Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Waterproof,,,


__ADS_3

"Hahaha bagus banget nih,, benar-benar bar-bar nih bocah,, bisa-bisanya dia menampar orang di depan orang banyak dan juga menyiramnya lagi,, tapi aku dukung sih karena dia juga sudah berbicara sembarangan tadi,," ucap Raka sambil terus melihat kejadian itu.


"Astaga mereka berani sekali mencari keributan di dalam kantor,, mereka nggak takut apa akan di tahu dengan pak Raka,,, itu kan akan berbahaya buat kelangsungan mereka bekerja di kantor ini,, mana bocah lagi yang mereka ajak ribut,,, mereka berdua itu nggak mikir jauh ke depan tau nggak,"


"Iya kamu benar banget,, aku yakin kalau tuan Raka tau,, pasti mereka akan kehilangan pekerjaan mereka,, tapi kamu lihat deh nih bocah,, benar-benar berani banget melawan dua wanita gila urusan di dalam perusahaan ini dan itu sangat bagus sekali,, aku benar-benar mendukung keberanian dia,,"


"Iya kamu benar banget akhirnya ada yang bisa memberi pelajaran kepada dua wanita itu,, selama ini mereka sok tau dan sok ngatur,,, sombong banget juga,"


"Ini yang aku tunggu-tunggu selama ini,, lumayan kan tontonan gratis yang sangat menghibur,,"


"Lebih baik kita lanjut kerja aja,, aku takutnya pak Raka akan tau dan kita juga akan ikut-ikutan mendapatkan sanksi,"


"Duh bentaran lah kan pertengkarannya belum selesai,, lagian bukan kita aja yang menonton kejadian ini,, banyak orang yang menonton kejadian ini,,"


"Ya udah deh aku ikut kalian,"


Begitulah sebagian percakapan sesama karyawan wanita di kantor Raka. Sedangkan yang lain ada yang ingin membantu untuk menghentikan pertengkaran itu namun begitu mengingat kelakuan kedua wanita itu yang seperti bos saja membuat mereka langsung mengurungkan niatnya karena mereka suka jika kedua wanita itu di permalukan.


Kemudian Raka melihat juga karyawan teman wanita yang di siram Salsa akan membantu temannya untuk membalas perbuatan Salsa.


Dua lawan satu sepertinya,, aku penasaran siapakah yang akan menang,, batin Raka sambil terus memantau.


"Kalau begini sekali-kali kan seru,, lumayan lah ada hiburan sedikit disaat aku lagi capek,," ucap Raka lalu tertawa sambil terus memperhatikan apa yang akan terjadi selanjutnya.

__ADS_1


"Berani-beraninya kamu seperti itu sama teman aku," ucap teman wanita itu sambil mendekati Salsa.


"Iya aku memang berani,, memang dia siapa,, kamu juga siapa sehingga aku harus takuti,, lagian dia memang pantas mendapatkan itu,, dan dengar yah aku nggak pernah takut sedikitpun sama kalian berdua,, karena bagi aku kalian itu hanya tante-tante yang kepo dengan urusannya orang lain,, yang menuduh-nuduh orang lain sembarangan tanpa bukti,, kalian pikir aku sama kayak bocah lain yang kalian pernah temui atau bahkan kalian buat kayak aku gini, terus akan takut dan patuh sama kalian,, hmm aku nggak seperti itu,, aku nggak akan terima ditindas apalagi sama kalian berdua yang bukan levelku,," ucap Salsa sambil melihat kesal kepada kedua wanita itu.


Sudah di buat kesal dengan Raka,, ehh ini karyawannya malah ikut-ikutan juga,, dapat kan kalian kemarahan aku,, akhirnya ada juga tempat pelampiasan amarah,, batin Salsa.


"Wah sombong sekali yah kamu,, mulutmu itu perlu di ajar,," ucap teman wanita itu lalu dia ingin menampar Salsa namun dengan cepat Salsa menahan tangan wanita itu.


"Hee tangan kamu ini jangan asal mau main tampar aja yah,, perawatan wajah aku ini lebih mahal dari harga perawatan seluruh tubuh kamu,, itupun kalau kamu rawat,, dan dia teman kamu ini memang sangat pantas mendapatkan tamparan dari aku,, jadi kalau kamu nggak mau seperti dia nggak usah ikut campur, karena sekarang aku lagi emosi,," ucap Salsa sambil memegang tangan wanita itu.


"Sombong sekali kamu,," ucap wanita yang telah mendapatkan tamparan satu kali dari Salsa.


Dia pun mendekati Salsa untuk membalas Salsa.


"Oh dua lawan satu nih," ucap Salsa sambil tersenyum sinis.


Salsa pun ikut tertawa dan tidak habis pikir melihat kejadian itu. Bahkan Raka ikut tertawa.


Kedua wanita itu tidak tinggal diam,, mereka berdiri bersama terus kembali ingin membalas Salsa,, namun Salsa dengan mudahnya membuat wanita itu kembali terjatuh ke lantai karena Salsa menendang mereka.


Salsa memakai celana jadi dia bebas bergerak,, bahkan mau menendang pun sangat enak. Tidak sama dengan kedua wanita itu yang memakai rok dan juga sangat menjaga sekali perilaku mereka,, mereka tidak mau terlihat bar-bar di hadapan orang lain.


"Segitu doang kalian bisanya,, dasar tante-tante,, dengar yah kalau sampai aku dengar lagi kamu berucap sembarangan,, aku pastikan kamu akan bertemu dengan sahabat aku yang lebih sadis lagi daripada aku,, biar bibir kalian berdua itu bisa diam,, aku masih terlalu lemah untuk kalian berdua," ucap Salsa.

__ADS_1


"Kamu pikir kita takut hah?" ucap wanita itu.


"Ketemu dimana?" tanya Salsa serius.


"Oh oke,, ketemu dimana bagusnya?" tanya wanita itu kepada temannya.


Raka lagi-lagi tertawa.


"Bisa-bisanya dia mau janjian hanya untuk adu jotos,, benar-benar bocah ini,, tapi kok lucu yah," ucap Raka sambil menggelengkan kepalanya.


Kira-kira mereka mau janjian ketemu dimana tuh,, batin Raka.


"Sudah-sudah,, kalian berdua lebih baik mengurus diri kalian cepat sebelum kejadian ini di tau oleh pak Raka,, nggak usah aneh-aneh kalian ini,, adek ini nggak salah apa-apa kok kalian malah ngajak ribut sih,, akhirnya seperti ini kan,, nggak ingat umur apa kalian berdua,," ucap security itu.


"Kamu juga lebih tua daripada kami,, seharusnya kamu yang ingat umur," ucap wanita itu kepada security.


"Justru karena aku ingat umur makanya aku seperti itu,, kalian berdua tuh yang seperti anak-anak saja,, malu sedikit bisa kan?" ucap security itu yang langsung mendapatkan tatapan kesal dari kedua wanita itu.


"Kamu nggak usah ikut campur yah,," ucap wanita itu kepada security dengan perasaan kesal.


"Bisa-bisanya kamu melarang aku untuk ikut campur,, sementara aku disini security,, kamu tau kan tugas security?" ucap security itu.


"Itulah kalau di otak isinya nggak benar,, jadi goblok kan," ucap Salsa.

__ADS_1


"Diam kamu yah, kalau kamu nggak tau apa-apa" ucap wanita itu kepada Salsa.


"Aku nggak mau diam,, kenapa? kamu nggak terima,, jadi nggak nih janjiannya? tapi aku sarankan kamu ganti make up dulu yah,, yang waterproof dong biar nggak luntur,," ucap Salsa sambil melihat remeh pada kedua wanita itu.


__ADS_2