
Di dalam kamar masing-masing...
"Sayang,, aku pikir kita akan masuk kamar besok,, heran banyak banget yang datang,,, aku capek dan juga ingin membuka puasa," ucap Kenan sambil bergelayut manja pada istrinya yang saat ini sedang duduk di sofa.
Friska terlihat sedang menatap kamar yang sudah ditata seperti pengantin baru,,, padahal mereka sudah menikah lama dan bahkan Friska sudah sempat hamil.
"Sayang kok malah diam?" ucap Kenan.
"Suamiku,, kok kamarnya seperti ini sih,, kita kan sudah lewat malam pertamanya,," ucap Friska sambil terkekeh geli.
"Nggak apa-apa,, anggap saja malam pertama ulang," ucap Kenan.
"Kamu ini ada-ada saja,, lagian kok malah kamu yang ngeluh sih, seharusnya aku yang ngeluh capek,, kan aku wanita,, lagian itu kan kebanyakan tamu-tamu kamu,," ucap Friska lalu mengecup sekilas bibir suaminya.
"Cowok juga bisa capek sayang,, dan aku ingin buka puasa nih,, beberapa malam kan aku nggak dapat jatah,," ucap Kenan sambil cemberut lalu mencium leher Friska. Sungguh tingkah seperti ini hanya pada Friska saja dia tunjukkan makanya Friska tidak ada takutnya sama sekali pada Kenan,, malahan melihat Kenan sebagai suami yang sangat manja.
"Katanya capek kok minta jatah sih,, istirahat kalau capek,, karena jatah itu butuh tenaga juga," ucap Friska lagi sambil mengelus lembut rambut Kenan.
Kenan langsung nyengir.
__ADS_1
"Itu beda lagi sayang,, kalau jatah aku tetap ada tenaga,,, kalau perlu aku minum obat kuat,," ucap Kenan yang membuat Friska terkekeh.
"Jangan sayang,, aku lihat kamu sangat kecapean sekarang,,, tapi tetap mikir begituan juga, jadi aku yang banyak gerak aja deh malam ini,, karena suamiku lagi capek,," ucap Friska sambil mengedipkan matanya pada Kenan.
Kenan tampak sangat bahagia begitu mengetahui istrinya akan sangat aktif lagi.
"Tapi aku mandi dulu yah,, atau sini kita mandi bersama," ucap Friska.
Kenan tentu tidak akan pernah menolak hal itu. Dengan semangat Kenan mandi bersama istrinya. Kenan sangat senang semenjak ingatan istrinya kembali,, Friska semakin manja dan juga sangat aktif.
Sementara di dalam kamar Jeki dan Salsa...
"Emm kak,, aku mau mandi dulu yah," ucap Salsa sambil tertunduk.
Jeki tampak gugup.
"Oh iya..iya mandilah," ucap Jeki sambil menelan salivanya kasar.
Aku nggak salah jawab kan? batin Jeki yang sangat takut melakukan kesalahan.
__ADS_1
"Emm,, ya udah kak aku,,, aku,, masuk dulu yah ke kamar mandi," ucap Salsa lagi.
"Iya,," ucap Jeki.
Begitu Salsa hendak ke kamar mandi, Jeki menahan tangan Salsa,, Salsa benar-benar sangat deg-degan,, mengapa sekarang sentuhan Jeki padanya seperti terdapat aliran listrik.
"Ada apa kak?" tanya Salsa.
Jeki pun langsung melepaskan pegangan tangannya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Emm jangan panggil aku kakak lagi, kita kan sudah suami istri,," ucap Jeki pelan.
"Ahh iya baik,, akan aku pikirkan panggilan yang cocok ketika sedang mandi bentar," ucap Salsa lalu segera berlari kecil menuju kamar mandi,, mengunci pintu kamar mandi sambil mengatur nafas nya.
Ya ampun baru sentuhan tangan aja aku udah deg-deg ser gini,, apa malam ini aku akan gitu-gituan,, akhhhh otakku sudah sampai kesitu saja,, mending mikirin panggilan yang cocok buat suami,, batin Salsa sambil tersipu malu.
Sementara di kamar Kenan... Kenan sedang mengeringkan rambut istrinya karena di dalam kamar mandi tentu sudah terjadi hal-hal yang mereka inginkan,, tapi apakah itu cukup untuk Kenan? tentu saja jawabannya tidak.
"Sayang,, aku mau gangguin Salsa dan Ela dulu baru kita lanjut enak-enaknya,," ucap Friska sambil terkekeh geli mengingat sahabat-sahabatnya itu yang akan merasakan sakit dan nikmatnya malam pertama.
__ADS_1