
"Ya ampun Salsa,," ucap Friska begitu melihat Salsa yang pingsan lagi.
Seandainya om Jeki tau betapa tersiksanya Salsa sekarang,, dia benar-benar nggak bisa kehilangan om Jeki,, batik Friska sambil melihat Salsa.
Sedangkan yang lainnya ikut sedih melihat keadaan Salsa.
##############
"Gimana nih,, apa perlu kita beritahu orang tua Salsa bahwa Salsa sedang di rumah sakit sekarang?" ucap Ela sambil melihat yang lainnya.
"Nggak usah,, nanti orang tua Salsa khawatir,, mereka pasti lagi sibuk kerja,, kasihan juga," ucap Raka.
"Tapi kalau Salsa kenapa-kenapa gimana dong?" ucap Ela yang sudah mikir macam-macam.
"Nggak kok,, kan Salsa sudah ditangani dokter,, dia hanya shock dengan apa yang baru dia ketahui,, aku yakin dia pasti akan baik-baik saja,, walaupun butuh waktu untuk menerima kenyataan bahwa Jeki telah meninggal," ucap Raka lagi..
"Baiklah,, kita tunggu saja Salsa sadar kalau gitu,," ucap Ela lagi.
Sedangkan Friska tampak sedang berpikir.
"Ada apa Fris?" tanya Ela sambil melihat Friska yang seperti punya banyak beban pikiran.
__ADS_1
"Emm nggak kenapa-kenapa kok,, aku hanya kepikiran kondisi Salsa aja sekarang,, aku benar-benar nggak mau dia kenapa-kenapa," ucap Friska.
"Nggak kok,, aku yakin dia nggak bakalan kenapa-kenapa,, percaya sama aku, karena aku dokter," ucap Raka yang berusaha mencairkan suasana tegang yang mereka rasakan.
Yang lain pun hanya tersenyum begitu mendengar ucapan Raka.
###############
Hingga akhirnya Salsa kembali sadar lagi.
Salsa kembali melihat disekitarnya.
"Kak Jeki mana?" ucap Salsa sambil melihat Friska dan yang lainnya.
"Kak Jeki,, aku cuma mimpi kan tadi,, kak Jeki belum meninggal kan? yah aku pasti cuma mimpi saja," ucap Salsa lagi.
"Sal,, sabar yah,, kamu harus bisa terima kenyataan ini Sal,, kak Jeki sudah meninggal,, itulah kenyataannya Sal,, tapi kamu jangan sedih dan seperti ini Sal, karena kak Jeki pasti akan sedih melihat kamu seperti ini," ucap Ela lagi.
Salsa langsung terdiam begitu mendengar ucapan Ela.
Sungguh Salsa benar-benar belum siap dengan kabar yang didengarnya,, dia benar-benar sangat berharap itu hanya mimpi semata,,, namun ternyata itu adalah kenyataan.
__ADS_1
"Sal,, kamu nggak kenapa-kenapa kan?" tanya Friska khawatir melihat Salsa yang hanya diam saja.
"Udah biarin aja dulu Fris,, dia menenangkan dirinya," bisik Ela pada Friska.
Sedangkan yang lainnya hanya bisa diam dan kasihan melihat Salsa yang tampak sangat shock dan kehilangan Jeki..
Hmmm dulu yang kita tau hanya ke sekolah,, happy-happy,, sekarang sudah mulai banyak masalah dan kenyataan yang harus kita hadapi,, akhhh aku sangat merindukan masa-masa dimana kita hanya happy-happy saja,, nggak ada kesedihan seperti ini,, batin Ardi sambil melihat Salsa dan yang lainnya.
"Aku ingin pulang,, aku nggak mau disini,," ucap Salsa pada akhirnya setelah cukup lama terdiam..
Yang lainnya pun langsung saling pandang begitu mendengar keinginan Salsa.
"Kita tanya dokter dulu yah," ucap Ela.
"Nggak usah,, aku mau pulang," ucap Salsa lagi.
Dan akhirnya mereka pun mengikuti keinginan Salsa untuk segera pulang.
###############
Di jalan....
__ADS_1
"Ehh itu kan pak Kenan, bersama siapa dia Fris? itu pacar om kamu yah Fris?" ucap Ela ketika tidak sengaja melihat Kenan.
Friska pun langsung menoleh ke arah pandangan mata Ela.