Cinta Presdir Tampan

Cinta Presdir Tampan
Sebenarnya sudah menikah


__ADS_3

"Iya aku tahu kok om, yang om cintai itu tante-tante Adelia dan nggak masalah juga buat aku, lagian aku nggak mengerti sama om bukannya om bilang kalau kekasih om sudah kembali om akan menceraikan aku kan, lalu sekarang apa" ucap Friska dengan kesalnya terhadap sikap Kenan yang sangat tidak jelas.


"Memang aku akan menceraikan kamu" ucap Kenan yang tak kalah kesalnya setelah mendengar ucapan Friska yang tak mempermasalahkan jika dirinya mencintai Adelia.


"Ya sudah kasih cepat saja biar om bisa bebas pacaran, ini sudah sangat lama tahu nggak karena pacar om itu kembalinya sudah lama" ucap Friska setelah mengingat-ngingat bahwa Adelia itu sudah lama berada di Indonesia.


"Iya, aku tahu kamu ingin kasih cepat supaya kamu bebas kan pacaran" ucap Kenan.


"Iya itu om tahu, aku masih cantik gini masih muda sudah pasti aku mau menikmati masa muda aku, aku udah capek dalam sandiwara pernikahan ini om, aku juga ingin menemukan laki-laki yang mencintai aku lalu aku menikah dengan dia, seperti om yang sudah memiliki tante-tante Adelia itu" ucap Friska yang memang sudah sangat capek dengan pernikahannya yang tak jelas dan lagi Friska tidak mau berselingkuh.


Kenan benar-benar merasakan sakit pada hatinya begitu mendengar Friska yang ingin menikah dengan laki-laki lain namun Kenan tidak mau mengakui perasaan itu.


"Oke kamu pikirkan lah alasan sama mama dan papa" ucap Kenan.


"Gampang tinggal aku bilang ajah om selingkuh bereskan" ucap Friska santai.


Kenan melototkan kedua matanya mendengar ucapan Friska.


"Kenapa mata om melotot seperti itu, om pikir aku takut lagian itu memang kenyataannya om selingkuh" ucap Friska.


"Pikirkan alasan lain" ucap Kenan.


"Aku malas berpikir, om ajah yang berpikir lagian aku benar-benar kesal sama om, ponsel aku rusak begini om padahal tadi aku masih mau nonton" ucap Friska sambil cemberut dan ingin sekali memukul Kenan namun di tahannya.


Kenan benar-benar sangat gemas melihat ekspresi Friska yang seperti itu, dia benar-benar tidak rela kalau Friska akan bersikap seperti itu terhadap laki-laki lain nantinya tapi dia berusaha melupakan rasa itu.


"Beli ajah lagi" ucap Kenan santai lalu rebahan di tempat tidur Friska dengan santainya.


"Maksud om apa nih tidur di tempat tidur aku, keluar sana atau pulang ke rumah om" usir Friska.


"Malas" jawab Kenan.

__ADS_1


Karena sebenarnya Kenan tadi cepat-cepat datang ke rumah ini hanya untuk menemui Friska karena dia sangat merindukan Friska, tapi entahlah kenapa bisa membahas perceraian dan dirinya juga yang setuju.


"Enak ajah bilang malas, udah buruan om pulang sana" usir Friska lagi.


"Kamu yakin mau cerai dari Kenan Mahardika, kamu pasti akan menyesal nanti anak kecil" ucap Kenan.


Friska langsung tertawa mendengar ucapan Kenan dan Kenan langsung mengernyitkan keningnya bingung dengan respon yang di berikan Friska.


"Om yang akan menyesal cerai dari Friska Halwatuzahra ngapain mesti aku yang menyesal, om tahu nggak kenapa om bakalan menyesal karena om membuang aku yang cantik aduhai begini di embel-embeli dengan kebaikan hanya demi tante-tante Adelia" ucap Friska asal setelah menghentikan tawanya.


Kenan pun tampak menganggap serius ucapan asal Friska, Kenan tampak berpikir setelah Friska mengucapkan kata-kata itu.


"Sekarang saja om kayaknya sudah menyesal tuh" ledek Friska.


"Nggak akan aku menyesal" ucap Kenan cepat.


"Bagus deh kalau nggak, ya sudah tunggu apalagi ayo om pulang sekarang ke rumah om" usir Friska lagi.


Pagi harinya Friska yang sudah selesai sarapan dan bersiap-siap ke sekolah teringat dengan janjiannya bersama dengan Raka sebentar sore.


Friska pun segera ke rumah Raka dan kebetulan Raka juga sedang berjalan keluar dari dalam rumah, rencananya hanya untuk melihat Friska berangkat sekolah.


Begitu Raka membuka pintu rumahnya dia melihat Friska sedang berjalan menuju rumahnya. Raka pun mengernyitkan keningnya bingung sambil menunggu Friska sampai kepadanya.


"Ada apa adek cantik? kamu mau suruh antar sama aku ke sekolah?" tanya Raka lalu tersenyum.


Raka benar-benar sangat menyukai Friska yang sangat cantik natural di matanya.


"Nggak kok kakak ganteng, aku cuma mau bilang kalau bentar sore bisa nggak kita pergi beli ponsel dulu baru ketemu sama teman kakak?" tanya Friska kepada Raka.


"Bisa dong, memangnya kenapa dengan ponselmu?" tanya Raka.

__ADS_1


"Ponsel aku jatuh kak jadi rusak deh, bentar aku mau ganti" curhat Friska.


"Ya ampun begitu yah, ya sudah nanti aku pergi belikan kamu sebentar yah" ucap Raka.


"Jangan dong kak nanti aku beli sendiri ajah kalau kakak belikan aku, aku nggak mau jalan bareng kakak, aku ke sekolah dulu yah kakak ganteng bye" ucap Friska lalu berlari cepat menuju mobilnya.


Raka benar-benar sudah jatuh cinta terhadap Friska. Sedangkan Dafa mencoba menghubungi Friska namun ponselnya tidak aktif-aktif juga membuat Dafa khawatir.


Dafa memutuskan untuk ke rumah Friska namun belum sampai ke rumah Friska, Dafa sudah bertemu dengan Friska yang sedang membawa mobil beruntung Friska melihat Dafa, jadi Friska membunyikan klakson mobilnya terus agar Dafa melihatnya kalau tidak Dafa pasti akan sampai ke rumah Friska dan itu akan membuang-buang waktu Dafa.


"Fris kok ponsel loe nggak aktif?" tanya Dafa begitu mereka berjalan bersama masuk ke dalam kelas.


"Oh itu ponsel gue jatuh jadi rusak, tapi bentar gue bakalan beli yang baru" jawab Friska.


"Oh pantas ajah, kok bisa jatuh?" tanya Dafa.


"Yah gitu deh nggak sengaja jatuhinnya" bohong Friska.


"Kalian kenapa nggak pacaran ajah sih, kalian tahu nggak dari belakang kalian dilihat ajah udah cocok tahu nggak" ucap Jojo tiba-tiba dan membuat Friska dan Dafa terlonjak kaget.


"Jojo loe itu kagetin gue tahu nggak, kalau gue punya penyakit jantung pasti gue udah meninggal tadi" ucap Friska sambil mencubit Jojo.


"Aduh Fris sakit tahu, ya maaf deh" ucap Jojo sambil masih meringis kesakitan sedangkan Dafa hanya tertawa saja.


#####


Kenan di kantornya bekerja seperti biasanya namun terkadang dia juga memikirkan Friska.


Pas jam makan siang Raka datang ke kantornya. Baru Kenan mau mengajak Adelia makan siang untuk menghapuskan bayangan Friska namun tidak jadi karena Raka sudah datang ke kantornya dan sudah memesan makanan juga.


"Kenapa sih muka loe begitu amat?" tanya Raka yang melihat Kenan seperti sedang memikirkan sesuatu.

__ADS_1


"Gue sebenarnya sudah menikah Raka" ucap Kenan.


__ADS_2