
Kenan yang melihat Juan sudah menuju ke mobil langsung berhenti ngomel-ngomel dan berwajah datar lagi.
Juan masuk dan duduk di belakang kemudi lalu melajukan mobil menuju ke kantor. Di dalam mobil tidak ada pembicaraan antara Kenan dan Juan, karena sekarang Kenan menjadi sangat-sangat pendiam kalau dulu dia memang pendiam tapi kalau sama Juan, Kenan tidak terlalu diam tapi semenjak Adelia menghilang Kenan semakin dingin dan pendiam kepada siapapun.
*****
Di rumah Friska
"Mama dan papaku sayang" teriak Friska sambil menuruni anak tangga.
"Sayang hati-hati turun tangganya nanti kamu jatuh" kata Farhan papa Friska.
"Iya papa ku sayang" ucap Friska sambil berlari memeluk papa yang sangat di rindukannya itu.
Farhan baru pulang dari Singapura mengurus bisnisnya juga yang ada di sana, sebenarnya di sana sudah ada kakak Friska yang mengurusnya hanya tetap saja Farhan akan pergi mengecek secara langsung.
Friska juga termasuk anak orang kaya hanya saja dia tidak mau terlalu memperlihatkan dan lebih senang juga naik motor kalau pergi kemana-mana.
Di rumahnya pun tidak memakai pembantu mama Friska yang mengurus semuanya beserta Friska, kecuali bersih-bersih baru ada yang bantu karena rumah mereka juga sangat luas.
Friska bukan anak manja walupun dia anak orang kaya, mencuci pun dia lakukan sendiri.
"Kamu ini sudah besar Friska masih saja manja sama papamu" ucap Fini sambil geleng-gelengkan kepalanya.
"Biarin ma, memang mama ajah yang bisa manja sama papa" ucap Friska sambil tertawa.
"Friska benar-benar yah ini anak" ucap Fini sambil mau menjitak kepala Friska namun di tahan oleh Farhan.
"Jangan jitak-jitak anak kesayangannya papa ma" ucap Farhan memegang tangan istrinya sambil tersenyum.
"Di belain papa hehe" ucap Friska sambil masih memeluk papanya.
"Friska kamu mau peluk papamu terus tuh nggak niat pergi sekolah kamu?" ayo sini kita ke meja makan buat sarapan pagi anak manja dan suamiku sayang tambah Fini sambil menarik kedua orang itu.
"Heemm iya yah, aku langsung lupa ke sekolah kalau udah ketemu papa" ucap Friska berjalan sambil masih memeluk papanya.
"Ayo duduk dekat papa tuan putriku" ucap Farhan sambil menarikkan kursi buat anak kesayangannya.
"Makasih papaku sayang" ucap Friska sambil duduk di kursinya.
Mama Friska hanya menggelengkan kepalanya melihat Farhan yang sangat memanjakkan putrinya itu.
"Papa baru pulang yah?" tanya Friska lagi.
"Papa pulang dari tadi malam sayang" ucap Farhan sambil mengelus rambut putrinya itu.
"Haa kok aku nggak tau pa?"
"Iya karena semalam kamu sudah tidur sayang, papa nggak mau ganggu waktu tidurmu jadi papa tunda saja sampai pagi supaya jadi kejutan buat kamu" ucap Farhan sambil tersenyum.
"Iya pa ini memang kejutan buat aku heheh" kata Friska.
"Sudah-sudah ayo makan dulu anakku sayang nanti kamu telat loh ke sekolahnya" papa juga makan dulu nanti lanjut lagi ucap Fini sambil mengambilkan sarapan buat Farhan dan Friska.
"Iya mamaku sayang yang baik dan juga cantik" ucap Friska sambil mengedipkan matanya.
Mereka pun memulai sarapan paginya, setelah sarapan Friska pun bertanya lagi ke papanya.
__ADS_1
"Pa, aku di beliin oleh-oleh nggak nih?" tanya Friska.
"Beliin dong sayang" ucap Farhan.
"Beneran pa? terus mana pa oleh-olehnya?" tanya Friska dengan semangat dan penasarannya.
"Ayo sini sayang ikut papa, mama juga ayo" ucap Farhan.
Farhan pun memegang tangan putrinya sambil berjalan ke luar rumah di ikuti oleh Fini mama Friska.
"Loh kok kita keluar sih pa? bukannya oleh-olehnya di kamar papa dan mama yah?" tanya Friska lagi.
"Bukan sayang oleh-olehnya ada di luar dan ini oleh-olehnya" ucap Farhan.
"Ya ampun papa, mobil aku udah ada empat dengan ini pa" kenapa papa nggak beliin aku makanan ajah pa? ucap Friska yang kaget melihat oleh-olehnya sebuah mobil lagi.
"Biarin ajah sayang. Lagian papa lihat ini itu mobilnya imut dan lucu sesuai sama anak papa ini jadi papa beliin. Jangan bilang kalau kamu nggak suka sayang? tanya Farhan.
"Suka kok pa, mana mungkin aku nggak suka sama pemberian papa tersayangku ini makasih yah papa" ucap Friska sambil memeluk Farhan. Tapi kalau sekarang Friska masih suka naik motor pa sambung Friska lagi.
"Iya sayang papa tau kok, ini jadi koleksimu saja dulu, yang penting kamu mengendarai motornya harus hati-hati yah sayang" ucap Farhan.
"Iya papaku sayang" ucap Friska sambil memeluk papanya.
Di saat Friska masih memeluk papanya, Terlihat Jojo, Salsa, Ardi dan Farel menuju ke Friska, mereka singgah ke rumah Friska buat berangkat bersama ke sekolah.
"Om ya ampun aku baru liat om loh selama beberapa bulan ini aku nggak pernah lihat, pasti om keluar negeri yah?" ucap Jojo yang memang sudah sangat akrab dengan orang tua Friska dan sahabatnya yang lain pun sama akrabnya.
"Iya Jo, kalian semua semakin besar, tampan-tampan dan cantik yah" puji papa Friska.
"Iya dong om makasih pujiannya" ucap Ardi sambil tersenyum. Om ada oleh-oleh nggak buat kita? kayaknya Friska oleh-olehnya mobil nih bagus banget lagi sambung Ardi.
"Ada kok oleh-oleh buat kalian mana mungkin om melupakan kalian, nanti malam kalian kesini yah ambil oleh-olehnya ajak Ela dan Haris juga" ucap Farhan sambil tersenyum.
"Oke beres om, asik dapat oleh-oleh" ucap Salsa dengan gembiranya.
"Tadi saja loe negur gue Sal, sekarang hemm" ucap Ardi.
"Bacot deh loe" ucap Salsa.
"Sudah-sudah kalian ribut mulu, oh iya Fris mau sampai kapan loe meluk om, nggak mau ke sekolah loe nanti kita terlambat nih" ucap Farel.
"Oh iya yah. Ayo kita berangkat sekarang" ucap Friska sambil cengar-cengir. Lalu menyalami kedua orang tuannya dan mencium pipi kedua orang tuanya.
Begitupun dengan sahabat-sahabatnya ikut menyalami kedua orang tua Friska lalu mereka berangkat ke sekolah bersama.
*****
Di perusahaan Kenan
Bunyi ponsel Kenan berbunyi ada satu pesan masuk.
Mama : Kenan bentar sore mama dan papa mau ke luar negeri. Pulang dari luar negeri mama akan fokus mencarikanmu jodoh.
Kenan : Iya terserah mama saja lah. Hati-hati.
Mama : Iya sayang.
__ADS_1
Setelah membaca pesannya dan membalasnya, Kenan menelepon Juan agar ke ruangannya.
Juan pun segera datang.
"Ada apa tuan?" tanya Juan.
"Pertemuan hari ini ada berapa?" tanya Kenan kembali.
"Hanya satu tuan di hotel XXX, setelah jam makan siang" ucap Juan.
"Ok kamu boleh kembali ke ruanganmu" ucap Kenan.
*****
Di sekolah
"Hey guys kita pergi nongkrong yuk, kita kan sudah kelas dua belas sekarang, pasti nanti kita bakalan sibuk untuk persiapan ujian mumpung sekarang kita lagi pulang cepat, mau nggak terus pulangnya kita langsung ke rumah Friska?" ajak Jojo.
"Mau lahh" jawab mereka bersamaan kecuali Dafa.
"Maaf aku nggak bisa ikut" ucap Dafa.
"Iya nggak apa-apa kok Dafa lain kali saja" ucap Friska sambil tersenyum.
Sekarang mereka memang sudah akrab. Tetapi kalau keluar nongkrong Dafa memang agak jarang gabung.
"Kita pulang gantian dulu yah terus kumpulnya di restoran XXX jam empat sore jangan ngaret" ucap Salsa dengan tegasnya.
"Iya bos" jawab mereka bersamaan sambil tersenyum, karena setiap mereka janjian Salsa lah yang selalu on time.
*****
Di restoran
Seperti kebiasaan Salsa lah yang on time dan menunggu sahabat-sahabatnya.
Sahabatnya yang lain sudah datang semua tetapi Friska belum juga datang.
"Ya ampun Friska ini yah udah di suruh on time sampai sekarang dia belum nongol" omel Salsa.
"Sabar ibu negara" ucap Haris sambil ketawa di ikuti sahabatnya yang lain.
*****
Sementara di belahan dunia lain Friska lagi membantu pasangan suami istri yang mobilnya lagi mogok. Memang ada sopirnya tapi sopirnya itu tidak tahu tentang mesin.
"Makasih yah nak sudah bantuin tante dan om. Kita lagi buru-buru banget sekarang mau ke bandara untung ada kamu yang bantuin kalau tidak pasti kita bakalan terlambat" ucap ibu itu.
"Iya tante sama-sama. Ya sudah saya permisi dulu yah tante dan om, hati-hati yah dalam perjalanannya semoga tidak mogok lagi, pak saya permisi juga yah" pamit Friska sopan kepada ibu dan bapak itu beserta sopirnya.
"Iya nak kamu hati-hati juga. Oh iya nama kamu siapa?" tanya ibu tersebut.
"Nama saya Friska tante" jawab Friska sambil tersenyum. Saya jalan dulu yah om tante pamit ulang Friska sambil naik ke motornya lalu membunyikan motornya kemudian membunyikan klakson motornya ketika melewati pasangan suami istri itu.
Pasangan suami istri itu pun melanjutkan perjalanannya. Di perjalanan wanita itu mengirimkan foto Friska kepada seseorang yang sempat dia ambil secara diam-diam tadi.
Cari tahu tentang gadis yang ada di foto ini namanya Friska di kirimkannya melalui whatsapp kepada seseorang.
__ADS_1
Suaminya pun sama mengirimkan Plat motor gadis itu yang sempat dia ingat karena dia agak lupa sama nama gadis itu tapi wajahnya dia ingat sekali.
Cari tahu tentang gadis yang punya plat motor ini, dikirimkannya melalui pesan kepada seseorang.