Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Coba perlihatkan padaku?


__ADS_3

Astaga siapa yang dengan bodohnya menabrak mobil aku,, batin pria itu sambil menoleh ke belakang.


"Isshh apa-apaan sih nih mobil,, berhenti kok mendadak,," omel Salsa.


"Duhh motor kesayangan aku nggak kenapa-kenapa kan ini,, awas saja kalau sampai lecet,," ucap Salsa lagi sambil turun lalu memeriksa motornya tanpa memperdulikan mobil orang yang sudah dia tabrak.


"Oh jadi itu bocah yang menabrak belakang mobil aku,, awas kamu yah,, berani sekali dan lihat dia hanya perduli pada motornya,, hmm minta di sleding tuh bocah,," omel Raka sambil turun dari dalam mobilnya dengan memasang wajah super kesalnya.


"Motorku kamu nggak kenapa-kenapa kan,, kamu jangan sampai rusak yah,, kamu ini motor kesayangan aku banget,, kita sudah bersama dalam hitungan tahun,, aku nggak mau sampai harus mengganti kamu,," ucap Salsa yang sudah di dengar oleh Raka.


Apa dia gila,, bicara dengan motor kenapa tidak sekalian dia juga bicara dengan mobil aku,, yang sudah dia tabrak ini,, mana mobil kesayangan aku lagi,, batin Raka sambil melihat Salsa yang lagi super panik pada motornya.


Ekheemm.... batuk Raka sengaja biar Salsa sadar kalau ada manusia yang punya mobil di dekatnya,, tapi Salsa masih fokus pada motornya.


Ekheem,, ekheem,, batuk Raka lagi.


Namun Salsa masih tidak perduli pada Raka.


"Kamu tuli yah?" teriak Raka di telinga Salsa untung dia masih pakai helm kalau tidak bisa-bisa Salsa harus ke dokter dulu untuk memeriksa telinganya.


Salsa terlonjak kaget begitu mendengar teriakan Raka sambil menoleh kepada orang yang meneriakinya dengan memasang ekspresi wajah kesalnya,, sangat kesal melebihi Raka.


"Kamu siapa sih? teriak-teriak di telinga aku,, aku nggak tuli,," teriak Salsa balik yang langsung membuat Raka menutup kedua telinganya.

__ADS_1


Mereka menjadi tontonan orang-orang di sekitar situ.


Ya ampun suaranya cempreng banget terus dia teriak-teriak,, bisa-bisa tuli mendadak tau nggak kalau seperti ini,, apa-apaan sih nih anak pakai tanya aku siapa lagi,, nggak sadar apa kalau aku orang yang mempunyai mobil yang telah dia tabrak,, batin Raka yang semakin kesal.


Raka lebih dulu memberi isyarat kepada orang-orang yang sedang menonton mereka agar segera pergi dari situ,, tidak usah menonton mereka dan pada akhirnya mereka pun pergi.


Huff siap terus sih aku tiap hari,, kapan aku bakalan nggak sial sih,, batin Raka.


"Perkenalkan yah bocah,, aku itu orang yang kamu tabrak belakang mobilnya,, lihat itu mobil aku,, lecet karena kamu,, dan kamu dengan santainya malah memperhatikan motor kamu yang tidak seberapa itu daripada mobil aku,, sementara yah mobil aku jauh lebih butuh penanganan,," omel Raka.


"Oh jadi kamu yang punya mobil ini,, dan apa kamu bilang mobil kamu jauh lebih butuh penanganan,, kamu nggak lihat apa kalau motor aku yang lebih butuh penanganan,, lagian itu derita kamu yah siapa suruh kamu bawa mobil main berhenti-berhenti mendadak jadi bukan aku yang salah tapi kamu yang salah,, aku butuh kamu ganti rugi untuk kerusakan motor kesayangan aku ini,, omel Salsa balik.


Astaga inikah definisi cewek tidak pernah salah,, cewek selalu benar,, jelas-jelas dia yang salah ehh dia malah nyolot banget lagi,, nyalahin aku yang salah karena berhenti mendadak,, situ sehat neng,, batin Raka.


Kenapa nih orang apa dia udah gila tertawa seperti itu,, belum juga aku sebut berapa biaya kerusakan motor aku,, batin Salsa.


"Hee kamu masih sehat kan?" ucap Raka sambil menyentuh dahi Salsa dan dengan segera Salsa menepis tangan Raka yang menyentuh dahinya.


Gila berani banget sih tangannya menyentuh-menyentuh dahi aku,, dia pikir dia siapa,, kalau Jungkook atau Taehyung atau member BTS yang lainnya,, baru aku mau dia menyentuh-menyentuh aku dengan ikhlas banget,, ini modelan seperti ini sudah bersih belum sih tangannya dari virus,, batin Salsa.


"Nggak usah sentuh-sentuh aku yah,, nyari kesempatan banget sih kamu,, dasar om-om genit," ucap Salsa.


"WHAT... apa kamu bilang coba ulangi sekali lagi,, aku belum dengar baik-baik nih ucapan kamu,," ucap Raka sambil memasang baik-baik kupingnya.

__ADS_1


"Om-om genit yang nyari kesempatan sama aku,, nyentuh-nyentuh aku yang masih muda begini nggak malu apa sama umur dan bini di rumah,," ucap Salsa kesal.


Apa katanya aku om-om,, aku yang tampan,, ganteng masih muda begini di tambah lagi belum menikah,, pacar saja tidak punya,, dia bilangin om-om,, bocah-bocah benar-benar yah kamu cari masalah sama orang yang salah,, batin Raka.


"Kenapa diam? awas saja yah om kalau aku tau istri om aku akan memberitahukan kalau om ini harus di jaga karena sangat genit,, bahkan sama aku pun yang masih anak kecil begini,," ucap Salsa sambil bergidik ngeri.


"Siapa bilang aku om-om? mata kamu itu katarak yah,, nggak bisa membedakan mana yang om-om dan mana yang berondong,," ucap Raka.


Salsa langsung tertawa begitu mendengar ucapan Raka membuat Raka semakin kesal saja.


Dengan santainya bocah tengik ini tertawa yah,, berani sekali menertawakan diriku ini,,, duhh dosa apa sih yang aku lakukan di kehidupan aku yang sebelum-sebelumnya sampai-sampai aku sial terus seperti ini,, batin Raka.


"Aku yang barusan bilang tadi kalau kamu itu om-om malah nanya lagi,, nggak usah sok keras deh om,, kalau om-om yah ngaku aja nggak usah mau sok muda lagi,, berondong segala,, mau di lihat dari lubang kepiting pun tetap di tahu kalau kamu itu om-om,, pakai bilangin mata aku katarak lagi,, justru mata aku ini sangat bagus jadi tau membedakan mana yang om-om dan mana yang berondong,, jadi om jangan genit yah,," ucap Salsa begitu sudah menyelesaikan tawanya.


"Sekarang ganti rugi saja sama kerusakan motor kesayangan aku ini,, nggak usah nyentuh-nyentuh aku,, nanti aku di kira pelakor lagi kalau di lihat sama istri om,, cepat ganti rugi saja sekarang jangan pakai lama,," ucap Salsa.


Raka menggelengkan kepalanya sambil melihat Salsa. Raka benar-benar tidak habis pikir akan bertemu dengan wanita model seperti Salsa ini. Sudah salah malah ngelunjak lagi.


"Hee bocah bagian mana motormu yang ada kerusakannya,, coba perlihatkan padaku?" ucap Raka sambil melihat Salsa.


Salsa dengan semangatnya menunjukkan kerusakan motornya pada Raka.


"Itu lihat kan,, penyok dikit pokoknya ganti rugi,, nggak mau tau aku,, atau kalau om nggak mau ganti rugi,, aku bakalan cari tau yah tentang om terus minta sama istri om uang ganti ruginya,, terus kalau aku sampai minta uang ganti ruginya sama istri om,, sesudah aku ambil uangnya aku bakalan bilang kalau om itu genit,,, jadi pilih aja mau cara damai atau cara lapor sama istri om,," ucap Salsa sambil melihat Raka.

__ADS_1


Harus deh dia ganti rugi disini malas banget aku mau cari tau tentang om ini,, batin Salsa.


__ADS_2