
"Loh Kenan kok menantu mama di bawa sih,,, dia kan lagi tidur sama mama,, katanya lagi ngambek,,," cibir mama Kenan.
"Mama telfon papa aja agar menemani mama,,, dia kan istriku ma,,, jadi jangan di ambil,, kan aku butuh teman tidur ma,,, nggak biasa kalau nggak ada dia," ucap Kenan yang masih menggendong istrinya.
"Sayang turunin ihhh," ucap Friska.
"Nggak mau,," ucap Kenan juga.
"Makanya jangan sok ngambek kamu,, udah tau nggak bisa kalau nggak ada istri,, sok ngambek juga,, dasar,," ucap mama Kenan.
Kenan pun hanya nyengir lalu segera berjalan menuju kamarnya sambil menggendong istrinya.
Dalam kamar....
"Sayang turunin,, harusnya nggak usah kamu gendong,, kan aku bisa jalan sendiri sayang,," ucap Friska.
"Nggak apa-apa,,," ucap Kenan.
"Sayang udah nggak marah lagi kan?" tanya Friska.
__ADS_1
"Hemm,, rayu dulu aku,, baru aku nggak marah lagi," ucap Kenan sambil mendudukkan istrinya di tempat tidur.
Ya ampun mana ada orang marah seperti dia ini,, batin Friska sambil melihat suaminya.
"Ada apa? aku lagi marah loh ini,, ayo rayu,," ucap Kenan sambil duduk di samping istrinya.
"Besok aja sayang,, malam ini kita tidur aja dulu yah," ucap Friska yang membuat Kenan langsung melongo.
"Aku marahnya sekarang,, pengen di rayu sekarang,, massa besok sih," ucap Kenan lagi yang membuat Friska terheran-heran dengan kelakuan suaminya.
Friska pun segera ke kamar ganti membuat Kenan bingung.
"Tunggu aja disitu sayang,, kamu pengen di rayu kan," ucap Friska sambil mengedipkan matanya sebelah lalu segera masuk ke kamar ganti.
Istriku kenapa se centil itu,,, akkhh dia nggak boleh centil pada pria lain apalagi Raka,, dia harus centil di depan aku saja,, batin Kenan.
Tak lama Friska pun keluar dengan memakai lingerie yang sangat sexy,, memperlihatkan lekuk tubuhnya,, di tambah Friska yang berjalan dengan gaya yang sangat menggoda sambil menggigit bibir bawahnya,,, Kenan benar-benar menelan salivanya kasar melihat istrinya yang semakin pintar membuat otaknya Travelling kemana-mana.
Friska dengan santainya duduk di paha Kenan sambil merangkul kan kedua tangannya di leher Kenan.
__ADS_1
"Ini bukan merayu tapi menggoda aku,," ucap Kenan yang sudah panas dingin.
"Tapi kamu suka kan sayang?" bisik Friska yang semakin membuat Kenan tidak bisa menahan apa yang ingin dia lakukan pada istrinya.
"Tentu sangat suka kalau istriku aktif seperti ini," ucap Kenan lalu dengan segera membaringkan tubuh istrinya di tempat tidur.
"Sayang jangan bilang pria lain ganteng,, aku nggak suka sayang,, apalagi pria yang kamu puji itu Raka,, aku semakin nggak suka sayang,," ucap Kenan sambil mengelus lembut wajah istrinya.
"Iya suamiku sayang,, bikin anak yuk,, lagi pengen," ucap Friska yang membuat Kenan langsung tersenyum bahagia sambil geleng-geleng kepala begitu mendengar ucapan istrinya.
"Dengan senang hati sayang,," ucap Kenan lalu dengan segera melakukan hal yang memang dia inginkan juga.
###############
Pagi harinya.....
Friska lagi-lagi merasa badannya sakit-sakit karena di tempur habis-habisan oleh Kenan.
Sementara di tempat lain Syeila masih terlihat memakai pakaian yang dia gunakan semalam,, dia juga tampak sangat patah hati berat,, bayangan Juan yang bahagia bersama Ela benar-benar selalu terlintas di dalam pikirannya.
__ADS_1