Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Datang bertemu,,,


__ADS_3

"Hmm awas saja kalau ada hal yang kalian sembunyikan padaku,, entah ini perasaan aku aja atau memang kenyataan,, sepertinya si Kenan itu sedang ngapa-ngapain di belakang aku,," ucap Friska sambil memilih pakaian yang akan dipakainya untuk ke kantor Kenan.


Karena terlalu kesalnya pada Kenan,, Friska sampai menyebut nama Kenan bukan lagi suami.


Setelah memilih pakaian,, Friska pun bercermin sebentar lalu dengan segera berjalan menuju ke motornya. Tentu hal itu dilihat dengan sopir yang biasa mengantar dirinya kemana-mana.


"Nona,, mau kemana? biar aku antar saja,, Nona jangan bawa kendaraan sendiri,," ucap anak buah Kenan.


"Aku mau ke rumah teman,, aku udah izin kok,, nggak apa-apa bawa motor,, kamu istirahat saja dulu,, lagian tempatnya dekat kok," ucap Friska yang memang sudah memiliki alasan agar bisa bawa kendaraan sendiri.


"Baik Nona,, hati-hati Nona," ucap anak buah Kenan lagi.


Kalau sampai Nona kenapa-kenapa,, aku yang akan di dalam bahaya Nona,, batin Anak buah Kenan sambil melihat Friska.

__ADS_1


"Iya,, aku pergi dulu yah," ucap Friska lagi.


"Iya Nona," ucap Anak buah Kenan lagi.


Friska dengan segera pergi ke kantor Kenan menggunakan motor..


Di perjalanan Friska mengecek ponselnya,, namun tetap tidak ada kabar dari Kenan. Ponselnya sangat sepi membuat Friska semakin yakin bahwa Kenan pasti sedang macam-macam di belakangnya.


Sementara di tempat lain,, Raka masih sangat kesal pada anak buah Kenan karena dirinya tak kunjung dilepaskan padahal Raka ingin sekali melaporkan Kenan pada mama Kenan.


Raka benar-benar tidak betah dikurung oleh anak buah Kenan..


Hmm panik kan kalian,, batin Raka sambil melihat anak buah Kenan yang tampak panik karena ada benarnya juga ucapan Raka,, mereka pun tau yang bisa mengalahkan Kenan hanya orang tua dan istri Kenan sendiri.

__ADS_1


"Tuan,, kami hanya mengikuti perintah,, kami tidak bisa berbuat apa-apa tuan,, maafkan kami,, jangan laporkan kami pada Nyonya," ucap anak buah Kenan lagi dengan ekspresi wajah penuh harap.


"Hmmm sudahlah,, aku sudah hafal wajah-wajah kalian,, tunggu saja kalian yah,, padahal kalau aku dilepaskan tentu kalian akan selamat dari laporan aku kepada mama Kenan," ucap Raka lagi.


Namun,, anak buah Kenan tetap tidak mau melepaskan Raka,, karena bos mereka adalah Kenan,, mereka tidak ada pilihan lain selain menuruti perintah Kenan.


Hmmm benar-benar menjengkelkan,, Kenan benar-benar tega seperti ini padaku,, akhh aku nggak nyangka aku akan dikurung seperti ini oleh anak buah Kenan,, batin Raka yang sudah kehabisan cara agar dilepaskan oleh anak buah Kenan.


##############


Friska akhirnya sampai di kantor Kenan,, dengan segera Friska berjalan masuk ke dalam kantor Kenan setelah menyimpan motornya.


Friska menjadi perhatian karyawan-karyawan di kantor Kenan,, karena kecantikannya dan juga murah senyum pada karyawan-karyawan di kantor Kenan.

__ADS_1


Karyawan di kantor Kenan mengetahui Friska sebagai ponakan Kenan.


"Cantik banget yah ponakan tuan Kenan,, masih muda lagi,, mungkin dia mau datang bertemu dengan calon tuan Kenan kali yah," ucap salah satu karyawan di kantor Kenan.


__ADS_2