Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Jangan ganggu istriku!!!


__ADS_3

Dion dan Farel sampai melongo. Juan dan Jeki masih diam tidak menyangka, mereka sudah takut kedua bocah yang baru berkembang ini akan menerima hukuman dari Kenan namun nyatanya tidak sama sekali, tapi ini sungguh perintah yang sangat susah kenapa juga mereka harus ada dalam situasi seperti ini.


"Hei kenapa kalian malah diam, ayo cepat nilai,, aku ingin pulang secepatnya," ucap Kenan lagi.


"Nilai yang jujur,, apa menurut kalian istriku akan jatuh cinta pada mereka?" tanya Kenan lagi.


"Emm tidak Tuan, mana mungkin Nona Friska akan seperti itu," ucap Juan.


"Hmm kamu mengatakan seperti itu karena aku adalah bos mu kan? cepat katakan yang sejujurnya aku ingin tau, dan aku ingin memperbaiki diri, jujur saja aku tidak akan marah, kamu juga Jeki jujur saja," ucap Kenan lagi.


"Emm, begini Tuan, kalau masalah umur memanglah Tuan kalah telak dengan mereka,,," ucap Jeki yang membuat Kenan semakin serius mendengarkan ucapan Jeki.


"Kalau ketampanan?" tanya Kenan lagi.


"Emm kalau itu," ucap Jeki sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal,, bingung juga harus mengatakan dengan bagaimana karena kedua bocah ini memang tampan juga. Tapi Kenan pasti tidak akan mudah menerima itu,, bisa-bisa dia dalam masalah.

__ADS_1


"Apa?" tanya Kenan penasaran.


"Mereka juga tampan Tuan," ucap Jeki.


"Aku tanya siapa yang lebih tampan?" tanya Kenan lagi.


"Emm mereka tampan di umurnya dan Tuan juga tampan di umur Tuan yang sudah mapan ini," ucap Jeki.


"Bilang saja kalau aku sudah tua," ucap Kenan.


"Aku nggak butuh wanita-wanita itu,, yang aku butuh dicintai istriku dan istriku tidak berpaling dariku, aku nggak mau dia malah suka pada daun muda karena aku yang sudah tua," ucap Kenan cepat dan juga sangat gusar.


Dion dan Farel saling pandang tidak menyangka seorang Kenan Mahardika mengkhawatirkan hal seperti itu padahal dia bisa memilih wanita manapun yang dia inginkan mengingat kekuasaan dia,, wanita siapa yang tidak ingin berada disisinya?


"Itu tidak akan terjadi Tuan, percayalah istri Tuan sangat mencintai Tuan," ucap Juan dengan sangat percaya membuat Kenan sedikit tenang.

__ADS_1


"Baiklah gaji kalian aku naikkan dua kali lipat," ucap Kenan kepada Jeki dan Juan.


"Dan kalian dua bocah jangan menggoda istriku,, ini baru peringatan pertama, awas saja kalau aku tau kalian menggoda istri kesayangan ku lagi,, ku pisah-pisah jari-jari kecil kalian itu,, Jeki,, Juan antar mereka pulang atau suruh pengawal juga bisa,," ucap Kenan lalu segera pergi menuju mobilnya. Kenan ingin segera pulang menemui istrinya yang sudah dirindukannya itu.


Sementara Juan dan Jeki tentu saja lebih memilih menyuruh pengawal untuk mengantar Dion dan Farel. Karena mereka juga ingin menemui istri masing-masing.


"Sudah dengarkan kata Tuan Kenan tadi? jadi jangan macam-macam lagi yah bocah," ucap Juan.


"Iya, iya," ucap mereka bersamaan.


Belum lama Kenan sampai di rumah,, Juan dan Jeki pun juga sampai menggunakan motor masing-masing.


Apa aku kurung istriku aja? biar matanya hanya melihat ku saja tidak melihat cowok-cowok bening diluaran sana? batin Kenan sambil berjalan menuju kamar. Kenan sangat mencintai dan sangat posesif pada istrinya,, dia tidak akan pernah terima kalau istrinya jatuh cinta pada cowok seumuran istrinya. Tentu Kenan tidak akan bisa mengembalikan umurnya agar lebih muda.


Begitu sampai di depan pintu kamarnya,, Kenan shock melihat tulisan yang tertempel di depan pintu.

__ADS_1


__ADS_2