Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Nggak bisa hamil


__ADS_3

"Iya nggak apa-apa sayang lagian aku disini pinggangku encok-encok karena kamu, kan kalau kita balik kamu sibuk kerja dan aku bisa memakai bajuku lagi yang layak pakai, nggak kayak disini baju aku nggak layak pakai semua, kekurangan bahan," ucap Friska.


Kenan hanya tertawa mendengar ucapan Friska.


"Jadi kamu mau ngapain lagi nih? besok kan kita udah mau balik sayang, pikir-pikir memang" ucap Kenan.


Friska tampak berpikir sejenak.


"Emm nggak ada lagi sayang, tapi ini gimana dong kalau sampai mereka lihat bahaya banget yank, aku bisa dicerca seribu pertanyaan sama mereka kamu tahu sendiri kan sahabat-sahabat aku itu gimana orang-orangnya," ucap Friska.


"Iya sayang aku tahu kok, yah nantilah di pikirin itu kan nanti aku siapkan obatnya supaya bekasnya cepat hilang, tapi kok aneh yah, bekasnya itu nggak hilang-hilang loh," ucap Kenan sambil melihat leher istrinya.


"Gimana mau hilang coba, nah kamu tambah terus, lagian ini kan lumayan makan waktu juga supaya hilang, makanya kamu jangan tambah terus yank," ucap Friska.


"Yah kamu tahukan aku itu nggak lengkap tanpa membuat kissmark sayang, nantilah di pikirin itu tenang ajah suami kamu ini pintar kok sayang, dan juga kaya, aku akan menyuruh dokter untuk memberikan obat pada lehermu itu, agar bekasnya cepat hilang, pulang langsung ke dokter kita," ucap Kenan lagi.


"Iisshh apaan sih, masa dokter mau lihat leherku yang begini aku nggak mau yank, pokoknya kamu harus nyiapin obat untukku supaya bekas yang ada di leherku ini cepat hilang kalau perlu sekali oles langsung hilang," ucap Friska.


"Iya-iya kalau ada sayang," ucap Kenan sambil tertawa.


"Ngeselin banget," ucap Friska.


"Untuk sementara kamu pakai baju yang tertutup lehernya ajah dulu sayang selama proses penghilangan, aku akan menyiapkan baju model khusus untuk kamu pakai, nanti kalau udah hilang baru deh kamu pakai bajumu lagi yang kamu suka," ucap Kenan.


"Oke asal kamu tidak menambahnya lagi," ucap Friska sambil melihat Kenan.


"Iya aku akan bikin di tempat lain ajah, itupun kalau aku nggak kelupaan juga, abis kamu nggak larang sih sayang kalau aku gigit di lehermu, kamu malah diam ajah," ucap Kenan.


Yah abis enak aku ajah lupa larang, batin Friska.

__ADS_1


"Kenapa diam?" tanya Kenan.


"Enak yah sayang makanya kamu diam ajah," goda Kenan sambil mencolek dagu Friska.


"Isshh tau ahh, pokoknya kamu harus ingat jangan buat di leherku lagi, karena kita udah mau balik," ucap Kenan.


Kenan hanya menarik istrinya ke dalam pelukannya sambil duduk di atas pasir.


"Sayang sahabat-sahabatmu nggak ribut lagi yah," ucap Kenan.


"Iya, aku rindu juga sama sahabat-sahabatku beberapa hari ini nggak ketemu mereka, gimana kabar mereka yah, mereka benar-benar nggak ganggu pas bilang aku sibuk, pengertian kan sahabat-sahabat aku," ucap Friska.


"Iya,, iya pengertian banget, gimana yah kalau mereka tahu kamu lagi sibuk buat anak, heboh tuh pasti mereka," ucap Kenan lalu tertawa.


"Isshh iyalah pasti heboh banget," ucap Friska juga lalu tertawa.


"Oh iya om Juan emang udah dekat banget yah sama teman lamanya itu?" tanya Friska.


"Pasti dia udah mau menikah tuh," ucap Friska.


"Iya dia bilang lagi proses," ucap Kenan.


"Duh gimana yah sama Ela, apa dia bakalan baik-baik saja kalau dengar om Juan mau menikah, secara walaupun dia bilang sudah tidak mengharapkan om Juan lagi, tapi aku yakin kalau mendengar om Juan akan menikah pasti dia sakit hati juga, tapi semoga dia baik-baik saja sih nanti" ucap Friska.


"Nggak tahu lah gimana cara pikir si Juan itu, secara dia mabuk karena Ela ehh dia malah mau menikah dengan teman lamanya," ucap Kenan.


"Iya tuh om Juan nggak penuh perjuangan banget, masa nggak jelas gitu dan langsung mundur ajah, sama sih kayak kamu waktu itu nggak jelas," ucap Friska lalu tertawa.


"Eittss kok bawa-bawa aku sih sayang, waktu itu aku jelas kok mencintai kamu," ucap Kenan sambil melihat istrinya.

__ADS_1


"Idiihh jelas darimananya malahan waktu itu kamu aneh tahu nggak,, mana mata keranjang lagi, udah punya istri tapi masih pacaran sama wanita lain, tante-tante lagi," ucap Friska sambil mengingat Adelia, mantan Kenan yang menjengkelkan.


Kenan langsung tertawa mendengar ucapan istrinya.


"Sayang nggak usah bahas itu ihh,, itu adalah kebodohan yang paling aku sesali selama hidupku kok aku bisa yah seperti itu, kenapa aku bisa bodoh banget pernah yah dan sebenarnya aku itu udah nggak cinta sama dia kok sayang waktu kamu perlahan-lahan masuk ke dalam hatiku, hanya aku cowok yang setia banget jadi aku abaikan perasaan cintaku hanya karena setia pada orang yang salah," ucap Kenan.


"Untung ajah aku nggak menceraikan kamu, kalau itu aku lakukan waktu itu, aku pasti jadi orang yang paling bodoh, mana waktu itu kamu masih segelan lagi, aku belum apa-apain" ucap Kenan lagi lalu tertawa.


"Oh jadi sekarang aku udah nggak segelan, kamu udah buka segel, berarti... ," ucapan Friska terhenti karena Kenan sudah mencium bibirnya.


"Berarti aku akan menunggu kehamilanmu, kan udah buka segel,, aku benar-benar nggak sabar banget sayang mendengar kamu hamil,, benar-benar nggak sabar," ucap Kenan setelah mencium bibir istrinya.


"Sayang kamu benar-benar sudah tidak mencintai tante-tante itu lagi kan?" tanya Friska.


"Astaga sayang udah nggak,,, nggak banget,,, aku itu hanya mencintai kamu,,, bahkan mengingatnya pun nggak,, kan tadi kamu yang bahas dia duluan istriku sayang,,, aku juga senang banget dia berada di dalam penjara,, tempat cocok tuh buat dia," ucap Kenan.


"Beneran kamu udah nggak cinta dia lagi?" tanya Friska sekali lagi sambil memeluk manja Kenan.


"Iya beneran sayang, kamu kenapa sih hemm,, tumben nanyain yang begitu biasanya kamu cuek ajah,,, nggak perduli tentang itu,,, tumben juga manja banget gini,,, jangan-jangan kamu hamil lagi," ucap Kenan.


"Apaan sih yank kok langsung hamil cepat amat," ucap Friska heran.


"Yah siapa tahu ajah kan sayang," ucap Kenan sambil nyengir.


"Nggak mungkin,,, aku tuh takut yank kalau aku nggak bisa hamil gimana dong,, kamu pasti balik sama mantan kamu itu," ucap Friska.


"Astaga sayang itu benar-benar nggak mungkin aku balik sama dia sayang, sangat tidak mungkin,,, dan kalau masalah kamu tidak bisa hamil istriku kamu nggak usah takut,, aku nggak mungkin ninggalin kamu hanya karena itu dan menyukai dia lagi,, aku akan cari cara supaya kamu bisa hamil,,, pulang kita ke dokter kalau gitu untuk memastikan semuanya,,, oke sayang," ucap Kenan.


"Nggak usah yank,," ucap Friska cepat.

__ADS_1


"Ya udah jangan mikir macam-macam kalau gitu," ucap Kenan.


Friska pun menganggukan kepalanya di pelukan Kenan.


__ADS_2