
Kenan yang sedang menunggu pesanannya datang masih terus melihat ponselnya yang ada foto istrinya, foto yang diam-diam dia ambil ketika Friska sedang mengerjakan sesuatu ada juga yang dia ambil di sosial media istrinya, walaupun dia harus menarik nafas dalam-dalam ketika melihat foto-foto istrinya bersama sahabat prianya yang terlihat begitu akrab, Kenan melihat foto sekaligus melihat jam.
Heem aku sudah merindukan istriku sekarang dan ini belum sehari, kenapa harus aku yang turun tangan untuk perusahaan disini, pasti ayah sengaja nih buat aku menderita menahan rindu begini, ini juga jam lama banget berputarnya aku merindukan istriku jam, coba mengertilah padaku batin Kenan.
Wanita itu yang sedang berjalan ke arah Kenan, melihat lebih jelas dulu karena tidak mau kalau sampai salah orang.
Dia pun tersenyum begitu yakin jika itu benar-benar Kenan.
"Hei Kenan," sapa wanita cantik itu.
Kenan masih berada di dunia lain, dia masih fokus melihat foto istrinya membuat wanita itu ragu bahwa yang di tegurnya itu benar-benar Kenan.
Wanita itu pun melihat apa yang sedang di lihat Kenan, dia mengernyitkan keningnya.
Siapa gadis itu nggak mungkin itu kekasih Kenan kan yang bernama Adelia, dia sangat muda dan juga cantik, mungkin itu keluarga Kenan karena mirip dengan Kenan batin Renata.
Wanita itu menyapa Kenan lagi.
"Kenan," ucap wanita itu lagi sambil menyentuh bahu Kenan.
Kenan tersentak kaget begitu merasakan bahunya di sentuh, dia pun segera menoleh kepada orang yang menyentuh bahunya. Kenan mengernyitkan keningnya bingung begitu melihat wanita itu tersenyum kepadanya.
Siapa wanita ini, apa aku mengenalnya batin Kenan.
"Siapa?" tanya Kenan dengan ekspresi wajah bingungnya.
"Masa kamu lupa sama aku Kenan, kita kan teman sekelas waktu kuliah dulu," ucap wanita itu.
Kenan pun berusaha mengingat-ngingat namun tetap saja dirinya lupa.
"Kamu nggak ingat?" tanya Renata.
Renata memang teman sekelas Kenan, Renata sejak dulu menyukai Kenan namun Kenan tidak pernah peka terhadap perasaannya, Kenan dulu sangat setia pada kekasihnya yaitu Adelia sampai-sampai dia tak pernah melirik wanita lain yang berada dekat dengan dirinya dan itu membuat Renata kesal.
Renata tidak sengaja mengetahui tentang Adelia ketika mendengar Kenan sedang telfonan mesra dengan Adelia, dan mendengar Kenan menyebut nama Adelia ketika sudah selesai telfonan dari situlah Renata mengetahui kalau Kenan memiliki kekasih bernama Adelia, Kenan memang tidak pernah menyebarkan tentang hubungannya.
Renata tetap pura-pura tidak mengetahui apapun dan masih terus berusaha mendapatkan hati Kenan, namun tetap tidak bisa Kenan sangat setia kepada Adelia.
Kenan kembali ke Indonesia dan Renata tidak bisa mengikuti Kenan lagi karena dia telah bekerja.
Renata sudah mencoba menghilangkan perasaannya kepada Kenan namun dia selalu mengingat Kenan, Renata selalu mencari tahu tentang Kenan, sangat muda mencari tahu tentang Kenan tentang masalah hubungannya karena Kenan pengusaha terkenal, namun sampai saat ini dia belum mendapatkan informasi tentang Kenan yang sudah menikah bersama Adelia, jadi Renata beranggapan masih memiliki kesempatan mengejar Kenan, dia pun memutuskan ingin segera ke Indonesia namun dia membatalkan lagi niatnya karena melihat Kenan berada di Negaranya.
"Nggak ingat," jawab Kenan.
"Apa kita pernah saling mengenal sebelumnya?" tanya Kenan bingung.
__ADS_1
"Tentu saja, aku Renata teman sekelasmu waktu kuliah yang selalu mengajakmu pergi jalan-jalan walaupun kamu selalu tolak sih," jawab Renata.
Kenan pun langsung teringat dengan sosok wanita itu, dia memang mempunyai teman sekelas yang selalu mengajaknya jalan-jalan, tapi Kenan sudah lupa namanya dan juga wajahnya.
"Oh jadi Renata namamu, maaf yah aku lupa," ucap Kenan jujur dan juga sebenarnya merasa tidak enak namun dia juga malas berbohong karena memang dia lupa.
Aku cinta banget sama dia dan dia sudah melupakanku batin Renata kesal.
Pelayan pun datang membawakan pesanan Kenan.
"Iya nggak apa-apa kok yang penting sekarang kamu sudah ingat," ucap Renata sambil memaksakan dirinya tersenyum ketika pelayan sudah pergi.
"Oh iya kamu makan sendirian?" tanya Renata.
"Iya" jawab Kenan.
"Apa aku boleh duduk disini, aku juga mau makan tadinya," ucap Renata.
Kenan pun tampak berpikir.
"Hemm boleh," ucap Kenan.
Renata pun langsung duduk dan memesan makanan.
"Maaf yah aku makan terlebih dahulu karena aku sangat lapar," ucap Kenan kepada Renata.
Aku bisa duduk saja di dekatmu sudah senang banget Kenan batin Renata.
Kenan pun mulai memakan makanannya.
Heem aku merindukan masakan istriku batin Kenan.
Tak lama pesanan Renata pun datang.
"Kenan kamu ngapain disini, bukannya kamu berada di Indonesia?" tanya Renata.
"Oh ini aku ada urusan kerjaan," jawab Kenan.
"Oh pantas saja, berapa lama?" tanya Renata lagi.
"Belum tahu juga tapi aku lagi usaha supaya secepatnya selesai karena aku ingin segera kembali ke Indonesia," jawab Kenan sambil sesekali melihat ponselnya dan juga jam.
Heem istriku belum membalas pesanku pasti sekarang dia masih belajar dan belum pulang batin Kenan.
######
__ADS_1
Pulang sekolah
"Fris nggak semangat banget loe hari ini?" tanya Jojo ketika mereka keluar kelas.
"Iya nih, abis om gue nggak ada di rumah," jawab Friska.
"Kemana emangnya pak Kenan?" tanya Farel.
"Ke luar Negeri ngurusin kerjaan," jawab Friska lagi.
"Oh, jadi loe tinggal sendiri dong?" tanya Ardi.
"Iya begitulah hanya sepi banget pasti kalau om gue nggak ada," jawab Friska.
"Iya juga pasti Fris," ucap Dafa.
"Tunggu dan sabar saja sampai pak Kenan pulang, berapa lama sih?" tanya Haris.
"Bulanan," jawab Friska lagi.
"Ya ampun lumayan yah," ucap Dafa.
"Terus loe pulang gimana Fris?" tanya Dafa.
"Om gue udah nyiapin sopir buat gue," jawab Friska.
"Oh baguslah pak Kenan perhatian sama loe dan udah nyiapin sopir," ucap Dafa lagi.
"Iya, hemm itu sepertinya sopir gue deh, gue duluan yah semua kalian hati-hati," pamit Friska.
"Iya loe juga Fris, hati-hati," ucap Dafa.
"Iya," ucap Friska lalu segera berjalan ke mobil.
"Jojo yang baik, gue nebeng sama loe yah," rayu Salsa karena dia tidak membawa motornya hari ini.
"Nggak mau malas banget gue, loe punya motor juga," ucap Jojo cepat.
"Ihh tega banget loe, gue nggak bawa motor hari ini, tadi gue nebeng Ela, tapi Ela ada urusan hari ini, jadi loe antarin gue pulang yah, please," mohon Salsa.
"Hemm ya udah deh, tapi loe beliin gue bensin yah," ucap Jojo sambil nyengir.
"Iih nggak ikhlas banget loe, nggak mau ahh," ucap Salsa.
"Dasar loe, sini loe cepat sebelum gue tinggalin," ucap Jojo sambil berjalan menuju motornya.
__ADS_1
"Makasih Jojoku sayang," ucap Salsa sambil mengikuti Jojo berjalan.
Sahabat-sahabatnya yang lain pun hanya geleng-geleng kepala sambil berjalan ke motor masing-masing.