
Salsa dan Raka sedikit terkejut begitu ponsel mereka berdua berdering bersamaan.
Mereka pun langsung saling pandang lalu segera mengambil ponsel mereka masing-masing untuk melihat nama kontak yang menelepon mereka berdua.
"Kalian sepertinya jodoh,, ponsel aja kok bisa sama-sama berdering begitu,, syukur banget kalau kalian berjodoh nantinya," ucap Nenek Raka sambil tersenyum bahagia.
Salsa pun hanya mencoba tersenyum saja walaupun sebenarnya dia sangat tidak ikhlas kalau akan berjodoh dengan Raka,, tapi dia juga tidak mungkin mengatakan tidak ingin berjodoh dengan Raka kepada nenek Raka karena pasti akan langsung menimbulkan kecurigaan.
Sedangkan Raka hanya menggelengkan kepalanya saja sambil melihat neneknya.
"Diliat nanti aja yah nek," ucap Raka yang hanya bisa mengucapkan itu saja lalu segera melihat nama kontak yang meneleponnya,, begitu pun dengan Salsa juga.
Juan,,, ada apa nih tumben banget nelfon aku nih,, ada apa yah? batin Raka begitu melihat nama kontak Juan yang menelepon dirinya.
Sedangkan Salsa langsung mengernyitkan dahinya begitu melihat nama kontak Ela ternyata yang menelepon dirinya.
__ADS_1
Duhh kenapa nih anak,, jangan-jangan mau nongkrong lagi nih,, makanya dia nelfon gue,,, kalau sampai mau nongkrong gue pastikan bakalan datang,,, gue nggak mau lagi seperti kemarin nggak datang,,, rugi banget gue,,, batin Salsa.
Salsa dan Raka pun bersamaan jalan menjauh untuk mengangkat panggilan telfon dari Juan dan Ela.
Isshh ngikutin aku lagi,,, batin Salsa dan Raka bersamaan.
"Halo,, ada apa nih? tumben banget kamu nelfon aku?" ucap Raka begitu mengangkat panggilan telfon dari Juan.
"Emmm lagi pengen aja," ucap Juan basa-basi sambil menahan tawanya.
Juan langsung melongo begitu mendengar ucapan Raka.
"Jauh banget pikiran kamu Raka,, kamu lupa aku punya pacar,,, aku normal banget kali," ucap Juan cepat.
"Yah makanya kamu jangan bicara seperti tadi lah,, merinding aku tuh,, ngapain kamu nelfon aku?" tanya Raka lagi yang penasaran.
__ADS_1
"Iya deh,, aku juga menyesal bicara seperti tadi sama kamu,, aku tuh nelfon kamu karena mau memberitahukan kamu agar datang nanti malam yah di restoran yang sudah aku siapkan karena aku akan melamar pacar aku di restoran itu,, alamatnya nanti aku WhatsApp aja,," ucap Juan yang membuat Raka langsung melongo.
"Serius nih Juan kamu bakalan melamar pacar kamu?" tanya Raka untuk memastikan pendengarannya.
"Iya dong serius,, ngapain lama-lama,, aku sudah mapan begini,, aku nggak mau dia di ambil orang jadi aku harus cepat menikahi dia," ucap Juan lagi.
"Udah dulu,, bahaya bicara dengan kamu lama-lama nanti kamu ajak gosip lagi,," ucap Juan sambil menahan tawanya lagi-lagi.
"Aku tutup dulu panggilan telfonnya karena aku lagi kerja juga,,, nggak usah kamu bawa partner karena aku tau kamu jomblo, bye jomblo,," ledek Juan lalu dengan segera menutup panggilan telfonnya dengan Raka.
Wahh ngelunjak banget yah kamu Juan,, gila dia udah mau nikah aja,, batin Raka.
Sedangkan Salsa..
"Halo,, ada apa? mau nongkrong dimana? gue pastikan bakalan datang,," ucap Salsa langsung begitu mengangkat panggilan telfon dari Ela.
__ADS_1
"Nongkrong di restoran,, gue bakalan di lamar,," ucap Ela yang membuat Salsa langsung shock.