
"Hahaha dasar si Salsa rasain loe pasti sekarang dia lagi malu banget dan lagi mikirin alasan deh sama bos nya,,, tapi kan bosnya ganteng tumben yah tuh anak nggak suka,, biasanya kalau liat yang ganteng-ganteng pasti heboh dia tuh,," ucap Ela sambil melihat ponselnya dan menggelengkan kepalanya.
"Hmmm sekarang udah selesai ngabarin orang-orang kesayangan aku,, tinggal nunggu nanti malam aja,,, dan tante Syeila bersiaplah menerima kenyataan,, ponakan mu akan menikah dengan pria yang kamu cintai,, maaf tante aku tega tapi kak Juan mencintai aku bukan tante dan juga tante duluan yang tega sama aku,,, nanti malam semaunya akan ketahuan,,," ucap Ela lagi begitu mengingat lamarannya nanti malam.
Sementara Salsa masih diam membisu sambil memikirkan alasan kepada Raka,,, jika memang benar Raka mendengar ucapannya barusan.
Duhh ini gara-gara si Ela nih,, isshh dia dengar atau nggak yah? kalau dia dengar aku mesti alasan apa nih,,, batin Salsa sambil berpikir.
"Kenapa kamu diam bocah? baru dengar batuk aku aja kamu udah gitu,, dasar bocah,," ucap Raka dengan kepedean nya.
"Iya orang tua,," ucap Salsa juga.
"Eiss aku belum punya anak yah,,, kamu lihat baik-baik wajah aku ini,,, tampan dan belum keliatan tua sama sekali,, yakin kamu ngatain aku orang tua,," ucap Raka lagi yang sudah sangat kepedean sambil mendekatkan wajahnya kepada Salsa.
"Isshh apaan sih jauh-jauh sana,, wajah jelek seperti itu saja bangga,," ucap Salsa lagi yang masih berusaha terlihat biasa saja dan berharap Raka tidak mendengar ucapannya.
__ADS_1
Raka langsung tertawa begitu mendengar ucapan Salsa membuat Salsa mengernyitkan keningnya bingung.
"Massa jelek sih,, beberapa menit yang lalu aku tuh mendengar bocah bilang kalau aku tuh ganteng dan sekarang udah jelek lagi aku,,, haduhh bocah labil emang,," ucap Raka sambil tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"Isshh dasar tukang nguping pembicaraan orang yah kamu,, nggak sopan tau," ucap Salsa sambil menahan perasaan malunya.
"Aku nggak nguping yah,, tadi tuh aku mau memberitahukan kamu untuk jangan lama-lama bicara karena nenek aku pasti nungguin kamu,, ehhh tapi malah kamu ternyata sedang memuji kegantengan aku,, hmmm aku tau sih aku ganteng,, makasih yah,, tapi kamu jangan sampai yah suka aku diam-diam,,," ucap Raka lagi sambil melihat Salsa.
"Idiihhh amit-amit yah,,, aku nggak bakalan suka sama kamu,," ucap Salsa lagi.
"Mana ada orang muji dirinya sendiri,,, dasar aneh,," ucap Salsa lalu segera membawa minuman yang telah dibuatnya.
"Awas,, orang cantik mau lewat," ucap Salsa sambil melihat Raka.
"Cie ngambil kesempatan lagi kamu dekat-dekat dengan orang ganteng,,, tuh tempat jalan masih luas tuh nggak mesti dekat-dekat aku juga kan," goda Raka lagi lalu tertawa.
__ADS_1
Ya ampun iya juga yah,,, ishhh Salsa bikin malu aja sih kamu tambah kepedean nih dia,,, batin Salsa meronta-ronta.
Ketika ingin berbicara tiba-tiba ponsel Salsa berdering.
"Aku ada telfon lagi,, nih bawa dulu ke depan kasian nenek kamu dan Elsa sudah menunggu lama,,, jangan nguping pembicaraan aku disini,," ucap Salsa sambil melihat Raka.
"Astaga siapa juga yang mau nguping bocah,, dasar kepedean kamu," ucap Raka lalu segera pergi dari hadapan Salsa sambil membawa minuman yang sudah dibuat oleh Salsa.
"Tumben nurut tuh orang,,," ucap Salsa sambil melihat nama kontak yang meneleponnya.
"Ya ampun kak Jeki ternyata orang yang aku tunggu-tunggu panggilan telfonnya,," ucap Salsa sambil tersenyum lalu dengan segera mengangkat panggilan telfon dari Jeki.
"Halo kak ada apa?" tanya Salsa sambil senyum-senyum.
"Emm ini aku mau ajak kamu nanti malam ke acara Juan dan Ela,, kamu pasti udah tau kan?" ucap Jeki.
__ADS_1