Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Bukannya ini terlalu mendadak,,,


__ADS_3

Hmm ini kesempatan buat aku,, akhirnya aku punya kesempatan juga,, bahagialah dulu ponakan ku sebelum kamu tiada,, batin Syeila sambil tertawa jahat di dalam hatinya.


Syeila dengan segera mengetuk pintu kamar Ela karena dia ingin menemui Ela.


Ela yang mendengar pintu kamarnya di ketuk dengan segera mempersilahkan orang itu masuk yang dikiranya adalah pelayan di rumahnya.


Perasaan tadi aku nggak manggil pelayan deh,, terus nggak mungkin juga kan kak Juan udah datang sekarang,, iya nggak mungkin kan janjiannya nanti malam,, batin Ela sambil melihat ke arah pintu kamarnya begitu pun dengan Salsa.


Mereka langsung saling pandang begitu melihat ternyata Syeila yang mengetuk pintu kamar Ela,, sangat terlihat jelas Syeila yang tampak habis menangis habis-habisan,, karena make up tidak mampu menutupi matanya yang bengkak.


Lah tante Syeila ngapain kesini,, kok dia mengerikan banget sih,, dia bukan setan kan? batin Ela yang sedikit terkejut melihat penampilan Syeila.

__ADS_1


Salsa langsung melihat ke arah Ela seolah bertanya mengapa tante Ela ke rumah Ela. Dan Ela hanya mengedikkan bahunya saja pertanda tidak tau apa-apa.


Tantenya Ela semakin menakutkan sekarang,, terus dia mau ngapain kesini? aku nggak senang kalau ada dia,, jangan sampai dia ada niat jahat pada Ela,, kan biasanya orang yang hatinya sakit akan balas dendam,, batin Salsa sambil melihat Syeila juga.


"Kok kalian langsung diam sih? pasti kalian tadi sedang ngobrol kan?" ucap Syeila berusaha terlihat biasa saja seperti tanpa terjadi apapun diantara dirinya dan Ela.


"Kita hanya terkejut saja ternyata tante yang mengetuk pintu,, aku pikir tadi pelayan yang mengetuk pintu,, aku nggak kepikiran sama sekali kalau orang itu Tante,," ucap Ela sambil melihat Syeila.


Situasi macam apa ini,, kenapa juga tantenya Ela yang jahat ini malah kesini dengan santainya seperti habis tidak terjadi apa-apa? batin Salsa yang penuh keheranan.


"Emm boleh kok tante," ucap Ela yang benar-benar merasa canggung pada Syeila setelah kejadian itu.

__ADS_1


Syeila pun akhirnya masuk ke dalam kamar Ela.


"Oh iya ada apa tante kesini?" tanya Ela langsung.


"Loh emangnya salah kalau aku ke rumah ponakan aku sendiri yang tidak lama lagi akan menikah,," ucap Syeila.


"Yah nggak sih,, tapi kan diantara kita sempat terjadi sesuatu yang tidak enak,, jadi aku benar-benar heran aja,," ucap Ela lagi.


"Oh itu,, sudahlah aku benar-benar nggak apa-apa,, lagian itu salah aku yang keterlaluan kepada kalian berdua,, kalian saling mencintai,, sementara aku,, cintaku hanya cinta seorang saja,, cuma aku yang mencintai Juan, jadi aku minta maaf sama kamu Ela,, karena kelakuan aku selama ini yang mencoba memisahkan kalian yang saling mencintai," ucap Syeila yang lagi-lagi membuat Ela dan Salsa saling pandang.


Bukannya ini terlalu mendadak untuk orang seperti tantenya Ela ini,, dia kan sangat mencintai kak Juan,, dia terlihat sangat pendendam orangnya,, apa dia benar-benar tulus minta maafnya? aku takutnya dia memiliki rencana lain untuk Ela dan Kak Juan, batin Salsa sambil melihat Syeila dengan tatapan penuh selidik.

__ADS_1


Ela juga tampak kebingungan dengan sikap Syeila.


"Ela apa kamu mau memaafkan tante?" ucap Syeila lagi sambil melihat Ela.


__ADS_2