Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Wanita yang sedang menunggu mu di kamar lain,,


__ADS_3

"Pakaian seksi seperti ini untuk siapa?" tanya Friska dengan polosnya begitu Kenan mengajaknya membeli lingerie terlebih dahulu. Kenan juga menyuruh Friska yang memilih sendiri. Friska tentu tidak langsung memilih,, Friska bertanya terlebih dahulu untuk siapa lingerie itu.


Kenan benar-benar gemas melihat istrinya yang sangat polos itu,, ingin rasanya Kenan langsung menerjang istrinya saat ini.


Untuk kamu lah sayang,, aku sudah lama berpuasa yah sekarang waktunya buka puasa,, batin Kenan.


"Ishh kok malah diam,, kamu mau menjual aku yah?" tanya Friska dengan tatapan mata penuh selidik pada Kenan.


Pffffttt...


Kenan langsung terkekeh begitu mendengar pertanyaan Friska yang sangat tidak masuk akal menurut Kenan.


"Pilih saja,, jangan banyak tanya nanti juga kamu tau," bisik Kenan ditelinga Friska.


"Nggak mau aku harus tau,, pasti kamu mau menjual aku," ucap Friska lagi.


Kenan tampak melihat Friska dari ujung kaki sampai ujung kepala.

__ADS_1


"Percuma saja tidak akan ada yang sanggup bayar kamu kecuali aku, jadi untuk apa aku menjual mu sayang," ucap Kenan.


"Ayo pilihlah aku sudah nggak sabar," ucap Kenan lagi.


Friska tetap tidak mau memilih sebelum mendapatkan jawaban yang pasti. Kenan tentu tidak akan kehabisan akal jika menghadapi keras kepala istrinya.


"Kalau kamu nggak mau pilih,, Dafa pasti akan mendapatkan hukumannya," bisik Kenan yang terdengar sangat menakutkan ditelinga Friska.


"Iya aku akan pilih,, siapa bilang aku tidak mau pilih,, jangan hukum Dafa," ucap Friska lalu dengan segera memilih lingerie itu meskipun tidak tau untuk apa Kenan menyuruhnya memilih pakaian kurang bahan itu.


"Pilihlah lima,,, aku akan membeli lima yang paling sexy dan juga kamu sukai,, ini untuk wanita yang seumuran dengan mu makanya aku menyuruh mu memilihnya dan juga mungkin dia akan suka karena kalian seumuran pasti kesukaan kalian tidak akan beda jauh lah,,,," bisik Kenan lagi.


"Ishhh dasar om-om mesum," ucap Friska.


"Nih aku suka yang ini,," ucap Friska yang sudah memilih lima, dan entah mengapa Friska kesal begitu mendengar ucapan Kenan yang akan memberikan pakaian kurang bahan itu pada wanita lain yang seumuran dengannya.


"Sayang,, apa kamu saat ini sedang cemburu? kok mendadak kesal seperti itu?" goda Kenan sambil mencolek dagu Friska.

__ADS_1


"Nggak sama sekali tuh,, kepedean banget," ucap Friska sambil cemberut.


Kenan saat ini sangat bahagia melihat istrinya yang seperti itu,, artinya meskipun saat ini Friska hilang ingatan tapi perasaan cinta untuk dirinya tidak hilang,, hati dan perasaan Friska masih untuknya meskipun Friska tidak sadari itu.


################


Hotel....


Friska benar-benar penasaran wanita mana yang akan Kenan temui,, Friska saat ini yakin ada kemungkinan wanita itu sedang menunggu Kenan di dalam sebuah kamar hotel.


Friska tidak tau mengapa saat ini Friska ingin sekali meremas wajah Kenan. Apalagi melihat Kenan yang terus senyum-senyum tanpa melepaskan genggaman tangannya pada Friska membuat Friska benar-benar kesal.


Ngapain masih genggam tanganku,, padahal dia mau bertemu wanita lain di hotel ini,, dasar om-om mesum,, ini lagi ngapain aku merasa kesal dia kan jahat,, batin Friska yang kesal pada Kenan dan juga dirinya sendiri.


"Ngapain kamu masuk ke sini? pergi sana bawa pakaian kurang bahan itu pada wanita yang sedang menunggu mu di kamar lain,, tadi katanya capek,, mau istirahat di hotel, tau-tau nya malah janjian dengan wanita lain,, dasar om-om mesum,," ucap Friska ketus sambil mengusir Kenan agar keluar dari kamarnya.


########,,,,,,,########

__ADS_1


__ADS_2