,, batin Salsa.


"Itu selesai ciuman,, kalian udah selesai belum?" tanya Salsa dengan santainya.

__ADS_1


"Astaga Salsa apaan sih loe,, pertanyaan loe sangat mengerikan tahu nggak,, siapa juga sih yang mau ciuman nggak ada tuh,, iyakan kak Juan?" ucap Ela sambil melihat Juan.


Juan bingung mau bilang apa,, karena dia tidak biasa bohong,, dan dia tadi memang mau mencium Ela.


"Salsa ayo balik badanmu dan datang duduk disini, nggak usah pikirkan apa yang kamu lihat tadi,," ucap Juan pada akhirnya.


Hemm mana bisa kak Juan,, secara yang aku lihat tadi sudah tertanam di ingatanku,, batin Salsa.


"Oh udah selesai berarti," ucap Salsa lalu segera membalikan badannya dengan senyumnya sambil melihat Juan dan Ela yang sedang malu-malu kucing.


Salsa mengernyitkan keningnya bingung sambil tersenyum jahat,, dia akan menganggu Ela dan Juan habis-habisan.


"Kok duduknya jauh-jauhan,, gue tadi pertama datang lihat kalian duduknya tuh dekat banget sampai bibir kalian hampir bertemu,, sekarang jauh banget,," ucap Salsa sambil berjalan ke dekat sofa untuk segera duduk.


Juan hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal,, sedangkan Ela hanya melihat Juan.


"Loe ngapain kesini Sal?" tanya Ela asal karena Salsa yang bilangkan dirinya diam,, dia benar-benar lupa dengan janjiannya bersama Salsa.


Astaga tega banget sahabat aku yang satu ini,, melupakan janjinya dengan aku begitu sedang bersama dengan kak Juan gebetannya tapi nggak tahu juga sekarang,,,, batin Salsa.


"Sal gue nanya loh,, dan loe malah melihat gue seperti itu,, bukannya dijawab juga," ucap Ela lagi.


Pacarku ini benar-benar lupa yah,, kalau dia itu sedang janjian dengan Salsa tadi,, wajar saja Salsa kesini sih karena dia nggak ngasih kabar pada Salsa,, dan itu karena aku menahannya tadi,, batin Juan.


Juan akhirnya memilih diam saja sambil melihat Ela.

__ADS_1


"Benar-benar tega tahu nggak loe,, mentang-mentang loe lagi mesra-mesraan dengan kak Juan,, loe jadi lupain janjian kita berdua tadi,, tahu nggak gue capek nungguin loe,, bedak udah mau luntur,, gue bolak-balik kayak setrikaan di rumah gue,, terus gue telfon loe tapi loe nggak angkat-angkat juga,, loe nggak ada kabar,,, jadi gue ke rumah loe dengan harapan bakalan bertemu loe di jalan,, ehh tahu-tahunya loe lagi di rumah dan sedang mesra-mesraan dengan kak Juan," curhat Salsa.


Ela langsung menepuk jidatnya lalu tersenyum manis pada Salsa, agar Salsa tidak marah.


Kok gue bisa lupa sih,, batin Ela.


"Ingat sekarang loe?" tanya Salsa.


"Aduh maaf yah Salsaku yang cantik,, gue udah ingat sekarang kok,, jangan marah yah, maafin gue yang nggak ngasih loe kabar tadi sebenarnya tuh tadi waktu loe nelfon gue lagi buatin minum buat kak Juan,, dan begitu gue pengen nelfon loe kak Juan tuh nahan gue karena ada yang pengen dia omongin gitu,, loe marah ajah sama kak Juan jangan sama gue," ucap Ela.


"Berlindung lagi sama kak Juan, mana bisa gue marah sama kak Juan," ucap Salsa.


"Ya udah kalau gitu jangan marah dan maafin gue yah,," ucap Ela lagi..


"Iya deh,, asal beri gue penjelasan dengan apa yang gue lihat tadi," ucap Salsa lagi.


"Kak Juan aku benar-benar nggak menyangka loh kalau aku bakalan melihat kak Juan di rumah Ela dan duduk dekat-dekat dengan Ela,, bahkan sangat dekat," ucap Salsa sambil menahan tawanya.


"Sekarang aku butuh penjelasan,, cepat beri aku penjelasan,, sudah sejauh mana hubungan kalian berdua,, tanpa sepengetahuan aku,," ucap Salsa.


"Oke-oke gue bakalan beritahu loe tapi loe jangan bilang-bilang yah pada siapapun,, ini rahasia kita bertiga ajah,," ucap Ela yang langsung membuat Juan mengernyitkan keningnya bingung dan juga tidak terima,, karena Juan tidak ingin menyembunyikan hubungannya dengan Ela,, dia ingin semua orang yang kenal dengan dia tahu hubungannya dengan Ela,, begitupun dengan Ela, Juan ingin semua yang dekat dengan Ela tahu hubungan mereka berdua. Salah satu alasan yang membuat Juan tidak ingin menyembunyikan hubungannya karena dia tidak ingin seperti Kenan yang harus menahan sakit hati karena cemburu pada orang yang tidak tahu hubungannya dengan Friska istrinya sendiri.


"Kenapa jadi rahasia,, semuanya nggak boleh dirahasiakan," ucap Juan.


"Iya Ela kenapa rahasia-rahasiaan segala,, gue jadi tambah penasaran deh,, apaan sih," ucap Salsa.

__ADS_1


Aku ingin melihat sejauh mana kebohongan tante aku,, bisa-bisanya dia tega pada aku,, membohongiku,, membuat aku menangis,, membuat aku salah paham pada kak Juan yang mencintai aku sama seperti aku yang mencintai dia,, hemm sekarang aku sudah tahu semuanya untung sajakan aku nggak terlambat mengetahui semuanya. Dan dia duluan yang main licik padaku, jadi nggak salahkan kalau aku juga main licik sedikit padanya,, biar kita impas,, batin Ela.


__ADS_2