Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Semoga cocok..


__ADS_3

"Semoga cocok yah sayang dengan Jeki," ucap Kenan penuh harap.


"Terima kasih dokter,, siapkan saja semuanya dan beritahu kapan bisa Jeki di operasi,, tapi kalau bisa secepatnya,," ucap Kenan sambil melihat dokter muda dan juga tampan sedang melihat Friska yang sedang tersenyum bahagia.


Seketika ekspresi wajah Kenan jadi dingin.


"Dokter,, kalau kamu masih memerlukan mata mu lebih baik gunakan untuk melihat hal-hal yang dibolehkan saja,, jalan melihat begitu mendamba pada punya orang,,, atau mata itu akan aku keluarkan dengan paksa,," ucap Kenan dengan ekspresi wajah dinginnya yang langsung membuat dokter itu tersadar dari kekagumannya pada Friska.


Friska terlihat heran begitu mendengar ucapan Kenan.


"Sayang kamu bicara sama siapa sih?" tanya Friska karena belum mengerti dengan Kenan yang saat ini mode cemburunya sedang on.

__ADS_1


"Ma...ma...maaf tuan Kenan,, saya masih memerlukan mata ku tuan Kenan,, saya akan mengusahakan operasi pak Jeki secepat mungkin dilaksanakan,, saya permisi dulu Tuan,," ucap dokter itu lalu segera lari menyelematkan diri terlebih dahulu barulah mengurus Jeki.


"Sayang,, kok dokternya pergi sih? kamu juga bicara sama siapa sih tadi?" tanya Friska yang masih bingung, namun tampak terlihat jelas Friska sedang bahagia.


Kenan menghembuskan nafasnya kasar,, memiliki istri sangat cantik dan muda sungguh ujian berat buatnya.


"Sayang kenapa kamu sangat cantik sih?" ucap Kenan yang membuat Friska melongo heran.


Begitu ingin masuk kembali ke dalam ruangan Jeki,, mereka berpapasan dengan Cika yang hendak keluar,, Cika tersenyum begitu melihat Kenan dan Friska kembali berarti Kenan tidak jadi membawa pulang Friska,, ada kemungkinan Kenan kembali karena memikirkan perasaan dirinya dan juga sudah sadar bahwa Kenan tidak mencintai Friska tetapi mencintai dirinya.


"Kenan kamu kembali? aku tau kamu pasti nggak tega sama aku,, kamu sekarang sudah sadarkan kalau yang kamu cintai itu aku bukan bocah ini,," ucap Cika sambil melirik Friska dengan tatapan mata mengejek.

__ADS_1


Kenan semakin pusing saja melihat kepedean Cika. Bahkan Kenan tidak mengerti pada dirinya sendiri kenapa dulu sempat tertarik pada Cika,, tapi Kenan bersyukur tidak sampai pacaran dengan Cika dan perasaan itu sudah lama hilang.


"Minggir Cika,, aku sekarang sangat sadar,, aku nggak lagi pingsan ini,, aku sadar sepenuhnya yang aku cintai istriku,, hanya istriku,, tidak ada tempat untuk wanita lain,, pulang sana,, kamu menghalangi jalan kami,," ucap Kenan sambil mendorong sedikit tubuh Cika agar tak menghalangi jalan.


Kenan sedang kesal pada dokter ditambah Cika yang juga membuatnya semakin kesal apalagi saat ini Kenan harus kembali masuk ke dalam untuk memberitahukan kabar bahagia ini,, dengan terpaksa menunda membawa pulang Friska untuk melanjutkan aktivitas yang tertunda tadi.


Cika pergi dengan hati yang benar-benar terluka menangis sejadi-jadinya begitu di dalam mobil.


Sementara di dalam ruangan Jeki benar-benar sangat heboh begitu mendengar kabar bahagia itu,, terutama Jeki dan Salsa mereka benar-benar sangat bahagia sambil berdoa semoga donor mata itu cocok untuk Jeki.


Dan akhirnya tibalah hari Jeki akan menjalani operasi.

__ADS_1


##############


__ADS_2