
"Astaga gue nggak bakalan sampai seperti itu kali,, walaupun gue centil tapi gue nggak bakalan sampai mengejar-ngejar kak Juan,, gue akan menunggu kak Juan saja yang memulai semuanya karena pada saat itu gue pasti sedang merasa malu dan tidak tau mau ngapain,," ucap Ela sambil tersenyum malu-malu dan itu membuat Salsa seketika bergidik ngeri melihat Ela yang seperti itu.
"Ahh nggak percaya gue,, seperti loe ini mau merasa malu sepertinya nggak mungkin banget,, iyakan Sal? tapi bagus juga kok kalau loe malu-malu,,," ucap Friska lagi.
Astaga iya juga sih aku nggak percaya kalau Ela akan merasa malu,, batin Juan di dalam hatinya sambil mengingat Ela yang memang selalu bar-bar pada dirinya tanpa malu-malu segala,, bahkan dengan terang-terangan Ela mengejar-ngejar dirinya waktu itu,, dengan mudahnya Ela mengucapkan mencintai dirinya waktu itu padahal Ela adalah seorang wanita.
"Iya benar banget Fris,, tapi Fris kebayang nggak kalau Ela merasa malu terus kak Juan apalagi kan benar-benar pemalu orangnya,, akan jadi apa malam pengantin mereka,, nggak ada yang memulai karena sama-sama malu,, kapan coba akan punya anak kalau nggak ada yang memulai," ucap Salsa dengan santainya.
"Astaga Salsa pikiran loe ini yah benar-benar mengerikan sekali bisa-bisanya sudah sampai kesitu banget,," ucap Ela sambil menggelengkan kepalanya melihat Salsa.
"Hei Sal,, loe jangan ngomong gitu,, belum tau aja loe,, cowok itu mau pemalu kayak gimana pun yah,, mau nggak tau kayak bagaimana pun,, tapi kalau udah mau unboxing behh langsung pintar nggak perlu di ajarin mahh,, langsung jadi pakarnya,, jadi cocok Ela loe nggak perlu bar-bar dan ngejar-ngejar om Juan nanti,,, karena dia yang akan inisiatif sendiri,, pasti jiwa laki-lakinya keluar,,," ucap Friska lagi lalu tertawa,, dia berbicara seperti itu karena pengalaman dengan Kenan yang sangat ahli.
Kenan langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal begitu mendengar ucapan istrinya,,, sedangkan Juan hanya melihat Kenan saja sambil memasang wajah seperti tidak tau apa-apa dengan maksud Friska.
Pasti ini karena pengalaman Nona Friska nih pada tuan Kenan,, batin Juan.
"Kok loe tau sih Fris?" tanya Ela.
"Ya ampun Ela,,, makanya loe rajin nonton film dong,, kan banyak tuh film yang malu-malu cowoknya tapi ternyata jago banget kalau urusan seperti itu,, iyakan Fris?" ucap Salsa.
Hahaha Salsa emang pintar banget,,, terhindar deh gue dari pertanyaan Ela,, padahal tadi gue keceplosan sih untung ada Salsa,, batin Friska.
"Iya Ela benar tuh yang dikatakan Salsa,, jadi intinya yah cowok tuh kalau urusan begitu pasti ahli kok,, loe tinggal pasrah aja dahh,," ucap Friska lalu tertawa lagi dan tiba-tiba tawanya langsung berhenti begitu dia melihat ternyata ada Juan di dalam ruangan Kenan.
Juan dan Kenan hanya nyengir saja sambil melihat Friska.
"Ya ampun ternyata om Juan ada disini,," ucap Friska kepada Salsa dan Ela yang langsung membuat mereka malu seketika karena pembicaraan mereka.
"Apa!!! berarti kak Juan dengar dong omongan kita sejak tadi?" tanya Ela sambil menahan perasaan malunya.
"Om Juan dengar yah pembicaraan aku sejak tadi, yang tentang delapan belas tahun ke atas? pacar kak Juan bertanya nih,," ucap Friska sengaja menggoda Juan dan Ela.
"Isshh Fris,, kok loe tanyain langsung sih sama kak Juan,,, malu Fris,, malu,, ya ampun,, begini amat punya sahabat yang nggak ada malunya," ucap Ela yang membuat Salsa malah tertawa.
"Yah biar jelas Ela,, ngapain malu sih sama om Juan pacar sendiri sekaligus calon suami lagi,, cie calon suami,, cie yang nggak lama lagi bakalan auto unboxing,,, om Juan pipinya merona nih," ucap Friska dengan lancarnya seperti air yang mengalir,,, membuat Juan benar-benar bingung mau berkata apa lagi.
__ADS_1
Kenan hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat istrinya. Dia senang melihat istrinya bahagia,, jadi dia mendukung saja apabila Friska mau menggoda Juan dan Ela,, karena dia suka juga kalau melihat Juan yang salah tingkah,, menurut Kenan sangat jarang melihat Juan seperti itu.
Habislah kau Juan,, digangguin dengan istriku,,, nakal benar istriku ini,, batin Kenan.
"Salsa lempar saja gue Sal,, nggak sanggup gue Sal,," ucap Ela.
Salsa hanya tertawa saja melihat ekspresi Ela.
"Benar kali kata Friska,, gue dukung loe Fris," ucap Salsa.
"Iya dong harus," ucap Friska.
"Om Juan jawab dong,, om Juan dengar nggak,,, Ela pengen tau nih,," ucap Friska lagi.
"Udah Fris,, gue udah nggak mau tau,, udah malu gue,, benar-benar malu," ucap Ela.
"Tapi gue pengen tau,," ucap Friska lagi.
"Iya Nona aku dengar," ucap Juan.
"Fix gue malu banget,," ucap Ela lagi.
"Om Juan pacar om malu nih,, beritahu dia dong supaya nggak malu lagi,, kan pembahasan tadi nggak perlu buat dia malu,, dia kan akan mengalaminya nanti,,," ucap Friska lagi.
"Om Juan benarkan yang aku katakan,, pasti nanti pas malam pengantinnya om,, om Juan bakalan gaspoll?" ucap Friska lagi.
Astaga pertanyaan macam apa ini,, aku tidak tau mau menjawab apa,, Nona Friska sengaja banget mengerjai aku,, aku benar-benar menyesal tadi bilang kalau aku sudah mendengar pembicaraan mereka seharusnya tadi aku bilang saja nggak dengar,, batin Juan.
"Emmm aku tidak tau juga Nona,," ucap Juan.
Friska tertawa begitu mendengar ucapan Juan.
"Ela kata om Juan dia nggak tau,," ucap Friska setelah menyelesaikan tawanya.
"Apaan sih Fris,, udah deh gangguin kita,, loe lagi dimana sih sekarang kok bisa ada kak Juan disitu?" tanya Ela sengaja mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
"Gue lagi di kantor om Kenan nih makanya ada om Juan,, dia lagi di ruangan om gue sekarang," ucap Friska sambil melihat Kenan.
"Astaga Friska Halwatuzahra,, berarti sejak tadi loe gangguin gue dan kak Juan,,, pak Kenan dengar?" tanya Ela sambil berharap Kenan tidak dengar.
"Iya dia dengar dong,, gue bicara aja nyaring banget gini,," jawab Friska dengan santainya.
"Ya ampun Fris,,, tega banget loe,," ucap Ela.
"Udah santai aja dong,,, loe kesini aja biar enak kita menggosip nya,," ucap Friska lagi.
"Ogah,,, nggak mau banget gue,, mau simpan dimana muka gue,," ucap Ela cepat.
"Di depan lah Ela,," ucap Friska.
"Fris,,, gue nggak mau bertemu dengan kak Juan dulu,, udah malu banget gue,, ketahuan bahas dengan loe yang begituan,, beritahu dia yah,," ucap Ela.
"Ya ampun Ela loe nggak kasihan apa sama om Juan?" ucap Friska.
"Ada apa Nona?" tanya Juan.
"Ini Ela nggak mau ketemu dengan om Juan karena malu tadi di tahu sama om Juan kalau dia membahas malam pengantin dengan aku," ucap Friska.
"Jangan dong,, aku nggak bisa kalau nggak ketemu dengan dia,," ucap Juan cepat.
"Cie,, cie,, om Juan udah meningkat banget yah sekarang,," goda Friska.
############
Mampir ke novelku yang baru juga yah judulnya...
- DENDAM DAN CINTA
klu nggak nemu di pencarian,, tinggal klik fotoku aja,,
Makasih sebelumnya🙏😊
__ADS_1